Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 19 May 2026 |
KALBARONLINE.com – SMAN 1 Sambas memastikan tetap maju sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) tingkat nasional.
Keputusan tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Sambas, Syafarudin, saat bertemu Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, dan Sekjen MPR RI, Siti Fauziah, di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Selasa (19/5/2026).
Syafarudin mengungkapkan, pihak sekolah sempat mengalami keraguan usai polemik final LCC antara SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan, banyak komentar negatif yang menyerang siswa maupun guru.
“Kita itu ada perasaan senang dan sedih. Setelah membawa pulang piala, banyak komentar di internet yang meminta kami mengembalikan piala. Akun pribadi murid dan guru juga banyak mendapat hujatan, itu yang membuat ragu untuk maju,” ujarnya.
Menurutnya, tekanan dari media sosial sempat memengaruhi kondisi psikologis para siswa peserta LCC. Mereka bahkan memilih menghindari komentar-komentar di internet untuk sementara waktu.
“Kami sempat vakum selama empat hari,” katanya.
Meski begitu, setelah melakukan komunikasi dengan pihak MPR RI dan Dinas Pendidikan Kalbar, pihak sekolah kembali membangun semangat para siswa untuk tetap melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.
“Sebelum berangkat ke Pontianak ini saya tanyakan lagi kepada anak-anak apakah yakin untuk maju, dan anak-anak yakin,” ungkapnya.
Syafarudin menegaskan, keputusan tetap maju juga dilandasi keinginan menjaga nama baik Kalimantan Barat di tingkat nasional. Terlebih, SMAN 1 Pontianak sebelumnya telah menolak opsi pertandingan ulang dan mendukung SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalbar.
“Kalau kami tidak maju sementara SMAN 1 Pontianak juga sudah menolak maju dan mendukung kami, lalu bagaimana dengan Kalbar? Itu yang kami pikirkan,” jelasnya.
Ia menyebut kondisi para siswa saat ini mulai membaik dan kembali fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional yang akan digelar di Jakarta.
“Alhamdulillah anak-anak masih tegar, sudah mulai semangat lagi, dan orang tua mereka juga tetap mendukung,” tuturnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – SMAN 1 Sambas memastikan tetap maju sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) tingkat nasional.
Keputusan tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Sambas, Syafarudin, saat bertemu Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, dan Sekjen MPR RI, Siti Fauziah, di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Selasa (19/5/2026).
Syafarudin mengungkapkan, pihak sekolah sempat mengalami keraguan usai polemik final LCC antara SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan, banyak komentar negatif yang menyerang siswa maupun guru.
“Kita itu ada perasaan senang dan sedih. Setelah membawa pulang piala, banyak komentar di internet yang meminta kami mengembalikan piala. Akun pribadi murid dan guru juga banyak mendapat hujatan, itu yang membuat ragu untuk maju,” ujarnya.
Menurutnya, tekanan dari media sosial sempat memengaruhi kondisi psikologis para siswa peserta LCC. Mereka bahkan memilih menghindari komentar-komentar di internet untuk sementara waktu.
“Kami sempat vakum selama empat hari,” katanya.
Meski begitu, setelah melakukan komunikasi dengan pihak MPR RI dan Dinas Pendidikan Kalbar, pihak sekolah kembali membangun semangat para siswa untuk tetap melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.
“Sebelum berangkat ke Pontianak ini saya tanyakan lagi kepada anak-anak apakah yakin untuk maju, dan anak-anak yakin,” ungkapnya.
Syafarudin menegaskan, keputusan tetap maju juga dilandasi keinginan menjaga nama baik Kalimantan Barat di tingkat nasional. Terlebih, SMAN 1 Pontianak sebelumnya telah menolak opsi pertandingan ulang dan mendukung SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalbar.
“Kalau kami tidak maju sementara SMAN 1 Pontianak juga sudah menolak maju dan mendukung kami, lalu bagaimana dengan Kalbar? Itu yang kami pikirkan,” jelasnya.
Ia menyebut kondisi para siswa saat ini mulai membaik dan kembali fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional yang akan digelar di Jakarta.
“Alhamdulillah anak-anak masih tegar, sudah mulai semangat lagi, dan orang tua mereka juga tetap mendukung,” tuturnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini