Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 21 April 2026 |
KALBARONLINE.com – Harapan akan fasilitas pendidikan yang layak masih menjadi mimpi bagi para siswa-siswi SDN 32 Jelutung, Kecamatan Simpang Hilir.
Di tengah kondisi bangunan yang belum permanen dan keterbatasan sarana, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara kini didesak untuk segera turun tangan menuntaskan pembangunan gedung sekolah yang sebelumnya sempat roboh tersebut.
Hal ini turut disampaikan oleh salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak disebutkan. Ia menaruh harapan besar agar pemerintah daerah melalui dinas terkait segera turun tangan melihat keadaan di lapangan.
"Kondisi terkini SDN 32 Jelutung, semoga pihak terkait segera turun melihat langsung kondisi sekolah ini," kata warga setempat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Jumadi Gading membenarkan, bahwa kondisi infrastruktur di SDN 32 Jelutung memang belum sepenuhnya memadai.
"Betul bang, karena sekolah ini kondisinya sudah roboh sebelumnya. Tahun lalu baru mampu kite bangun 2 lokal, sisanya memang masih di bangunan sementara," ungkap Jumadi saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (21/04/2026).
Meski saat ini sebagian siswa masih harus belajar di bangunan sementara, pihak dinas pendidikan menyatakan tetap mengupayakan agar sisa bangunan yang belum permanen dapat segera ditangani.
Seperti diketahui, kondisi SDN 32 Jelutung ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah akan pentingnya pemerataan infrastruktur pendidikan, terutama di wilayah-wilayah terpencil agar standar kualitas belajar mengajar tidak tertinggal dari wilayah perkotaan. (Sans)
KALBARONLINE.com – Harapan akan fasilitas pendidikan yang layak masih menjadi mimpi bagi para siswa-siswi SDN 32 Jelutung, Kecamatan Simpang Hilir.
Di tengah kondisi bangunan yang belum permanen dan keterbatasan sarana, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara kini didesak untuk segera turun tangan menuntaskan pembangunan gedung sekolah yang sebelumnya sempat roboh tersebut.
Hal ini turut disampaikan oleh salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak disebutkan. Ia menaruh harapan besar agar pemerintah daerah melalui dinas terkait segera turun tangan melihat keadaan di lapangan.
"Kondisi terkini SDN 32 Jelutung, semoga pihak terkait segera turun melihat langsung kondisi sekolah ini," kata warga setempat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Jumadi Gading membenarkan, bahwa kondisi infrastruktur di SDN 32 Jelutung memang belum sepenuhnya memadai.
"Betul bang, karena sekolah ini kondisinya sudah roboh sebelumnya. Tahun lalu baru mampu kite bangun 2 lokal, sisanya memang masih di bangunan sementara," ungkap Jumadi saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (21/04/2026).
Meski saat ini sebagian siswa masih harus belajar di bangunan sementara, pihak dinas pendidikan menyatakan tetap mengupayakan agar sisa bangunan yang belum permanen dapat segera ditangani.
Seperti diketahui, kondisi SDN 32 Jelutung ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah akan pentingnya pemerataan infrastruktur pendidikan, terutama di wilayah-wilayah terpencil agar standar kualitas belajar mengajar tidak tertinggal dari wilayah perkotaan. (Sans)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini