Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 19 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak menggelar operasi pasar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Mei 2026, dan menyasar enam kecamatan di Kota Pontianak.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah mengatakan, operasi pasar tersebut menjadi langkah pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan jelang hari besar keagamaan.
“Ini adalah wujud kepedulian pemerintah dalam langkah membantu mengangkat daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok,” ujarnya usai membuka operasi pasar di halaman Kantor Kecamatan Pontianak Barat, Selasa (19/5/2026).
Dalam operasi pasar ini, masyarakat bisa mendapatkan paket bahan pokok bersubsidi yang terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula pasir. Paket tersebut dijual dengan harga lebih murah dibanding harga normal di pasaran.
Pemkot Pontianak menyiapkan total 6.000 paket sembako subsidi yang dibagikan merata ke enam kecamatan. Masing-masing kecamatan mendapat alokasi sebanyak 1.000 paket.
Untuk satu paket sembako, masyarakat cukup menebus dengan harga Rp85 ribu. Padahal, harga normal paket tersebut mencapai Rp116 ribu.
“Untuk paket yang kami sediakan dalam bentuk subsidi harga, dibagi di enam kecamatan. Satu kecamatan itu 1.000 paket,” katanya.
Amirullah menjelaskan, subsidi harga tersebut berasal dari dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan mitra. Pelaksanaan operasi pasar juga melibatkan perangkat daerah terkait, camat, hingga lurah di masing-masing wilayah.
Selain membantu warga memenuhi kebutuhan pokok, operasi pasar ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Pemkot berharap distribusi bahan pokok bersubsidi dapat membantu menjaga stabilitas harga di pasaran menjelang Iduladha.
“Tujuan lainnya adalah mengendalikan inflasi. Dengan harga yang disubsidi dalam jangka waktu ini, kita membantu dari sisi suplai, sehingga diharapkan keseimbangan pasar tercapai dan harga tidak meningkat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sasaran utama program ini adalah masyarakat kurang mampu. Penerima manfaat diprioritaskan bagi warga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan data kesejahteraan sosial.
“Yang kita sarankan adalah warga kurang mampu, berdasarkan data tertentu dari sosial kemasyarakatan, yang kita kategorikan dari desil 1 sampai dengan desil 2,” terangnya.
Proses penentuan warga penerima manfaat dilakukan pihak kecamatan dan kelurahan. Mereka bertugas mendata sekaligus mengundang warga yang berhak membeli paket sembako subsidi tersebut.
Pemkot Pontianak berharap operasi pasar murah ini benar-benar membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang Iduladha, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kota Pontianak. (*)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak menggelar operasi pasar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Mei 2026, dan menyasar enam kecamatan di Kota Pontianak.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah mengatakan, operasi pasar tersebut menjadi langkah pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan jelang hari besar keagamaan.
“Ini adalah wujud kepedulian pemerintah dalam langkah membantu mengangkat daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok,” ujarnya usai membuka operasi pasar di halaman Kantor Kecamatan Pontianak Barat, Selasa (19/5/2026).
Dalam operasi pasar ini, masyarakat bisa mendapatkan paket bahan pokok bersubsidi yang terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula pasir. Paket tersebut dijual dengan harga lebih murah dibanding harga normal di pasaran.
Pemkot Pontianak menyiapkan total 6.000 paket sembako subsidi yang dibagikan merata ke enam kecamatan. Masing-masing kecamatan mendapat alokasi sebanyak 1.000 paket.
Untuk satu paket sembako, masyarakat cukup menebus dengan harga Rp85 ribu. Padahal, harga normal paket tersebut mencapai Rp116 ribu.
“Untuk paket yang kami sediakan dalam bentuk subsidi harga, dibagi di enam kecamatan. Satu kecamatan itu 1.000 paket,” katanya.
Amirullah menjelaskan, subsidi harga tersebut berasal dari dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan mitra. Pelaksanaan operasi pasar juga melibatkan perangkat daerah terkait, camat, hingga lurah di masing-masing wilayah.
Selain membantu warga memenuhi kebutuhan pokok, operasi pasar ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Pemkot berharap distribusi bahan pokok bersubsidi dapat membantu menjaga stabilitas harga di pasaran menjelang Iduladha.
“Tujuan lainnya adalah mengendalikan inflasi. Dengan harga yang disubsidi dalam jangka waktu ini, kita membantu dari sisi suplai, sehingga diharapkan keseimbangan pasar tercapai dan harga tidak meningkat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sasaran utama program ini adalah masyarakat kurang mampu. Penerima manfaat diprioritaskan bagi warga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan data kesejahteraan sosial.
“Yang kita sarankan adalah warga kurang mampu, berdasarkan data tertentu dari sosial kemasyarakatan, yang kita kategorikan dari desil 1 sampai dengan desil 2,” terangnya.
Proses penentuan warga penerima manfaat dilakukan pihak kecamatan dan kelurahan. Mereka bertugas mendata sekaligus mengundang warga yang berhak membeli paket sembako subsidi tersebut.
Pemkot Pontianak berharap operasi pasar murah ini benar-benar membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang Iduladha, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kota Pontianak. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini