Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 24 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Warga Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, dikejutkan oleh aksi pencurian dengan kekerasan yang diduga dilakukan seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di rumah seorang warga bernama Agus di Desa Sepakat Jaya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel dinding papan di bagian dapur. Setelah berhasil masuk, pelaku menemukan tas berisi uang tunai sebesar Rp 11,6 juta. Namun, aksinya dipergoki korban yang terbangun akibat mendengar suara mencurigakan dari arah dapur.
Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris melalui Kapolsek Nanga Tayap, AKP Bagus Tri Baskoro menyampaikan, bahwa pelaku diduga panik saat kepergok, sehingga melakukan kekerasan terhadap korban menggunakan sejumlah alat yang ditemukan di lokasi.
“Beberapa jam setelah kejadian, pelaku berhasil kami amankan di rumah temannya di Desa Nanga Tayap bersama barang bukti berupa kunci inggris, tang, dan obeng yang digunakan untuk menganiaya korban,” ujar AKP Bagus, Jumat (24/04/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala, leher, dan dada, serta sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Nanga Tayap.
Polisi juga mengungkapkan bahwa pelaku yang masih di bawah umur diduga terpengaruh penyalahgunaan narkotika jenis sabu, yang menjadi salah satu faktor pendorong aksi nekat tersebut.
“Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait motif lain, kemungkinan keterlibatan pihak lain, serta asal-usul narkotika yang diduga dikonsumsi pelaku,” tambah AKP Bagus.
Usai melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri dengan meninggalkan korban dalam kondisi terluka di dalam rumah. Kasus ini kini masih dalam penanganan Polsek Nanga Tayap untuk proses hukum lebih lanjut. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Warga Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, dikejutkan oleh aksi pencurian dengan kekerasan yang diduga dilakukan seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di rumah seorang warga bernama Agus di Desa Sepakat Jaya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel dinding papan di bagian dapur. Setelah berhasil masuk, pelaku menemukan tas berisi uang tunai sebesar Rp 11,6 juta. Namun, aksinya dipergoki korban yang terbangun akibat mendengar suara mencurigakan dari arah dapur.
Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris melalui Kapolsek Nanga Tayap, AKP Bagus Tri Baskoro menyampaikan, bahwa pelaku diduga panik saat kepergok, sehingga melakukan kekerasan terhadap korban menggunakan sejumlah alat yang ditemukan di lokasi.
“Beberapa jam setelah kejadian, pelaku berhasil kami amankan di rumah temannya di Desa Nanga Tayap bersama barang bukti berupa kunci inggris, tang, dan obeng yang digunakan untuk menganiaya korban,” ujar AKP Bagus, Jumat (24/04/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala, leher, dan dada, serta sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Nanga Tayap.
Polisi juga mengungkapkan bahwa pelaku yang masih di bawah umur diduga terpengaruh penyalahgunaan narkotika jenis sabu, yang menjadi salah satu faktor pendorong aksi nekat tersebut.
“Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait motif lain, kemungkinan keterlibatan pihak lain, serta asal-usul narkotika yang diduga dikonsumsi pelaku,” tambah AKP Bagus.
Usai melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri dengan meninggalkan korban dalam kondisi terluka di dalam rumah. Kasus ini kini masih dalam penanganan Polsek Nanga Tayap untuk proses hukum lebih lanjut. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini