Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Tuesday, 01 January 2019 |
KalbarOnline,
Pontianak – Syarif Kamaruzaman resmi mengemban
amanah sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat setelah dilakukan
pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan oleh Gubernur Kalimantan Barat,
Sutarmidji yang dilangsungkan di ruang Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar,
Senin (31/12/2018).
Ditemui usai pelantikan, Syarif Kamaruzaman
menegaskan kesiapannya untuk memenuhi permintaan Gubernur. Selama mengemban
amanah sebagai Pj sekda, ia berkomitmen untuk membantu mewujudkan visi Gubernur
yakni memperbaiki tata kelola pemerintahan.
“Ini merupakan amanah yang mengharuskan
saya melakukan percepatan-percepatan sebagaimana yang dipesankan oleh Pak
Gubernur. Dalam mengemban amanah ini, saya akan membantu mewujudkan visi beliau
terkait dengan tata kelola pemerintahan yang baik. Sehingga, perlu mempercepat
proses open bidding terutama jabatan Sekda sendiri serta beberapa jabatan yang
lowong di Pemprov terutama 11 jabatan pimpinan tinggi pratama yang juga akan
dilakukan proses open bidding,” tukasnya.
Dalam waktu dekat, dirinya akan melakukan
persiapan terkait proses pemilihan Sekda definitif dan seleksi terbuka 11
jabatan tinggi pratama di jajaran Pemprov Kalbar. Pengusulan kepada Kemendagri
dan permohonan izin kepada Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) juga akan segera
dilakukan guna mempercepat terisinya jabatan di Pemprov Kalbar yang selama ini
lowong.
“Dalam waktu dekat kita akan lakukan
persiapan-persiapan sesuai dengan arahan Pak Gubernur tadi. Mekanismenya, kita
akan lakukan rapat-rapat terkait pembahasan ini dengan pimpinan. Kemudian akan
diusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mendapat persetujuan
dan akan kita lakukan juga permohonan izin kepada KASN. Setelahnya barulah kita
lakukan proses percepatan terkait hal itu sehingga didapatlah pejabat-pejabat
definitif itu,” jelasnya.
Mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan
Setda Kalbar ini mengaku optimis proses seleksi terbuka dan pemilihan Sekda
definitif sebagaimana yang diamanatkan Gubernur terhadapnya akan terpenuhi
tepat pada waktunya. Namun, ia menggarisbawahi bahwa perintah tersebut akan
selesai tepat waktu selama tidak ada hambatan berarti di Kemendagri dan KASN.
“Kita harapkan harus. Karena perintah
beliau sudah jelas kepada kita. Kalau dari kita mungkin bisa. Tapi, ini juga
terkait dengan Kementerian Dalam Negeri dan KASN,” pungkasnya.
Seperti diketahui bahwa, Gubernur Kalbar, Sutarmidji
meminta Pj Sekda yang baru dilantik segera membentuk tim panitia seleksi
(Pansel) dan mempersiapkan segala hal yang diperlukan.
“Saya harap tiga bulan kedepan sudah ada
Sekda definitif. Jadi tugas Pak Syarif Kamaruzaman segera bentuk pansel dan
persiapkan seluruh proses seleksi,” ujarnya.
Orang nomor satu di Bumi Tanjungpura ini
juga berharap, Syarif Kamaruzaman segera mempersiapkan proses open bidding
jabatan tinggi pratama dalam satu bulan kedepan.
“Ada 11 jabatan eselon II yang akan
dilakukan open bidding dan itu harus selesai paling lama satu bulan kedepan.
Dalam bulan Januari saya harap itu bisa selesai dan Februari sudah dilantik,”
tukasnya.
Karena, lanjutnya, cukup banyak posisi yang
harus diisi. Dan open bidding ini, lanjut Midji, terbuka untuk seluruh Aparatur
Sipil Negara (ASN) sepanjang memenuhi syarat.
“Kalau perlu semua Sekda yang ada di daerah
tingkat II yang sudah memenuhi syarat, boleh ikut. Saya bisa menerima siapapun
yang lulus dari tes atau open bidding. Yang terpilih adalah yang memperoleh
nilai tertinggi,” tukasnya.
Sutarmidji juga memastikan pihaknya tak
akan melakukan intervensi apapun dalam proses open bidding bahkan tak ingin
berurusan langsung sehingga seluruh peserta yang mengikuti open bidding dapat melaksanakan
ujian tanpa beban.
“Jangan khawatir semua sesuai nilai dan
saya pasti tidak akan mau ikut campur. Bahkan kemarin ketika pemilihan Direktur
BPD, saya tak mau campur sedikitpun. Bahkan ketemu pun saya tak mau,” tukasnya.
“Tapi saya pesan, jangan sampai ada yang
menyampaikan CV (daftar riwayat hidup) ke saya. Itu akan saya sampaikan ke
panitia untuk tidak diluluskan. Semuanya ikuti saja ujian sesuai kemampuan,”
tegasnya.
Seperti diketahui bahwa Syarif Kamaruzaman
sebelumnya merupakan Plh Sekda yang ditunjuk oleh Penjabat Gubernur Kalbar,
Dody Riyadmadji yang kala itu Sekda definitif yakni M Zeet Hamdy Assovie
menjalani cuti beberapa hari sebelum Sutarmidji dan Ria Norsan dilantik sebagai
Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar terpilih pada 5 September 2018 lalu.
Turut hadir dalam pelantikan Pj Sekda ini,
seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, Kepala Organisasi
Perangkat Daerah (OPD), Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar, Kapolda Kalbar, Kepala
Bank Indonesia serta unsur Forkopimda Kalbar lainnya. (Fai)
KalbarOnline,
Pontianak – Syarif Kamaruzaman resmi mengemban
amanah sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat setelah dilakukan
pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan oleh Gubernur Kalimantan Barat,
Sutarmidji yang dilangsungkan di ruang Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar,
Senin (31/12/2018).
Ditemui usai pelantikan, Syarif Kamaruzaman
menegaskan kesiapannya untuk memenuhi permintaan Gubernur. Selama mengemban
amanah sebagai Pj sekda, ia berkomitmen untuk membantu mewujudkan visi Gubernur
yakni memperbaiki tata kelola pemerintahan.
“Ini merupakan amanah yang mengharuskan
saya melakukan percepatan-percepatan sebagaimana yang dipesankan oleh Pak
Gubernur. Dalam mengemban amanah ini, saya akan membantu mewujudkan visi beliau
terkait dengan tata kelola pemerintahan yang baik. Sehingga, perlu mempercepat
proses open bidding terutama jabatan Sekda sendiri serta beberapa jabatan yang
lowong di Pemprov terutama 11 jabatan pimpinan tinggi pratama yang juga akan
dilakukan proses open bidding,” tukasnya.
Dalam waktu dekat, dirinya akan melakukan
persiapan terkait proses pemilihan Sekda definitif dan seleksi terbuka 11
jabatan tinggi pratama di jajaran Pemprov Kalbar. Pengusulan kepada Kemendagri
dan permohonan izin kepada Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) juga akan segera
dilakukan guna mempercepat terisinya jabatan di Pemprov Kalbar yang selama ini
lowong.
“Dalam waktu dekat kita akan lakukan
persiapan-persiapan sesuai dengan arahan Pak Gubernur tadi. Mekanismenya, kita
akan lakukan rapat-rapat terkait pembahasan ini dengan pimpinan. Kemudian akan
diusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mendapat persetujuan
dan akan kita lakukan juga permohonan izin kepada KASN. Setelahnya barulah kita
lakukan proses percepatan terkait hal itu sehingga didapatlah pejabat-pejabat
definitif itu,” jelasnya.
Mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan
Setda Kalbar ini mengaku optimis proses seleksi terbuka dan pemilihan Sekda
definitif sebagaimana yang diamanatkan Gubernur terhadapnya akan terpenuhi
tepat pada waktunya. Namun, ia menggarisbawahi bahwa perintah tersebut akan
selesai tepat waktu selama tidak ada hambatan berarti di Kemendagri dan KASN.
“Kita harapkan harus. Karena perintah
beliau sudah jelas kepada kita. Kalau dari kita mungkin bisa. Tapi, ini juga
terkait dengan Kementerian Dalam Negeri dan KASN,” pungkasnya.
Seperti diketahui bahwa, Gubernur Kalbar, Sutarmidji
meminta Pj Sekda yang baru dilantik segera membentuk tim panitia seleksi
(Pansel) dan mempersiapkan segala hal yang diperlukan.
“Saya harap tiga bulan kedepan sudah ada
Sekda definitif. Jadi tugas Pak Syarif Kamaruzaman segera bentuk pansel dan
persiapkan seluruh proses seleksi,” ujarnya.
Orang nomor satu di Bumi Tanjungpura ini
juga berharap, Syarif Kamaruzaman segera mempersiapkan proses open bidding
jabatan tinggi pratama dalam satu bulan kedepan.
“Ada 11 jabatan eselon II yang akan
dilakukan open bidding dan itu harus selesai paling lama satu bulan kedepan.
Dalam bulan Januari saya harap itu bisa selesai dan Februari sudah dilantik,”
tukasnya.
Karena, lanjutnya, cukup banyak posisi yang
harus diisi. Dan open bidding ini, lanjut Midji, terbuka untuk seluruh Aparatur
Sipil Negara (ASN) sepanjang memenuhi syarat.
“Kalau perlu semua Sekda yang ada di daerah
tingkat II yang sudah memenuhi syarat, boleh ikut. Saya bisa menerima siapapun
yang lulus dari tes atau open bidding. Yang terpilih adalah yang memperoleh
nilai tertinggi,” tukasnya.
Sutarmidji juga memastikan pihaknya tak
akan melakukan intervensi apapun dalam proses open bidding bahkan tak ingin
berurusan langsung sehingga seluruh peserta yang mengikuti open bidding dapat melaksanakan
ujian tanpa beban.
“Jangan khawatir semua sesuai nilai dan
saya pasti tidak akan mau ikut campur. Bahkan kemarin ketika pemilihan Direktur
BPD, saya tak mau campur sedikitpun. Bahkan ketemu pun saya tak mau,” tukasnya.
“Tapi saya pesan, jangan sampai ada yang
menyampaikan CV (daftar riwayat hidup) ke saya. Itu akan saya sampaikan ke
panitia untuk tidak diluluskan. Semuanya ikuti saja ujian sesuai kemampuan,”
tegasnya.
Seperti diketahui bahwa Syarif Kamaruzaman
sebelumnya merupakan Plh Sekda yang ditunjuk oleh Penjabat Gubernur Kalbar,
Dody Riyadmadji yang kala itu Sekda definitif yakni M Zeet Hamdy Assovie
menjalani cuti beberapa hari sebelum Sutarmidji dan Ria Norsan dilantik sebagai
Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar terpilih pada 5 September 2018 lalu.
Turut hadir dalam pelantikan Pj Sekda ini,
seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, Kepala Organisasi
Perangkat Daerah (OPD), Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar, Kapolda Kalbar, Kepala
Bank Indonesia serta unsur Forkopimda Kalbar lainnya. (Fai)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini