Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 16 May 2026 |
KALBARONLINE.com - Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, memastikan pihak sekolah akan segera mengirimkan surat resmi kepada MPR RI terkait sikap sekolah dalam polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Indang mengatakan, surat pernyataan yang sebelumnya diunggah melalui media sosial sekolah merupakan sikap resmi SMAN 1 Pontianak. Namun, pihaknya tetap akan menyampaikan dokumen resmi secara langsung kepada MPR RI.
“Surat pernyataan itu sudah kami tayangkan di media sosial dan itu resmi dari sekolah. Selanjutnya akan kami sampaikan secara resmi ke MPR RI,” kata Indang saat tiba di Pontianak usai mendampingi tim LCC SMAN 1 Pontianak bertemu Wakil Presiden RI.
Ia menjelaskan, surat tersebut merupakan bentuk sikap sekolah untuk meminta adanya kejelasan dan transparansi dalam pelaksanaan lomba.
Dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagram @smansa.ptk, SMAN 1 Pontianak menegaskan langkah yang diambil merupakan ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi demi pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.
Selain membahas surat sikap sekolah, Indang juga menceritakan pengalaman para siswa selama berada di Jakarta. Menurutnya, tim LCC mendapat banyak dukungan dan motivasi agar tetap semangat dalam mengejar cita-cita.
“Kami diberikan support dan motivasi untuk anak-anak supaya jangan patah semangat, tetap belajar dengan baik untuk meraih cita-cita mereka sebagai generasi Indonesia menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
Sepulang dari Jakarta, pihak sekolah kini ingin para siswa kembali fokus menjalani proses belajar mengajar setelah sebelumnya disibukkan dengan persiapan kompetisi LCC Empat Pilar.
“Setelah pulang dari Jakarta, anak-anak akan kembali fokus dan semangat belajar di sekolah untuk mengejar pembelajaran yang sempat tertinggal selama persiapan LCC,” tuturnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, memastikan pihak sekolah akan segera mengirimkan surat resmi kepada MPR RI terkait sikap sekolah dalam polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Indang mengatakan, surat pernyataan yang sebelumnya diunggah melalui media sosial sekolah merupakan sikap resmi SMAN 1 Pontianak. Namun, pihaknya tetap akan menyampaikan dokumen resmi secara langsung kepada MPR RI.
“Surat pernyataan itu sudah kami tayangkan di media sosial dan itu resmi dari sekolah. Selanjutnya akan kami sampaikan secara resmi ke MPR RI,” kata Indang saat tiba di Pontianak usai mendampingi tim LCC SMAN 1 Pontianak bertemu Wakil Presiden RI.
Ia menjelaskan, surat tersebut merupakan bentuk sikap sekolah untuk meminta adanya kejelasan dan transparansi dalam pelaksanaan lomba.
Dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagram @smansa.ptk, SMAN 1 Pontianak menegaskan langkah yang diambil merupakan ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi demi pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.
Selain membahas surat sikap sekolah, Indang juga menceritakan pengalaman para siswa selama berada di Jakarta. Menurutnya, tim LCC mendapat banyak dukungan dan motivasi agar tetap semangat dalam mengejar cita-cita.
“Kami diberikan support dan motivasi untuk anak-anak supaya jangan patah semangat, tetap belajar dengan baik untuk meraih cita-cita mereka sebagai generasi Indonesia menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
Sepulang dari Jakarta, pihak sekolah kini ingin para siswa kembali fokus menjalani proses belajar mengajar setelah sebelumnya disibukkan dengan persiapan kompetisi LCC Empat Pilar.
“Setelah pulang dari Jakarta, anak-anak akan kembali fokus dan semangat belajar di sekolah untuk mengejar pembelajaran yang sempat tertinggal selama persiapan LCC,” tuturnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini