Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 28 April 2026 |
KALBARONLINE.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Ketapang mulai melakukan penanganan darurat terhadap sejumlah ruas jalan rusak di pusat kota, menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat.
Ketua Tim Pemeliharaan PUTR Ketapang, Budhi Haryanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan terbaru, terdapat enam ruas jalan dalam kondisi rusak berat dengan lubang yang cukup dalam dan membahayakan pengguna jalan.
Selain itu, sebanyak 11 ruas lainnya tercatat mengalami kerusakan ringan. Adapun ruas jalan yang mengalami kerusakan parah di antaranya Jalan Panembahan Bandala, Jalan Tetemak, Jalan Gajah Mada (Sukabangun), serta Jalan Mulia Kerta.
Menurut Budhi, kondisi tersebut sudah menyebabkan sejumlah kecelakaan, sehingga penanganannya diprioritaskan.
“Ruas jalan dengan kerusakan berat menjadi fokus utama karena sudah banyak pengendara yang mengalami kecelakaan akibat lubang,” ujarnya saat ditemui di Jalan Tetemak, Selasa (28/04/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan jalan sebagian besar dipicu oleh kendaraan dengan muatan berlebih yang melampaui kapasitas jalan kabupaten. Salah satu titik yang dinilai rawan berada di Jalan Panembahan Bandala.
Sebagai langkah awal, PUTR melakukan perbaikan sementara dengan metode penambalan menggunakan cor beton. Dalam dua hari terakhir, perbaikan telah dilakukan di beberapa titik, di antaranya Jalan Tetemak, Jalan Panembahan Bandala, dan Jalan Gajah Mada.
“Penanganan ini masih bersifat sementara sambil menunggu perencanaan anggaran selesai,” jelasnya.
Budhi menambahkan, perbaikan darurat juga melibatkan partisipasi masyarakat setempat dengan pengawasan tim teknis guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Ketapang mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk perbaikan jalan dalam kota.
Saat ini, proses penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) masih berlangsung dan ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
“Perbaikan permanen nantinya akan dilakukan melalui anggaran murni 2026, dengan metode yang disesuaikan kondisi jalan, baik menggunakan aspal maupun beton, termasuk peninggian badan jalan di titik rawan genangan,” tambahnya.
Ke depan, PUTR juga akan meningkatkan pemeliharaan rutin serta mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar tidak membawa muatan berlebih guna menjaga ketahanan jalan. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Ketapang mulai melakukan penanganan darurat terhadap sejumlah ruas jalan rusak di pusat kota, menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat.
Ketua Tim Pemeliharaan PUTR Ketapang, Budhi Haryanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan terbaru, terdapat enam ruas jalan dalam kondisi rusak berat dengan lubang yang cukup dalam dan membahayakan pengguna jalan.
Selain itu, sebanyak 11 ruas lainnya tercatat mengalami kerusakan ringan. Adapun ruas jalan yang mengalami kerusakan parah di antaranya Jalan Panembahan Bandala, Jalan Tetemak, Jalan Gajah Mada (Sukabangun), serta Jalan Mulia Kerta.
Menurut Budhi, kondisi tersebut sudah menyebabkan sejumlah kecelakaan, sehingga penanganannya diprioritaskan.
“Ruas jalan dengan kerusakan berat menjadi fokus utama karena sudah banyak pengendara yang mengalami kecelakaan akibat lubang,” ujarnya saat ditemui di Jalan Tetemak, Selasa (28/04/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan jalan sebagian besar dipicu oleh kendaraan dengan muatan berlebih yang melampaui kapasitas jalan kabupaten. Salah satu titik yang dinilai rawan berada di Jalan Panembahan Bandala.
Sebagai langkah awal, PUTR melakukan perbaikan sementara dengan metode penambalan menggunakan cor beton. Dalam dua hari terakhir, perbaikan telah dilakukan di beberapa titik, di antaranya Jalan Tetemak, Jalan Panembahan Bandala, dan Jalan Gajah Mada.
“Penanganan ini masih bersifat sementara sambil menunggu perencanaan anggaran selesai,” jelasnya.
Budhi menambahkan, perbaikan darurat juga melibatkan partisipasi masyarakat setempat dengan pengawasan tim teknis guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Ketapang mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk perbaikan jalan dalam kota.
Saat ini, proses penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) masih berlangsung dan ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
“Perbaikan permanen nantinya akan dilakukan melalui anggaran murni 2026, dengan metode yang disesuaikan kondisi jalan, baik menggunakan aspal maupun beton, termasuk peninggian badan jalan di titik rawan genangan,” tambahnya.
Ke depan, PUTR juga akan meningkatkan pemeliharaan rutin serta mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar tidak membawa muatan berlebih guna menjaga ketahanan jalan. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini