Pontianak    

Sempat Grogi dan Salah Irama, Dimi Tetap Percaya Diri Tampil di MTQ Pontianak Tenggara

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 06 May 2026
Sempat Grogi dan Salah Irama, Dimi Tetap Percaya Diri Tampil di MTQ Pontianak Tenggara
Peserta MTQ Pontianak Tenggara sempat grogi, Dimi tetap percaya diri tampil di kategori tahfiz 5 juz (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan di Kota Pontianak terus bergulir. Setelah digelar di Pontianak Barat dan Pontianak Timur, kini giliran Kecamatan Pontianak Tenggara yang menjadi tuan rumah MTQ tingkat kecamatan, Selasa (5/5/2026).

Antusiasme peserta MTQ Pontianak Tenggara terlihat tinggi. Berbagai cabang lomba diikuti dengan semangat, termasuk kategori tahfiz Al-Qur’an yang menjadi salah satu sorotan dalam ajang ini.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Dimi Tree Gharin (16), yang tampil di kategori tahfiz 5 juz ma’atilawah. Meski sempat grogi dan mengalami kesalahan kecil saat tampil, Dimi tetap mampu menyelesaikan penampilannya dengan percaya diri.

“Pas terakhir sempat kaget, lagunya lari, terus lidah juga sempat kepeleset salah baca ayat. Tapi alhamdulillah masih bisa lanjut sampai selesai,” ujarnya.

Pengalaman tersebut tidak membuatnya patah semangat. Dimi mengaku tetap bersyukur bisa tampil hingga akhir di MTQ Pontianak Tenggara. Ia juga bercerita, awal mula dirinya menghafal Al-Qur’an berangkat dari dorongan orang tua. Namun seiring waktu, ia justru menikmati proses tersebut.

“Awalnya karena orang tua, tapi lama-lama saya merasa asyik dengan Al-Qur’an,” katanya.

Untuk menghadapi lomba MTQ ini, Dimi mempersiapkan diri dengan latihan intensif selama enam hari. Sementara untuk menghafal 5 juz, ia membutuhkan waktu sekitar tiga bulan dengan rutinitas setoran hafalan kepada ustaz di pondok Smata Labaik dan diuji setiap satu juz.

“Biasanya satu juz itu sekitar dua minggu, tapi tetap diulang setiap hari supaya lancar,” jelasnya.

Menariknya, ini merupakan pengalaman pertama Dimi mengikuti lomba MTQ. Dukungan dari ustaz, pelatih, serta teman-temannya yang hadir langsung di lokasi lomba menjadi faktor penting yang membantu meningkatkan kepercayaan dirinya.

“Karena banyak teman, jadi tidak terlalu grogi,” tambahnya.

MTQ tingkat Kecamatan Pontianak Tenggara sendiri mempertandingkan berbagai cabang lomba, mulai dari tartil Al-Qur’an untuk kategori anak hingga usia emas, tilawah anak, remaja, dan dewasa, hingga cabang qiraat seperti murattal remaja dan dewasa serta qiraat mujawwad dewasa.

Selain itu, cabang kaligrafi, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, serta tahfiz Al-Qur’an turut meramaikan ajang ini, yang menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi Qurani di Kota Pontianak. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Fasilitas Puskesmas Sukadana Rusak Parah, Keselamatan Nakes dan Pasien Terancam
Wednesday, 06 May 2026
Artikel Sebelumnya
Puskesmas Sukadana Rusak Parah, Dinkes Kayong Utara Siapkan Relokasi Sementara
Wednesday, 06 May 2026

Berita terkait