Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 01 May 2026 |
KALBARONLINE.com - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Ketapang berlangsung penuh kebersamaan dan nuansa positif.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Ketapang itu diisi dengan senam massal serta pembagian 2.000 paket sembako kepada para pekerja, Jumat (01/05/2026) pagi.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo mengatakan, bahwa momentum May Day bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung kesejahteraan buruh.
“Senam massal dan pembagian sembako ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi bentuk kepedulian pemerintah kepada para pekerja yang menjadi pejuang keluarga,” ujar Alexander Wilyo.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya menjaga harmonisasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah sebagai satu kesatuan dalam membangun daerah.
Bupati mengingatkan, bahwa Kabupaten Ketapang merupakan “rumah bersama” yang harus dijaga kenyamanan dan keadilannya oleh semua pihak. Karena itu, ia meminta seluruh perusahaan untuk mematuhi aturan ketenagakerjaan yang berlaku.
“Kita harus jujur bahwa masih ada tantangan di dunia industri, mulai dari persoalan upah hingga PHK sepihak. Pemerintah bersama DPRD siap menjadi jembatan agar tidak ada pihak yang dirugikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Alexander Wilyo juga menyampaikan tiga poin penting yang harus menjadi perhatian perusahaan di Ketapang. Pertama, memprioritaskan tenaga kerja lokal agar masyarakat setempat menjadi bagian utama dalam pembangunan.
Kedua, perusahaan wajib memberikan pelatihan kepada pekerja guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ketiga, setiap persoalan ketenagakerjaan harus diselesaikan melalui musyawarah mufakat.
“Kita ingin Ketapang tetap aman, damai, dan kondusif. Ekonomi tumbuh, investasi berjalan, dan buruh juga sejahtera,” pungkasnya.
Peringatan May Day 2026 ini turut dihadiri unsur forkopimda, DPRD, jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, serta perwakilan buruh dan pengusaha. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis di daerah tersebut. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Ketapang berlangsung penuh kebersamaan dan nuansa positif.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Ketapang itu diisi dengan senam massal serta pembagian 2.000 paket sembako kepada para pekerja, Jumat (01/05/2026) pagi.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo mengatakan, bahwa momentum May Day bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung kesejahteraan buruh.
“Senam massal dan pembagian sembako ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi bentuk kepedulian pemerintah kepada para pekerja yang menjadi pejuang keluarga,” ujar Alexander Wilyo.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya menjaga harmonisasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah sebagai satu kesatuan dalam membangun daerah.
Bupati mengingatkan, bahwa Kabupaten Ketapang merupakan “rumah bersama” yang harus dijaga kenyamanan dan keadilannya oleh semua pihak. Karena itu, ia meminta seluruh perusahaan untuk mematuhi aturan ketenagakerjaan yang berlaku.
“Kita harus jujur bahwa masih ada tantangan di dunia industri, mulai dari persoalan upah hingga PHK sepihak. Pemerintah bersama DPRD siap menjadi jembatan agar tidak ada pihak yang dirugikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Alexander Wilyo juga menyampaikan tiga poin penting yang harus menjadi perhatian perusahaan di Ketapang. Pertama, memprioritaskan tenaga kerja lokal agar masyarakat setempat menjadi bagian utama dalam pembangunan.
Kedua, perusahaan wajib memberikan pelatihan kepada pekerja guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ketiga, setiap persoalan ketenagakerjaan harus diselesaikan melalui musyawarah mufakat.
“Kita ingin Ketapang tetap aman, damai, dan kondusif. Ekonomi tumbuh, investasi berjalan, dan buruh juga sejahtera,” pungkasnya.
Peringatan May Day 2026 ini turut dihadiri unsur forkopimda, DPRD, jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, serta perwakilan buruh dan pengusaha. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis di daerah tersebut. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini