Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 05 May 2026 |
KALBARONLINE.com - Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan di Kota Pontianak mulai bergulir secara bertahap.
Setelah sukses digelar di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Timur, kini giliran Kecamatan Pontianak Tenggara yang menyelenggarakan MTQ tingkat kecamatan pada Selasa, (05/05/2026).
Berbagai cabang lomba dipertandingkan dalam ajang ini, mulai dari tartil Al-Qur’an untuk kategori anak-anak hingga usia emas, tilawah anak, remaja, dan dewasa, hingga cabang qiraat seperti murattal remaja dan dewasa serta qiraat mujawwad dewasa.
Selain itu, terdapat pula cabang kaligrafi, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, serta tahfiz Al-Qur’an yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
Ketua Harian LPTQ Kota Pontianak, Abdul Hakim mengatakan, MTQ tingkat kecamatan merupakan tahapan penting dalam menjaring qari dan qariah terbaik sebelum melaju ke tingkat kota hingga provinsi.
“Setelah Pontianak Tenggara, pelaksanaan akan dilanjutkan di Pontianak Selatan, dan terakhir di Pontianak Utara,” ujarnya.
Di Kecamatan Pontianak Tenggara, perlombaan dipusatkan di beberapa titik, di antaranya Aula Kantor Kecamatan Pontianak Tenggara dan Masjid Al Muhsinin.
Kegiatan diawali dengan pembukaan pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan seluruh cabang lomba pada siang hari. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 6 Mei 2026.
Abdul Hakim menjelaskan, peserta MTQ merupakan perwakilan dari kelurahan di masing-masing kecamatan, dengan jumlah yang bervariasi tergantung jumlah kelurahan dan kesiapan sumber daya manusia di tiap wilayah.
“Pontianak Timur pesertanya bisa mencapai lebih dari 300 orang karena memiliki tujuh kelurahan. Pontianak Barat sekitar 200 peserta, sementara Pontianak Tenggara lebih dari 100 peserta,” jelasnya.
Secara umum, MTQ mempertandingkan tujuh cabang lomba dengan total 27 golongan. Cabang utama yang selalu diperlombakan antara lain tilawah Al-Qur’an dan tahfiz Al-Qur’an.
Namun demikian, tidak semua kecamatan membuka seluruh cabang lomba, terutama untuk kategori seperti karya tulis ilmiah Al-Qur’an dan hadis yang membutuhkan peserta dengan latar belakang khusus.
“Untuk cabang karya tulis ilmiah biasanya melibatkan mahasiswa, misalnya dari IAIN Pontianak,” tambahnya.
Dari setiap cabang dan golongan, juara pertama putra dan putri akan menjadi wakil kecamatan untuk bertanding di MTQ tingkat Kota Pontianak yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Juni 2026.
Selanjutnya, para juara tingkat kota akan dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang dijadwalkan digelar pada 1 Agustus 2026 di Kayong Utara.
Melalui tahapan berjenjang ini, LPTQ Kota Pontianak berharap dapat melahirkan peserta terbaik yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga mampu menjadi duta syiar Al-Qur’an di tingkat yang lebih tinggi. (Lid)
KALBARONLINE.com - Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan di Kota Pontianak mulai bergulir secara bertahap.
Setelah sukses digelar di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Timur, kini giliran Kecamatan Pontianak Tenggara yang menyelenggarakan MTQ tingkat kecamatan pada Selasa, (05/05/2026).
Berbagai cabang lomba dipertandingkan dalam ajang ini, mulai dari tartil Al-Qur’an untuk kategori anak-anak hingga usia emas, tilawah anak, remaja, dan dewasa, hingga cabang qiraat seperti murattal remaja dan dewasa serta qiraat mujawwad dewasa.
Selain itu, terdapat pula cabang kaligrafi, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, serta tahfiz Al-Qur’an yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
Ketua Harian LPTQ Kota Pontianak, Abdul Hakim mengatakan, MTQ tingkat kecamatan merupakan tahapan penting dalam menjaring qari dan qariah terbaik sebelum melaju ke tingkat kota hingga provinsi.
“Setelah Pontianak Tenggara, pelaksanaan akan dilanjutkan di Pontianak Selatan, dan terakhir di Pontianak Utara,” ujarnya.
Di Kecamatan Pontianak Tenggara, perlombaan dipusatkan di beberapa titik, di antaranya Aula Kantor Kecamatan Pontianak Tenggara dan Masjid Al Muhsinin.
Kegiatan diawali dengan pembukaan pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan seluruh cabang lomba pada siang hari. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 6 Mei 2026.
Abdul Hakim menjelaskan, peserta MTQ merupakan perwakilan dari kelurahan di masing-masing kecamatan, dengan jumlah yang bervariasi tergantung jumlah kelurahan dan kesiapan sumber daya manusia di tiap wilayah.
“Pontianak Timur pesertanya bisa mencapai lebih dari 300 orang karena memiliki tujuh kelurahan. Pontianak Barat sekitar 200 peserta, sementara Pontianak Tenggara lebih dari 100 peserta,” jelasnya.
Secara umum, MTQ mempertandingkan tujuh cabang lomba dengan total 27 golongan. Cabang utama yang selalu diperlombakan antara lain tilawah Al-Qur’an dan tahfiz Al-Qur’an.
Namun demikian, tidak semua kecamatan membuka seluruh cabang lomba, terutama untuk kategori seperti karya tulis ilmiah Al-Qur’an dan hadis yang membutuhkan peserta dengan latar belakang khusus.
“Untuk cabang karya tulis ilmiah biasanya melibatkan mahasiswa, misalnya dari IAIN Pontianak,” tambahnya.
Dari setiap cabang dan golongan, juara pertama putra dan putri akan menjadi wakil kecamatan untuk bertanding di MTQ tingkat Kota Pontianak yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Juni 2026.
Selanjutnya, para juara tingkat kota akan dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang dijadwalkan digelar pada 1 Agustus 2026 di Kayong Utara.
Melalui tahapan berjenjang ini, LPTQ Kota Pontianak berharap dapat melahirkan peserta terbaik yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga mampu menjadi duta syiar Al-Qur’an di tingkat yang lebih tinggi. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini