Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 05 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara memastikan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini tetap mengedepankan prinsip objektivitas dan inklusivitas.
Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Jumadi Gading menerangkan, bahwa seluruh sekolah di bawah naungan Disdik wajib mengikuti petunjuk teknis (juknis) yang telah dikeluarkan pemerintah daerah.
Diketahui, sesuai juknis, sekolah diminta ketat mengikuti aturan main yang telah ditetapkan dalam juknis PPDB pemerintah daerah, objektif dan non diskriminatif, tidak boleh ada perbedaan perlakuan terhadap calon siswa.
"Semua anak harus punya kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan di daerah kita," ujar Jumadi Gading kepada awak media, Selasa (05/05/2026).
Untuk itu, program pendidikan gratis di Kayong Utara terus berlanjut guna memastikan seluruh anak dapat bersekolah tanpa terkendala biaya.
Meskipun sistem pendaftaran online (daring) telah disediakan melalui tautan khusus, Jumadi mengungkapkan bahwa mayoritas orang tua di Kayong Utara masih lebih memilih mendaftar secara offline.
Para orang tua cenderung datang langsung ke sekolah dengan membawa berkas fisik. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain, Orang tua merasa lebih nyaman untuk bertanya dan berinteraksi langsung dengan guru atau panitia di sekolah.
Kemudian, Kemampuan akses teknologi di kalangan orang tua yang bervariasi membuat metode tatap muka masih menjadi pilihan yang paling efektif.
Dengan kesiapan ini, Dinas Pendidikan berharap proses transisi siswa ke jenjang pendidikan yang baru dapat berjalan lancar tanpa ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan akses sekolah. (Sans)
KALBARONLINE.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara memastikan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini tetap mengedepankan prinsip objektivitas dan inklusivitas.
Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Jumadi Gading menerangkan, bahwa seluruh sekolah di bawah naungan Disdik wajib mengikuti petunjuk teknis (juknis) yang telah dikeluarkan pemerintah daerah.
Diketahui, sesuai juknis, sekolah diminta ketat mengikuti aturan main yang telah ditetapkan dalam juknis PPDB pemerintah daerah, objektif dan non diskriminatif, tidak boleh ada perbedaan perlakuan terhadap calon siswa.
"Semua anak harus punya kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan di daerah kita," ujar Jumadi Gading kepada awak media, Selasa (05/05/2026).
Untuk itu, program pendidikan gratis di Kayong Utara terus berlanjut guna memastikan seluruh anak dapat bersekolah tanpa terkendala biaya.
Meskipun sistem pendaftaran online (daring) telah disediakan melalui tautan khusus, Jumadi mengungkapkan bahwa mayoritas orang tua di Kayong Utara masih lebih memilih mendaftar secara offline.
Para orang tua cenderung datang langsung ke sekolah dengan membawa berkas fisik. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain, Orang tua merasa lebih nyaman untuk bertanya dan berinteraksi langsung dengan guru atau panitia di sekolah.
Kemudian, Kemampuan akses teknologi di kalangan orang tua yang bervariasi membuat metode tatap muka masih menjadi pilihan yang paling efektif.
Dengan kesiapan ini, Dinas Pendidikan berharap proses transisi siswa ke jenjang pendidikan yang baru dapat berjalan lancar tanpa ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan akses sekolah. (Sans)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini