Kayong Utara    

Kasus DBD di Kayong Utara Naik, Dinkes Catat 14 Warga Terjangkit Selama Mei 2026

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 13 May 2026
Kasus DBD di Kayong Utara Naik, Dinkes Catat 14 Warga Terjangkit Selama Mei 2026
Kasus DBD di Kayong Utara Naik, Dinkes Catat 14 Warga Terjangkit Selama Mei 2026
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kayong Utara mengalami peningkatan sepanjang Mei 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kayong Utara mencatat, hingga pertengahan bulan ini sudah ada 14 warga yang terjangkit penyakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, Maria Fransisca mengatakan, kasus DBD tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah Kayong Utara.

“Bulan Mei sudah 14 kasus. Lima kasus dari Teluk Melano, lima dari Sukadana, dua dari Siduk, dan dua dari Teluk Batang,” ungkap dr. Maria Fransisca saat dikonfirmasi awak media, Rabu (13/5/2026).

Meningkatnya kasus DBD di Kayong Utara membuat Dinas Kesehatan bergerak cepat dengan melibatkan puskesmas, pemerintah desa, hingga lintas sektor untuk melakukan langkah pencegahan.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengintensifkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui pola 3M Plus, mulai dari menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, hingga mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Selain itu, fogging atau pengasapan juga dilakukan di sejumlah wilayah yang ditemukan kasus DBD.

“Kami sudah melakukan penggerakan masyarakat melalui puskesmas, pendekatan ke desa dan lintas sektor untuk aksi PSN 3M Plus, serta melaksanakan fogging,” jelasnya.

Tak hanya itu, tim dari Dinas Kesehatan Kayong Utara juga turun langsung ke lapangan untuk memberikan penguatan kepada tenaga kesehatan sekaligus edukasi kepada masyarakat.

Menurut dr. Sisca, wilayah Teluk Melano menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus karena jumlah kasus yang cukup tinggi.

“Kami dari Dinkes juga turun langsung ke lapangan untuk melakukan penguatan bagi teman-teman di Melano, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dan membagikan bubuk abate,” tambahnya.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyebaran DBD.

Warga diminta rutin membersihkan lingkungan, menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, serta menghindari genangan yang bisa menjadi sarang nyamuk penyebab DBD. (Sans)

Artikel Selanjutnya
DPRD Kayong Utara Soroti Dugaan Pungli di TK Pembina Sukadana, Minta Diusut hingga Tuntas
Wednesday, 13 May 2026
Artikel Sebelumnya
Dikritik DPRD lewat LKPJ 2025, Bupati Kapuas Hulu Janji Lakukan Evaluasi
Wednesday, 13 May 2026

Berita terkait