Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 16 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Tim gabungan masih melakukan verifikasi terkait kabar ditemukannya helikopter PK-CFX yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Kalimantan Barat.
Helikopter tersebut diketahui hilang kontak di kawasan Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, pada Kamis (16/04/2026), saat melakukan penerbangan dari Melawi menuju Kubu Raya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sintang, Benyamin mengatakan, hingga saat ini tim SAR masih menuju lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
“Tim masih melakukan pengecekan langsung ke titik koordinat yang dilaporkan. Kami belum bisa memastikan sebelum ada laporan resmi dari lapangan,” ujarnya.
Informasi awal mengenai dugaan keberadaan helikopter tersebut berasal dari laporan warga setempat. Warga mengirimkan foto serta titik koordinat yang menunjukkan adanya objek yang diduga helikopter di area perkebunan kelapa sawit.
Dari informasi tersebut, helikopter diduga melakukan pendaratan darurat. Namun, kondisi pasti serta keberadaan awak pesawat masih belum dapat dipastikan.
“Informasi sementara dari warga menyebutkan ada helikopter di area kebun sawit. Untuk memastikan itu, kami sudah kirim tim ke lokasi,” jelasnya.
Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari unsur SAR, BPBD, kepolisian, dan aparat setempat terus bergerak menuju titik yang dilaporkan.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu hasil resmi dari petugas di lapangan.
“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi sampai ada kepastian dari tim,” tegasnya.
Hingga kini, proses pencarian dan verifikasi masih berlangsung untuk memastikan kondisi helikopter PK-CFX beserta keselamatan awak di dalamnya. (Jau)
KALBARONLINE.com - Tim gabungan masih melakukan verifikasi terkait kabar ditemukannya helikopter PK-CFX yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Kalimantan Barat.
Helikopter tersebut diketahui hilang kontak di kawasan Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, pada Kamis (16/04/2026), saat melakukan penerbangan dari Melawi menuju Kubu Raya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sintang, Benyamin mengatakan, hingga saat ini tim SAR masih menuju lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
“Tim masih melakukan pengecekan langsung ke titik koordinat yang dilaporkan. Kami belum bisa memastikan sebelum ada laporan resmi dari lapangan,” ujarnya.
Informasi awal mengenai dugaan keberadaan helikopter tersebut berasal dari laporan warga setempat. Warga mengirimkan foto serta titik koordinat yang menunjukkan adanya objek yang diduga helikopter di area perkebunan kelapa sawit.
Dari informasi tersebut, helikopter diduga melakukan pendaratan darurat. Namun, kondisi pasti serta keberadaan awak pesawat masih belum dapat dipastikan.
“Informasi sementara dari warga menyebutkan ada helikopter di area kebun sawit. Untuk memastikan itu, kami sudah kirim tim ke lokasi,” jelasnya.
Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari unsur SAR, BPBD, kepolisian, dan aparat setempat terus bergerak menuju titik yang dilaporkan.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu hasil resmi dari petugas di lapangan.
“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi sampai ada kepastian dari tim,” tegasnya.
Hingga kini, proses pencarian dan verifikasi masih berlangsung untuk memastikan kondisi helikopter PK-CFX beserta keselamatan awak di dalamnya. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini