Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 12 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menilai perkembangan artificial intelligence (AI) dan industri kreatif bakal menjadi salah satu penopang utama ekonomi masa depan. Menurutnya, perkembangan teknologi digital saat ini bergerak sangat cepat dan membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Hal itu disampaikan Edi saat membuka Workshop Pengembangan Talenta Industri Kreatif dan Kurasi Mentor dan AI di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Selasa (12/5/2026).
Ia mengatakan, perubahan yang terjadi saat ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga menyangkut cara berpikir, cara bekerja, cara berkomunikasi, hingga cara masyarakat membangun masa depan.
“Dunia bergerak begitu cepat. Inovasi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting dalam menentukan daya saing suatu daerah,” ujarnya.
Menurut Edi, AI kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan yang terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Saat ini, teknologi tersebut sudah digunakan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, bisnis, industri kreatif, hingga ekonomi digital.
“AI tidak lagi menjadi bayangan masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, kita harus mampu beradaptasi agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Edi juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia atau SDM di tengah perkembangan teknologi yang terus melaju. Pemerintah, kata dia, tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik, tetapi juga mendorong lahirnya generasi yang kreatif, inovatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.
Menurutnya, workshop pengembangan talenta industri kreatif ini memiliki nilai strategis karena menjadi ruang pembelajaran, kolaborasi, hingga pertukaran ide bagi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif.
“Kemampuan memanfaatkan AI secara cerdas dan bertanggung jawab akan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan global,” jelasnya.
Edi menambahkan, pemanfaatan AI dapat membantu berbagai pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien. Teknologi tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembuatan desain, pengembangan konten kreatif, pemasaran digital, hingga pengembangan produk.
Karena itu, ia berharap pemanfaatan AI dapat memberi nilai tambah bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat.
Ia juga optimistis Pontianak memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif dan talenta muda. Menurutnya, banyak anak muda Pontianak yang memiliki kreativitas dan semangat berkembang di tengah era digital.
“Kota Pontianak memiliki potensi besar. Kita punya generasi muda yang cerdas, kreatif, dan penuh semangat. Kita juga punya komunitas kreatif yang aktif dan terus berkembang,” ungkapnya.
Edi berharap para peserta mengikuti seluruh rangkaian workshop dengan serius, baik pada sesi AI maupun voice over. Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu dorongan pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
“Semoga workshop ini memberi manfaat dan menjadi pendorong ekonomi kreatif di Kota Pontianak,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menilai perkembangan artificial intelligence (AI) dan industri kreatif bakal menjadi salah satu penopang utama ekonomi masa depan. Menurutnya, perkembangan teknologi digital saat ini bergerak sangat cepat dan membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Hal itu disampaikan Edi saat membuka Workshop Pengembangan Talenta Industri Kreatif dan Kurasi Mentor dan AI di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Selasa (12/5/2026).
Ia mengatakan, perubahan yang terjadi saat ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga menyangkut cara berpikir, cara bekerja, cara berkomunikasi, hingga cara masyarakat membangun masa depan.
“Dunia bergerak begitu cepat. Inovasi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting dalam menentukan daya saing suatu daerah,” ujarnya.
Menurut Edi, AI kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan yang terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Saat ini, teknologi tersebut sudah digunakan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, bisnis, industri kreatif, hingga ekonomi digital.
“AI tidak lagi menjadi bayangan masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, kita harus mampu beradaptasi agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Edi juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia atau SDM di tengah perkembangan teknologi yang terus melaju. Pemerintah, kata dia, tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik, tetapi juga mendorong lahirnya generasi yang kreatif, inovatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.
Menurutnya, workshop pengembangan talenta industri kreatif ini memiliki nilai strategis karena menjadi ruang pembelajaran, kolaborasi, hingga pertukaran ide bagi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif.
“Kemampuan memanfaatkan AI secara cerdas dan bertanggung jawab akan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan global,” jelasnya.
Edi menambahkan, pemanfaatan AI dapat membantu berbagai pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien. Teknologi tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembuatan desain, pengembangan konten kreatif, pemasaran digital, hingga pengembangan produk.
Karena itu, ia berharap pemanfaatan AI dapat memberi nilai tambah bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat.
Ia juga optimistis Pontianak memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif dan talenta muda. Menurutnya, banyak anak muda Pontianak yang memiliki kreativitas dan semangat berkembang di tengah era digital.
“Kota Pontianak memiliki potensi besar. Kita punya generasi muda yang cerdas, kreatif, dan penuh semangat. Kita juga punya komunitas kreatif yang aktif dan terus berkembang,” ungkapnya.
Edi berharap para peserta mengikuti seluruh rangkaian workshop dengan serius, baik pada sesi AI maupun voice over. Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu dorongan pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
“Semoga workshop ini memberi manfaat dan menjadi pendorong ekonomi kreatif di Kota Pontianak,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini