Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 17 April 2026 |
KALBARONLINE.com – Delapan jenazah korban helikopter PK-CFX yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, telah tiba di RS Bhayangkara Pontianak, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Helikopter tersebut diketahui mengalami kecelakaan di kawasan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, pada Kamis (16/04/2026).
Saat ini, seluruh jenazah masih menjalani proses identifikasi oleh tim forensik.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra menjelaskan, bahwa proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan unsur terkait lainnya.
Ia mengatakan, tim menerima informasi kejadian pada pukul 19.10 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi. Korban berhasil ditemukan dalam rentang waktu pukul 19.00 hingga 22.00 WIB dan kemudian dievakuasi ke posko.
“Seluruh korban telah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dipindahkan ke posko sekitar pukul 05.00 WIB. Medan yang cukup ekstrem dengan kemiringan mencapai 45 derajat menjadi tantangan dalam proses evakuasi,” ujarnya.
Setelah tiba di posko, jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans. Awalnya, evakuasi direncanakan melalui jalur darat, namun karena mempertimbangkan jarak tempuh dan faktor keselamatan, diputuskan untuk menggunakan jalur udara.
Selanjutnya, jenazah diterbangkan melalui Lanud untuk mempercepat proses penanganan dan dibawa ke Pontianak.
I Made menegaskan bahwa seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Untuk kepastian identitas dan penyebab kematian, sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kepolisian dan tim medis,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Delapan jenazah korban helikopter PK-CFX yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, telah tiba di RS Bhayangkara Pontianak, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Helikopter tersebut diketahui mengalami kecelakaan di kawasan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, pada Kamis (16/04/2026).
Saat ini, seluruh jenazah masih menjalani proses identifikasi oleh tim forensik.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra menjelaskan, bahwa proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan unsur terkait lainnya.
Ia mengatakan, tim menerima informasi kejadian pada pukul 19.10 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi. Korban berhasil ditemukan dalam rentang waktu pukul 19.00 hingga 22.00 WIB dan kemudian dievakuasi ke posko.
“Seluruh korban telah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dipindahkan ke posko sekitar pukul 05.00 WIB. Medan yang cukup ekstrem dengan kemiringan mencapai 45 derajat menjadi tantangan dalam proses evakuasi,” ujarnya.
Setelah tiba di posko, jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans. Awalnya, evakuasi direncanakan melalui jalur darat, namun karena mempertimbangkan jarak tempuh dan faktor keselamatan, diputuskan untuk menggunakan jalur udara.
Selanjutnya, jenazah diterbangkan melalui Lanud untuk mempercepat proses penanganan dan dibawa ke Pontianak.
I Made menegaskan bahwa seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Untuk kepastian identitas dan penyebab kematian, sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kepolisian dan tim medis,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini