Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 03 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Kalbar Food Festival kembali mencatatkan sejarah baru. Ajang kuliner terbesar di Kalimantan Barat yang telah diselenggarakan ke-7 kali itu sukses memecahkan rekor dunia dengan memasak dan menyajikan 12.017 porsi lontong Sukadana, kuliner khas dari Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Sebelumnya, pada tahun lalu, festival ini juga berhasil mencetak rekor MURI melalui sajian kopi campur durian. Tahun ini, pencapaiannya meningkat signifikan hingga menembus rekor dunia.
Penyerahan piagam MURI berlangsung di Halaman Parkir A. Yani Mega Mall, Pontianak, Minggu (02/05/2026), bertepatan dengan kegiatan Sparahan Khatulistiwa 2026 yang turut memeriahkan acara.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, masyarakat, serta pelaku UMKM yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
“Dari pariwisata, ekonomi kita tumbuh. UMKM juga berkembang, dan kuliner Kalbar semakin dikenal luas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kalbar Food Festival 2026, Edy Hartono, mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari persiapan panjang yang melibatkan banyak pihak.
“Persiapan hampir satu bulan, mulai dari bahan, proses memasak, hingga pelibatan peserta seperti SMK, asosiasi chef, dan pelaku restoran,” jelasnya.
Ia menyebutkan, total biaya bahan untuk memasak lontong mencapai sekitar Rp 70 juta, belum termasuk tenaga kerja. Lebih lanjut, Edy menegaskan, bahwa pemilihan lontong Sukadana sebagai menu rekor bertujuan untuk mengangkat kekayaan kuliner daerah.
“Kita ingin mengidentifikasi dan memperkenalkan kekayaan kuliner dari setiap kabupaten/kota di Kalbar. Tahun ini lontong Sukadana, ke depan akan kita angkat kuliner lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, lontong Sukadana memiliki cita rasa dan komposisi yang khas dibandingkan dengan lontong dari daerah lain.
“Perbedaannya ada pada bumbu dan kondimen yang digunakan,” tambahnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Kalbar Food Festival kembali mencatatkan sejarah baru. Ajang kuliner terbesar di Kalimantan Barat yang telah diselenggarakan ke-7 kali itu sukses memecahkan rekor dunia dengan memasak dan menyajikan 12.017 porsi lontong Sukadana, kuliner khas dari Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Sebelumnya, pada tahun lalu, festival ini juga berhasil mencetak rekor MURI melalui sajian kopi campur durian. Tahun ini, pencapaiannya meningkat signifikan hingga menembus rekor dunia.
Penyerahan piagam MURI berlangsung di Halaman Parkir A. Yani Mega Mall, Pontianak, Minggu (02/05/2026), bertepatan dengan kegiatan Sparahan Khatulistiwa 2026 yang turut memeriahkan acara.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, masyarakat, serta pelaku UMKM yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
“Dari pariwisata, ekonomi kita tumbuh. UMKM juga berkembang, dan kuliner Kalbar semakin dikenal luas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kalbar Food Festival 2026, Edy Hartono, mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari persiapan panjang yang melibatkan banyak pihak.
“Persiapan hampir satu bulan, mulai dari bahan, proses memasak, hingga pelibatan peserta seperti SMK, asosiasi chef, dan pelaku restoran,” jelasnya.
Ia menyebutkan, total biaya bahan untuk memasak lontong mencapai sekitar Rp 70 juta, belum termasuk tenaga kerja. Lebih lanjut, Edy menegaskan, bahwa pemilihan lontong Sukadana sebagai menu rekor bertujuan untuk mengangkat kekayaan kuliner daerah.
“Kita ingin mengidentifikasi dan memperkenalkan kekayaan kuliner dari setiap kabupaten/kota di Kalbar. Tahun ini lontong Sukadana, ke depan akan kita angkat kuliner lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, lontong Sukadana memiliki cita rasa dan komposisi yang khas dibandingkan dengan lontong dari daerah lain.
“Perbedaannya ada pada bumbu dan kondimen yang digunakan,” tambahnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini