Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Tuesday, 08 August 2023 |
KalbarOnline, Pontianak - Inisiasi Pusat Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Puskowapi) Kalimantan Barat membentuk 18 warung posko pangan yang tersebar di Kota Pontianak, mendapat apresiasi dan dukungan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Posko pangan ini merupakan warung yang menjual sembako dengan harga relatif lebih murah dari harga pasaran.
Edi menilai, kehadiran posko pangan yang menjual berbagai paket sembako murah ini sebuah langkah hebat dalam memberikan solusi bagi masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.
"Inisiatif ini menunjukkan kepekaan Puskowapi terhadap kebutuhan dasar masyarakat dan komitmen mereka dalam membantu meringankan beban finansial warga yang berpenghasilan rendah," ujarnya usai meresmikan Toko Ibu Mahlina sebagai posko pangan di Jalan Rajawali, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, Selasa (08/08/2023).
Menurutnya, keberadaan posko pangan ini sebagai bentuk dari kolaborasi bersama dalam memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapatkan harga bahan pokok yang terjangkau.
Ke depan, dengan program dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak serta keterlibatan BUMD dan BUMN hingga sektor usaha, akan menjalin kerja sama melalui pemberian subsidi-subsidi terhadap bahan kebutuhan pokok.
"Misalnya dengan menggandeng distributor atau agen-agen kebutuhan pokok, untuk memberikan harga di bawah harga pasaran. sehingga terjangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah," kata Edi.
[caption id="attachment_139006" align="alignnone" width="1280"]
Peresmian Toko Ibu Mahlina sebagai posko pangan di Jalan Rajawali, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, Selasa (08/08/2023). (Foto: Indri)[/caption]
Selain meringankan beban masyarakat, posko pangan ini juga bisa membantu mengendalikan inflasi maupun kelangkaan bahan pokok di Kota Pontianak. Apalagi masih ada masyarakat Kota Pontianak yang masuk dalam kategori sangat miskin yang menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana agar mereka bisa hidup layak dan sejahtera sesuai dengan daya beli terutama kebutuhan pokok yang terjangkau.
Ia pun berharap, posko pangan ini dapat dibuka sebanyak-banyaknya di tengah-tengah masyarakat.
"Kita harapkan tidak hanya sekedar posko pangan, tetapi bisa menjadi minimarket yang menjual barang-barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," tuturnya.
Sementara itu, Mahlina, pemilik toko posko pangan menjelaskan, kehadiran toko miliknya sebagai posko pangan bertujuan untuk menyediakan harga pangan dengan harga terjangkau dan di bawah harga pasar. Dengan begitu, masyarakat yang berpendapatan minim atau penghasilannya rendah, bisa tercukupi dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
"Kami menyediakan paket-paket sembako murah, mulai dari paket seharga Rp 45 ribu hingga Rp 500 ribu. Isi paket tersebut antara lain minyak goreng, gula, tepung, beras, mie instan dan sebagainya sesuai dengan kebutuhan dan daya beli masyarakat," pungkasnya.
Saat ini di Kota Pontianak ada sebanyak 18 warung yang berfungsi sebagai posko pangan. 18 posko pangan tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni di Kecamatan Pontianak Kota sebanyak 5 warung, Pontianak Timur 5 warung, Pontianak Utara 4 warung dan Pontianak Barat 4 warung. (Indri)
KalbarOnline, Pontianak - Inisiasi Pusat Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Puskowapi) Kalimantan Barat membentuk 18 warung posko pangan yang tersebar di Kota Pontianak, mendapat apresiasi dan dukungan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Posko pangan ini merupakan warung yang menjual sembako dengan harga relatif lebih murah dari harga pasaran.
Edi menilai, kehadiran posko pangan yang menjual berbagai paket sembako murah ini sebuah langkah hebat dalam memberikan solusi bagi masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.
"Inisiatif ini menunjukkan kepekaan Puskowapi terhadap kebutuhan dasar masyarakat dan komitmen mereka dalam membantu meringankan beban finansial warga yang berpenghasilan rendah," ujarnya usai meresmikan Toko Ibu Mahlina sebagai posko pangan di Jalan Rajawali, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, Selasa (08/08/2023).
Menurutnya, keberadaan posko pangan ini sebagai bentuk dari kolaborasi bersama dalam memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapatkan harga bahan pokok yang terjangkau.
Ke depan, dengan program dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak serta keterlibatan BUMD dan BUMN hingga sektor usaha, akan menjalin kerja sama melalui pemberian subsidi-subsidi terhadap bahan kebutuhan pokok.
"Misalnya dengan menggandeng distributor atau agen-agen kebutuhan pokok, untuk memberikan harga di bawah harga pasaran. sehingga terjangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah," kata Edi.
[caption id="attachment_139006" align="alignnone" width="1280"]
Peresmian Toko Ibu Mahlina sebagai posko pangan di Jalan Rajawali, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, Selasa (08/08/2023). (Foto: Indri)[/caption]
Selain meringankan beban masyarakat, posko pangan ini juga bisa membantu mengendalikan inflasi maupun kelangkaan bahan pokok di Kota Pontianak. Apalagi masih ada masyarakat Kota Pontianak yang masuk dalam kategori sangat miskin yang menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana agar mereka bisa hidup layak dan sejahtera sesuai dengan daya beli terutama kebutuhan pokok yang terjangkau.
Ia pun berharap, posko pangan ini dapat dibuka sebanyak-banyaknya di tengah-tengah masyarakat.
"Kita harapkan tidak hanya sekedar posko pangan, tetapi bisa menjadi minimarket yang menjual barang-barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," tuturnya.
Sementara itu, Mahlina, pemilik toko posko pangan menjelaskan, kehadiran toko miliknya sebagai posko pangan bertujuan untuk menyediakan harga pangan dengan harga terjangkau dan di bawah harga pasar. Dengan begitu, masyarakat yang berpendapatan minim atau penghasilannya rendah, bisa tercukupi dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
"Kami menyediakan paket-paket sembako murah, mulai dari paket seharga Rp 45 ribu hingga Rp 500 ribu. Isi paket tersebut antara lain minyak goreng, gula, tepung, beras, mie instan dan sebagainya sesuai dengan kebutuhan dan daya beli masyarakat," pungkasnya.
Saat ini di Kota Pontianak ada sebanyak 18 warung yang berfungsi sebagai posko pangan. 18 posko pangan tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni di Kecamatan Pontianak Kota sebanyak 5 warung, Pontianak Timur 5 warung, Pontianak Utara 4 warung dan Pontianak Barat 4 warung. (Indri)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini