Pontianak    

Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus di RI, Satu Kasus Terdeteksi di Kalbar

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 11 May 2026
Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus di RI, Satu Kasus Terdeteksi di Kalbar
Hantavirus.
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Kalimantan Barat masuk dalam daftar sembilan provinsi di Indonesia yang terdeteksi kasus Hantavirus. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI terdapat satu kasus terkonfirmasi di Kalbar dari total 23 kasus positif Hantavirus yang ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Erna Yulianti membenarkan adanya temuan tersebut. Namun ia belum merinci kapan kasus itu ditemukan maupun kondisi pasien yang terpapar virus tersebut.

“Iya benar, virus Hanta terkonfirmasi di Kalbar,” kata dr. Erna saat dikonfirmasi, Minggu (10/05/2026).

Erna menjelaskan, kasus Hantavirus yang diumumkan Kemenkes RI merupakan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim dari sejumlah daerah, termasuk Kalimantan Barat.

Ia mengatakan saat ini, Dinas Kesehatan Kalbar terus berkoordinasi dengan Balai Karantina Kesehatan Kelas I Pontianak untuk mencegah masuk dan penyebaran virus tersebut.

“Untuk saat ini salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar aktif menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serta memberikan edukasi mengenai gejala dan bahaya virus Hanta,” ujarnya.

Menurut data Kemenkes RI, dari 23 kasus yang terkonfirmasi, sebanyak 20 pasien telah dinyatakan sembuh, sementara tiga lainnya meninggal dunia. Seluruh kasus di Indonesia teridentifikasi sebagai Hantavirus jenis Seoul Virus, yang umumnya ditularkan melalui tikus dan hewan pengerat lainnya.

Hantavirus ditularkan melalui kontak dengan urine, kotoran, air liur, atau debu yang terkontaminasi hewan pengerat. Gejala awal yang umum muncul antara lain demam, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan gangguan pernapasan. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kalbar Masih Marak, 8 Daerah Belum Miliki UPTD PPA
Monday, 11 May 2026
Artikel Sebelumnya
Pelaku Curanmor Ancam Warga dengan Sajam Saat Terciduk Curi Motor di SPBU Batu Layang
Monday, 11 May 2026

Berita terkait