Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Wednesday, 10 October 2018 |
Pontianak Utara Juara
I Arakan Pengantin
KalbarOnline,
Pontianak – Iring-iringan delapan pasangan pengantin beserta rombongan
pengantar lengkap dengan barang-barang hantaran dan pernak-perniknya serta
iringan musik tanjidor berparade dari depan halaman Museum Negeri Kalbar menuju
Masjid Raya Mujahidin Jalan Ahmad Yani, Minggu (7/10).
Pasangan pengantin beserta para pengantarnya bukanlah
pengantin sungguhan, melainkan peserta Festival Arakan Pengantin dalam rangka
memeriahkan Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke-247 yang jatuh tanggal 23
Oktober 2018 mendatang. Arakan pengantin dari Kecamatan Pontianak Utara
berhasil merebut juara pertama dalam festival yang digelar rutin setiap
tahunnya.
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono
mengatakan, Festival Arakan Pengantin ini digelar selain untuk melestarikan
adat dan budaya, juga dalam rangka meningkatkan ekonomi kreatif (ekraf) yang
ada di Pontianak.
Festival ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi para pelaku
ekraf untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam bidang fashion, terutama
pakaian khas telok belanga dan baju kurung yang dikenakan para pasangan
pengantin. Tak hanya fashion, barang-barang hantaran juga menjadi bagian
kreativitas para pelaku ekraf.
“Tahun ini dan tahun-tahun mendatang, kita harapkan festival
arakan pengantin ini bisa membawa para penggiat budaya dan pariwisata
memanfaatkan momentum ini dengan berkreasi semaksimal mungkin,” ujarnya.
Menurutnya, Festival Arakan Pengantin yang menampilkan adat
dan budaya Melayu Pontianak ini bisa memberikan inspirasi bagi warga Kota
Pontianak dan sekitarnya dalam kegiatan memperingati hari besar atau
perayaan-perayaan yang dilakukan oleh masing-masing masyarakat atau institusi.
Kreativitas ini, dimintanya tidak boleh keluar dari adat
atau budaya yang selalu dilaksanakan pada hari-hari besar seperti prosesi pernikahan.
“Kita berupaya mengajak masyarakat Pontianak untuk kembali
mengingat budaya sebagai bagian dari salah satu upaya kita untuk
melestarikannya,” ungkap Edi.
Di era millennial ini, lanjut dia, tidak ada salahnya
kreativitas dan inovasi terus dilakukan karena dengan menyebarkan informasi
melalui media-media yang ada, ini sebagai cara memperkenalkan kekayaan budaya
yang dimiliki Kota Pontianak.
“Sehingga Pontianak menjadi salah satu kota destinasi wisata
yang patut dikunjungi dengan keramahtamahannya serta kekayaan adat dan budaya
yang dimiliki,” ucapnya.
Camat Pontianak Utara, Aulia Candra, menuturkan, tidak ada
target arakan pengantin dari kecamatan yang dipimpinnya untuk menjadi
juara.Keikutsertaan Kecamatan Pontianak Utara dalam Festival Arakan Pengantin
untuk menyemarakkan Harjad Kota Pontianak ke-247.
Dirinya yakin, kekompakkan arakan pengantin yang dipimpinnya
ini menjadi salah satu nilai plus sehingga mengantarkan kecamatannya meraih
juara pertama.
“Alhamdulillah kawan-kawan ASN, PKK, organisasi
kemasyarakatan, semua kita libatkan, hasilnya kompak dan berhasil sebagai juara
pertama" imbuhnya.
Diakuinya, persiapan yang dilakukan kecamatannya cukup
singkat yakni selama dua pekan sebelum hari H pelaksanaan festival. Hal yang
menurutnya cukup sulit adalah mencocokkan pakaian, barang-barang hantaran dan
sebagainya sesuai dengan tema.
“Kami sengaja menonjolkan pakaian dengan warna-warna cerah
sebagai wujud semangat dalam merayakan Hari Jadi Kota Pontianak,” tutup mantan
Kepala Bagian Humas ini.
Peserta Festival Arakan Pengantin selain diikuti enam
kecamatan se-Kota Pontianak, juga diikuti oleh Kabupaten Kapuas Hulu dan Bank
Kalbar. Adapun hasil lengkap pemenang Festival Arakan Pengantin, juara pertama
direbut Kecamatan Pontianak Utara, kedua Kecamatan Pontianak Barat dan ketiga
Kecamatan Pontianak Kota.
