Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 29 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Pontianak tahun 2026 menunjukkan capaian yang signifikan, yakni 92 persen. Capaian ini lebih baik jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.
Anggota Dewan Pengawas RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA), Titik Rosnani pun mengapresiasi komitmen manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui forum komunikasi bersama berbagai pihak.
"Saya apresiasi ya, dengan Direktur RSUD SSMA ini dengan adanya forum ini, paling tidak ini satu komitmen yang positif dari pimpinan rumah sakit untuk berbenah memperbaiki berdasarkan pengalaman-pengalaman dari pasien terutama tadi yang kita dengar bersama," ujarnya di Ruang Rapat Direktur RSUD SSMA Pontianak, Selasa (28/06/2026).
Ia menilai, komitmen pimpinan rumah sakit mulai menunjukkan hasil yang positif. Hal itu terlihat dari peningkatan SKM tahun 2026 yang dinilai signifikan daripada tahun sebelumnya.
"Tapi komitmen dari pimpinan ini saya kira sudah menunjukkan adanya perbaikan-perbaikan. Survei Kepuasan Masyarakat di tahun 2026 ini, saya sangat-sangat signifikan peningkatannya dibanding tahun 2025," ungkapnya.
Menurutnya, capaian angka kepuasan yang lebih dari 92 persen menjadi indikator adanya respons positif dari pasien terhadap pelayanan yang diberikan.
"92 sekian persen itu menandakan adanya respon dari pasien, tanggapan dari pasien, sebagai pasien yang dilayani itu memberikan kriteria nilai yang sangat baik sekali," tambahnya.
Meski demikian, ia menegaskan masih terdapat sejumlah catatan penting yang perlu menjadi prioritas perbaikan, di antaranya ketersediaan obat, sarana dan prasarana, serta peningkatan budaya pelayanan yang ramah di lingkungan rumah sakit.
"Harapannya forum komunikasi ini berdasarkan temuan, berdasarkan tadi ada beberapa pengalaman-pengalaman, ada kesenjangan-kesenjangan, tentunya pimpinan dari rumah sakit perlu memprioritaskan poin-poin kritis, yang pertama itu tadi terkait tentang ketersediaan obat," katanya.
"Kemudian yang kedua adalah sarana-prasarana dan yang ketiga yang penting itu adalah bagaimana Direktur Rumah Sakit Umum beserta jajaran ini bisa membangun budaya pelayanan yang ramah,” lanjutnya.
Ia berharap, ke depan RSUD SSMA dapat menghadirkan sistem pelayanan yang semakin baik, sehingga mampu memberikan rasa nyaman dan ketenangan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
"Yang menjadi nilai-nilai utamanya bisa jadi nanti kita buat satu sistem pelayanan yang bisa memberikan satu penerimaan kepada masyarakat yang sangat-sangat menyenangkan dan menenangkan pasien," pungkasnya. (Jau)
KALBARONLINE.com - Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Pontianak tahun 2026 menunjukkan capaian yang signifikan, yakni 92 persen. Capaian ini lebih baik jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.
Anggota Dewan Pengawas RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA), Titik Rosnani pun mengapresiasi komitmen manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui forum komunikasi bersama berbagai pihak.
"Saya apresiasi ya, dengan Direktur RSUD SSMA ini dengan adanya forum ini, paling tidak ini satu komitmen yang positif dari pimpinan rumah sakit untuk berbenah memperbaiki berdasarkan pengalaman-pengalaman dari pasien terutama tadi yang kita dengar bersama," ujarnya di Ruang Rapat Direktur RSUD SSMA Pontianak, Selasa (28/06/2026).
Ia menilai, komitmen pimpinan rumah sakit mulai menunjukkan hasil yang positif. Hal itu terlihat dari peningkatan SKM tahun 2026 yang dinilai signifikan daripada tahun sebelumnya.
"Tapi komitmen dari pimpinan ini saya kira sudah menunjukkan adanya perbaikan-perbaikan. Survei Kepuasan Masyarakat di tahun 2026 ini, saya sangat-sangat signifikan peningkatannya dibanding tahun 2025," ungkapnya.
Menurutnya, capaian angka kepuasan yang lebih dari 92 persen menjadi indikator adanya respons positif dari pasien terhadap pelayanan yang diberikan.
"92 sekian persen itu menandakan adanya respon dari pasien, tanggapan dari pasien, sebagai pasien yang dilayani itu memberikan kriteria nilai yang sangat baik sekali," tambahnya.
Meski demikian, ia menegaskan masih terdapat sejumlah catatan penting yang perlu menjadi prioritas perbaikan, di antaranya ketersediaan obat, sarana dan prasarana, serta peningkatan budaya pelayanan yang ramah di lingkungan rumah sakit.
"Harapannya forum komunikasi ini berdasarkan temuan, berdasarkan tadi ada beberapa pengalaman-pengalaman, ada kesenjangan-kesenjangan, tentunya pimpinan dari rumah sakit perlu memprioritaskan poin-poin kritis, yang pertama itu tadi terkait tentang ketersediaan obat," katanya.
"Kemudian yang kedua adalah sarana-prasarana dan yang ketiga yang penting itu adalah bagaimana Direktur Rumah Sakit Umum beserta jajaran ini bisa membangun budaya pelayanan yang ramah,” lanjutnya.
Ia berharap, ke depan RSUD SSMA dapat menghadirkan sistem pelayanan yang semakin baik, sehingga mampu memberikan rasa nyaman dan ketenangan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
"Yang menjadi nilai-nilai utamanya bisa jadi nanti kita buat satu sistem pelayanan yang bisa memberikan satu penerimaan kepada masyarakat yang sangat-sangat menyenangkan dan menenangkan pasien," pungkasnya. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini