Pontianak    

Baru 5 Menit Mengudara, Helikopter PT Matthew Air Mendadak Hilang Kontak di Sekadau

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Thursday, 16 April 2026
Baru 5 Menit Mengudara, Helikopter PT Matthew Air Mendadak Hilang Kontak di Sekadau
Ilustrasi pencarian dan penyelamatan oleh tim SAR. (Foto: Istimewa)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Kecemasan menyelimuti keluarga korban setelah helikopter milik PT Matthew Air dilaporkan hilang kontak di sekitar Desa Tapang Tingang, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/04/2026). Hingga sore ini, keberadaan dua kru dan enam penumpang di dalam pesawat tersebut masih belum diketahui.

​Helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX tersebut diawaki oleh dua personel: pilot Kapten Marindra W dan engineer Harun Arasyid. ​Selain kedua awak tersebut, terdapat enam penumpang lainnya yang hingga kini identitasnya masih dalam proses verifikasi lebih lanjut. 

Sebagamana informasi yang dihimpun, helikopter ini sedang menempuh rute rutin dari Melawi menuju Kubu Raya sebelum komunikasi terputus total pada pukul 08.39 WIB.

​Berdasarkan data penerbangan, helikopter ini hanya sempat mengudara selama lima menit. ​Take-off pada 08.34 WIB, kemudian lost contact pada 08.39 WIB.

​Jarak yang singkat antara waktu lepas landas dan hilang kontak memicu kekhawatiran adanya kendala teknis atau faktor cuaca mendadak di jalur penerbangan tersebut.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pontianak segera menginstruksikan operasi darurat setelah menerima laporan dari AirNav pada pukul 10.40 WIB. Mengingat lokasi koordinat berada sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang, tim penyelamat harus menembus medan yang cukup sulit.

Guna mempercepat evakuasi, tim gabungan yang terdiri dari SAR, Kepolisian, Brimob, dan BPBD turut membawa perangkat Starlink dan Direction Finder. Penggunaan teknologi ini sangat krusial mengingat titik koordinat kejadian berada di wilayah terpencil yang minim sinyal seluler, guna memastikan koordinasi antar-tim tetap solid.

​Hingga saat ini, pihak PT Matthew Air maupun otoritas penerbangan terkait belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kondisi terkini para awak dan penumpang. Masyarakat di sekitar Desa Tapang Tingang juga diimbau untuk memberikan informasi jika melihat atau mendengar tanda-tanda keberadaan helikopter tersebut. (Tim)

Artikel Selanjutnya
Deretan Makanan Ini Pengaruhi Kekuatan Gigi
Thursday, 16 April 2026
Artikel Sebelumnya
Menko Polhukam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 di Kalbar
Thursday, 16 April 2026

Berita terkait