Selain festival arakan pengantin, tanjidor juga turut
diperlombakan. Kecamatan Pontianak Timur berhasil meraih juara pertama lomba
tanjidor, juara kedua Kecamatan Pontianak Utara dan ketiga Kecamatan Pontianak
Barat. (my)
Pontianak Utara Juara
I Arakan Pengantin
KalbarOnline,
Pontianak – Iring-iringan delapan pasangan pengantin beserta rombongan
pengantar lengkap dengan barang-barang hantaran dan pernak-perniknya serta
iringan musik tanjidor berparade dari depan halaman Museum Negeri Kalbar menuju
Masjid Raya Mujahidin Jalan Ahmad Yani, Minggu (7/10).
Pasangan pengantin beserta para pengantarnya bukanlah
pengantin sungguhan, melainkan peserta Festival Arakan Pengantin dalam rangka
memeriahkan Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke-247 yang jatuh tanggal 23
Oktober 2018 mendatang. Arakan pengantin dari Kecamatan Pontianak Utara
berhasil merebut juara pertama dalam festival yang digelar rutin setiap
tahunnya.
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono
mengatakan, Festival Arakan Pengantin ini digelar selain untuk melestarikan
adat dan budaya, juga dalam rangka meningkatkan ekonomi kreatif (ekraf) yang
ada di Pontianak.
Festival ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi para pelaku
ekraf untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam bidang fashion, terutama
pakaian khas telok belanga dan baju kurung yang dikenakan para pasangan
pengantin. Tak hanya fashion, barang-barang hantaran juga menjadi bagian
kreativitas para pelaku ekraf.
“Tahun ini dan tahun-tahun mendatang, kita harapkan festival
arakan pengantin ini bisa membawa para penggiat budaya dan pariwisata
memanfaatkan momentum ini dengan berkreasi semaksimal mungkin,” ujarnya.
Menurutnya, Festival Arakan Pengantin yang menampilkan adat
dan budaya Melayu Pontianak ini bisa memberikan inspirasi bagi warga Kota
Pontianak dan sekitarnya dalam kegiatan memperingati hari besar atau
perayaan-perayaan yang dilakukan oleh masing-masing masyarakat atau institusi.
Kreativitas ini, dimintanya tidak boleh keluar dari adat
atau budaya yang selalu dilaksanakan pada hari-hari besar seperti prosesi pernikahan.
“Kita berupaya mengajak masyarakat Pontianak untuk kembali
mengingat budaya sebagai bagian dari salah satu upaya kita untuk
melestarikannya,” ungkap Edi.
Di era millennial ini, lanjut dia, tidak ada salahnya
kreativitas dan inovasi terus dilakukan karena dengan menyebarkan informasi
melalui media-media yang ada, ini sebagai cara memperkenalkan kekayaan budaya
yang dimiliki Kota Pontianak.
“Sehingga Pontianak menjadi salah satu kota destinasi wisata
yang patut dikunjungi dengan keramahtamahannya serta kekayaan adat dan budaya
yang dimiliki,” ucapnya.
Camat Pontianak Utara, Aulia Candra, menuturkan, tidak ada
target arakan pengantin dari kecamatan yang dipimpinnya untuk menjadi
juara.Keikutsertaan Kecamatan Pontianak Utara dalam Festival Arakan Pengantin
untuk menyemarakkan Harjad Kota Pontianak ke-247.
Dirinya yakin, kekompakkan arakan pengantin yang dipimpinnya
ini menjadi salah satu nilai plus sehingga mengantarkan kecamatannya meraih
juara pertama.
“Alhamdulillah kawan-kawan ASN, PKK, organisasi
kemasyarakatan, semua kita libatkan, hasilnya kompak dan berhasil sebagai juara
pertama" imbuhnya.
Diakuinya, persiapan yang dilakukan kecamatannya cukup
singkat yakni selama dua pekan sebelum hari H pelaksanaan festival. Hal yang
menurutnya cukup sulit adalah mencocokkan pakaian, barang-barang hantaran dan
sebagainya sesuai dengan tema.
“Kami sengaja menonjolkan pakaian dengan warna-warna cerah
sebagai wujud semangat dalam merayakan Hari Jadi Kota Pontianak,” tutup mantan
Kepala Bagian Humas ini.
Peserta Festival Arakan Pengantin selain diikuti enam
kecamatan se-Kota Pontianak, juga diikuti oleh Kabupaten Kapuas Hulu dan Bank
Kalbar. Adapun hasil lengkap pemenang Festival Arakan Pengantin, juara pertama
direbut Kecamatan Pontianak Utara, kedua Kecamatan Pontianak Barat dan ketiga
Kecamatan Pontianak Kota.
Selain festival arakan pengantin, tanjidor juga turut
diperlombakan. Kecamatan Pontianak Timur berhasil meraih juara pertama lomba
tanjidor, juara kedua Kecamatan Pontianak Utara dan ketiga Kecamatan Pontianak
Barat. (my)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini