Kapuas Hulu    

Jelang HUT Kota Putussibau ke-131, Publik Pertanyakan Keberadaan Dua Meriam Peninggalan Belanda yang Raib

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 13 May 2026
Jelang HUT Kota Putussibau ke-131, Publik Pertanyakan Keberadaan Dua Meriam Peninggalan Belanda yang Raib
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Menyambut Hari Jadi Kota Putussibau ke-131 pada 1 Juni 2026, beragam agenda perayaan telah disiapkan. Namun, di tengah semarak persiapan tersebut, sebuah pertanyaan besar mengemuka dari publik terkait hilangnya dua aset negara berupa meriam peninggalan era kolonial Belanda.

Dua meriam besi bertuliskan "VOC" tersebut merupakan saksi bisu sejarah pendudukan Belanda di Bumi Uncak Kapuas. Sebelumnya, benda bersejarah ini terletak di kawasan Kantor Bupati Kapuas Hulu. Namun, pasca-pembangunan gedung baru kantor bupati, keberadaan meriam tersebut tidak lagi terlihat.

​Masyarakat dan generasi muda menyayangkan raibnya bukti sejarah tersebut. Sebagai aset negara, dua meriam itu seharusnya dirawat sebagai edukasi sejarah bagi warga Kapuas Hulu. 

Hingga kini, publik masih menanti kejelasan mengenai keberadaan benda cagar budaya tersebut agar nilai sejarah Kota Putussibau tidak hilang ditelan zaman. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Ekonomi Kalbar Diklaim Tumbuh Signifikan dalam Dua Tahun Terakhir
Wednesday, 13 May 2026
Artikel Sebelumnya
Dukung AVC Cup 2026 di Pontianak, 8 Bus Damri Tampil dengan Branding Tim dan Negara Peserta
Wednesday, 13 May 2026

Berita terkait