Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Wednesday, 10 October 2018 |
Askiman: Perbedaan di Bumi Senentang adalah warna indah bagi negeri
KalbarOnline, Sintang – Wakil Bupati Sintang, Askiman
menyambut baik kegiatan kerohanian yang dilaksanakan di Kabupaten Sintang. Sebab
ia menilai hal ini untuk meningkatkan peran serta para jemaat atau umatnya agar
memiliki rasa kepedulian terhadap gerejanya termasuk terhadap
pelayanan-pelayanan gereja.
“Karena untuk
meningkatkan kesadaran para jemaat atau umatnya ini sangat diperlukan berbagai
pembinaan secara terus menerus, dengan memberikan semangat, termasuk saran dan
masukan agar lebih peduli, seperti melalui kantong persembahan yang dilakukan
setiap minggu,” kata Wabup Askiman saat membuka kegiatan Seminar dan KKR yang dilaksanakan
di Gereja Persekutuan Sidang Kristus (GPSK) Nanga Enteloi di Desa Gut Jaya
Bhakti, Kecamatan Ketungau Tengah Jumat (5/10/2018) malam.
Dalam kegiatan itu, Wabup
Askiman menjelaskan bahwa pembinaan serta memupuk toleransi, keharmonisan
terhadap sesama umat beragama yang sudah dilakukan selama ini juga harus terus
tetap dijaga, agar mereka saling menghargai dan menghormati.
“Karena perbedaan yang
ada di Bumi Senentang ini merupakan warna yang Indah bagi negeri ini,” ucapnya.
Askiman juga menegaskan bahwa
seminar dan KKR yang dilaksanakan ini juga bertujuan agar lebih meyakinkan para
jemaatnya terhadap isi kitab dan agama, untuk tidak lagi berhala serta tidak
lagi menyembah selain yang menciptakan langit dan bumi.
Sementara itu, Ketua
panitia seminar dan KKR di GPSK Nanga Enteloi, Maswadi mengatakan kegiatan yang
dilaksanakan selama dua hari sejak Jumat hinga Sabtu (6/10/2018) ini merupakan
kegiatan perdana, dengan dihadiri cakupan para jemaat umat Katolik, GKI dan
GPSK di Merakai Hulu, Desa Gut Jaya Bhakti, hingga Desa Semarai dan nantinya
akan didijadikan sebagai kegiatan rutin tahunan.
Wabup Askiman juga dijadwalkan
melakukan pemancangan tiang pertama bersama pembangunan Gereja Persekutuan
Sidang Kristus (GPSK) Nanga Enteloi bersama para pendeta dengan rencana luas
bangunan sekitar 12x20 meter. (*/Sg)
Askiman: Perbedaan di Bumi Senentang adalah warna indah bagi negeri
KalbarOnline, Sintang – Wakil Bupati Sintang, Askiman
menyambut baik kegiatan kerohanian yang dilaksanakan di Kabupaten Sintang. Sebab
ia menilai hal ini untuk meningkatkan peran serta para jemaat atau umatnya agar
memiliki rasa kepedulian terhadap gerejanya termasuk terhadap
pelayanan-pelayanan gereja.
“Karena untuk
meningkatkan kesadaran para jemaat atau umatnya ini sangat diperlukan berbagai
pembinaan secara terus menerus, dengan memberikan semangat, termasuk saran dan
masukan agar lebih peduli, seperti melalui kantong persembahan yang dilakukan
setiap minggu,” kata Wabup Askiman saat membuka kegiatan Seminar dan KKR yang dilaksanakan
di Gereja Persekutuan Sidang Kristus (GPSK) Nanga Enteloi di Desa Gut Jaya
Bhakti, Kecamatan Ketungau Tengah Jumat (5/10/2018) malam.
Dalam kegiatan itu, Wabup
Askiman menjelaskan bahwa pembinaan serta memupuk toleransi, keharmonisan
terhadap sesama umat beragama yang sudah dilakukan selama ini juga harus terus
tetap dijaga, agar mereka saling menghargai dan menghormati.
“Karena perbedaan yang
ada di Bumi Senentang ini merupakan warna yang Indah bagi negeri ini,” ucapnya.
Askiman juga menegaskan bahwa
seminar dan KKR yang dilaksanakan ini juga bertujuan agar lebih meyakinkan para
jemaatnya terhadap isi kitab dan agama, untuk tidak lagi berhala serta tidak
lagi menyembah selain yang menciptakan langit dan bumi.
Sementara itu, Ketua
panitia seminar dan KKR di GPSK Nanga Enteloi, Maswadi mengatakan kegiatan yang
dilaksanakan selama dua hari sejak Jumat hinga Sabtu (6/10/2018) ini merupakan
kegiatan perdana, dengan dihadiri cakupan para jemaat umat Katolik, GKI dan
GPSK di Merakai Hulu, Desa Gut Jaya Bhakti, hingga Desa Semarai dan nantinya
akan didijadikan sebagai kegiatan rutin tahunan.
Wabup Askiman juga dijadwalkan
melakukan pemancangan tiang pertama bersama pembangunan Gereja Persekutuan
Sidang Kristus (GPSK) Nanga Enteloi bersama para pendeta dengan rencana luas
bangunan sekitar 12x20 meter. (*/Sg)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini