Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 16 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Polda Kalbar bersama tim SAR berhasil menemukan helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak (lost contact) di kawasan pedalaman Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/04/2026).
"Bahwa pada pukul 18.50 WIB tim gabungan sudah berhasil menemukan lokasi jatuhnya Helikopter," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono.
Ia menyebutkan, kalau lokasi penemuan dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih selama 1 jam 30 menit dari jalan Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.
"Hasil koordinasi dengan basarnas, bahwa tidak memungkinkan dilakukan evakuasi malam ini dikarenakan jalan terjal dan kondisi gelap. Rencana besok pagi akan dilaksanakan evakuasi," ungkap Bambang.
Menurut keterangan KA Basarnas, bahwa evakuasi korban akan mulai dilaksanakan besok pagi mulai pukul 06:00 WIB menggunakan pesawat super puma TNI AU untuk dibawa ke Rumkit Bhayangkara Polda Kalbar, sedangkan Tim DVI Biddokes Polda Kalbar telah siap untuk melaksanakan visum jenazah.
"Jenazah korban helikopter jatuh akan dievakuasi menggunakan helikopter super puma TNI AU menuju Bandara Supadio Pontianak, selanjutnya akan dibawa dengan ambulance jenazah ke RS Bhayangkara Tk II Pontianak" kata Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra.
Junetra mengonfirmasikan, bahwa berdasarkan data awal, titik perkiraan lokasi kejadian berada pada koordinat 00°12'00" LS – 110°44'00" BT, atau sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang dengan arah radial 258 derajat.
"Kru helikopter masing-masing adalah pilot Captain Marindra W. dan EOB Harun Arasyid. Sementara enam penumpang tercatat atas nama Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito," katanya. (Jau)
KALBARONLINE.com - Polda Kalbar bersama tim SAR berhasil menemukan helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak (lost contact) di kawasan pedalaman Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/04/2026).
"Bahwa pada pukul 18.50 WIB tim gabungan sudah berhasil menemukan lokasi jatuhnya Helikopter," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono.
Ia menyebutkan, kalau lokasi penemuan dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih selama 1 jam 30 menit dari jalan Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.
"Hasil koordinasi dengan basarnas, bahwa tidak memungkinkan dilakukan evakuasi malam ini dikarenakan jalan terjal dan kondisi gelap. Rencana besok pagi akan dilaksanakan evakuasi," ungkap Bambang.
Menurut keterangan KA Basarnas, bahwa evakuasi korban akan mulai dilaksanakan besok pagi mulai pukul 06:00 WIB menggunakan pesawat super puma TNI AU untuk dibawa ke Rumkit Bhayangkara Polda Kalbar, sedangkan Tim DVI Biddokes Polda Kalbar telah siap untuk melaksanakan visum jenazah.
"Jenazah korban helikopter jatuh akan dievakuasi menggunakan helikopter super puma TNI AU menuju Bandara Supadio Pontianak, selanjutnya akan dibawa dengan ambulance jenazah ke RS Bhayangkara Tk II Pontianak" kata Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra.
Junetra mengonfirmasikan, bahwa berdasarkan data awal, titik perkiraan lokasi kejadian berada pada koordinat 00°12'00" LS – 110°44'00" BT, atau sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang dengan arah radial 258 derajat.
"Kru helikopter masing-masing adalah pilot Captain Marindra W. dan EOB Harun Arasyid. Sementara enam penumpang tercatat atas nama Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito," katanya. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini