Pontianak    

Emban Amanah Sebagai Pj Sekda Kalbar, Ini Komitmen Syarif Kamaruzaman

Oleh : Jauhari Fatria
Tuesday, 01 January 2019
Emban Amanah Sebagai Pj Sekda Kalbar, Ini Komitmen Syarif Kamaruzaman
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline,

Pontianak – Syarif Kamaruzaman resmi mengemban

amanah sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat setelah dilakukan

pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan oleh Gubernur Kalimantan Barat,

Sutarmidji yang dilangsungkan di ruang Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar,

Senin (31/12/2018).

Ditemui usai pelantikan, Syarif Kamaruzaman

menegaskan kesiapannya untuk memenuhi permintaan Gubernur. Selama mengemban

amanah sebagai Pj sekda, ia berkomitmen untuk membantu mewujudkan visi Gubernur

yakni memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Ini merupakan amanah yang mengharuskan

saya melakukan percepatan-percepatan sebagaimana yang dipesankan oleh Pak

Gubernur. Dalam mengemban amanah ini, saya akan membantu mewujudkan visi beliau

terkait dengan tata kelola pemerintahan yang baik. Sehingga, perlu mempercepat

proses open bidding terutama jabatan Sekda sendiri serta beberapa jabatan yang

lowong di Pemprov terutama 11 jabatan pimpinan tinggi pratama yang juga akan

dilakukan proses open bidding,” tukasnya.

Dalam waktu dekat, dirinya akan melakukan

persiapan terkait proses pemilihan Sekda definitif dan seleksi terbuka 11

jabatan tinggi pratama di jajaran Pemprov Kalbar. Pengusulan kepada Kemendagri

dan permohonan izin kepada Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) juga akan segera

dilakukan guna mempercepat terisinya jabatan di Pemprov Kalbar yang selama ini

lowong.

“Dalam waktu dekat kita akan lakukan

persiapan-persiapan sesuai dengan arahan Pak Gubernur tadi. Mekanismenya, kita

akan lakukan rapat-rapat terkait pembahasan ini dengan pimpinan. Kemudian akan

diusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mendapat persetujuan

dan akan kita lakukan juga permohonan izin kepada KASN. Setelahnya barulah kita

lakukan proses percepatan terkait hal itu sehingga didapatlah pejabat-pejabat

definitif itu,” jelasnya.

Mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan

Setda Kalbar ini mengaku optimis proses seleksi terbuka dan pemilihan Sekda

definitif sebagaimana yang diamanatkan Gubernur terhadapnya akan terpenuhi

tepat pada waktunya. Namun, ia menggarisbawahi bahwa perintah tersebut akan

selesai tepat waktu selama tidak ada hambatan berarti di Kemendagri dan KASN.

“Kita harapkan harus. Karena perintah

beliau sudah jelas kepada kita. Kalau dari kita mungkin bisa. Tapi, ini juga

terkait dengan Kementerian Dalam Negeri dan KASN,” pungkasnya.

Seperti diketahui bahwa, Gubernur Kalbar, Sutarmidji

meminta Pj Sekda yang baru dilantik segera membentuk tim panitia seleksi

(Pansel) dan mempersiapkan segala hal yang diperlukan.

“Saya harap tiga bulan kedepan sudah ada

Sekda definitif. Jadi tugas Pak Syarif Kamaruzaman segera bentuk pansel dan

persiapkan seluruh proses seleksi,” ujarnya.

Orang nomor satu di Bumi Tanjungpura ini

juga berharap, Syarif Kamaruzaman segera mempersiapkan proses open bidding

jabatan tinggi pratama dalam satu bulan kedepan.

“Ada 11 jabatan eselon II yang akan

dilakukan open bidding dan itu harus selesai paling lama satu bulan kedepan.

Dalam bulan Januari saya harap itu bisa selesai dan Februari sudah dilantik,”

tukasnya.

Karena, lanjutnya, cukup banyak posisi yang

harus diisi. Dan open bidding ini, lanjut Midji, terbuka untuk seluruh Aparatur

Sipil Negara (ASN) sepanjang memenuhi syarat.

“Kalau perlu semua Sekda yang ada di daerah

tingkat II yang sudah memenuhi syarat, boleh ikut. Saya bisa menerima siapapun

yang lulus dari tes atau open bidding. Yang terpilih adalah yang memperoleh

nilai tertinggi,” tukasnya.

Sutarmidji juga memastikan pihaknya tak

akan melakukan intervensi apapun dalam proses open bidding bahkan tak ingin

berurusan langsung sehingga seluruh peserta yang mengikuti open bidding dapat melaksanakan

ujian tanpa beban.

“Jangan khawatir semua sesuai nilai dan

saya pasti tidak akan mau ikut campur. Bahkan kemarin ketika pemilihan Direktur

BPD, saya tak mau campur sedikitpun. Bahkan ketemu pun saya tak mau,” tukasnya.

“Tapi saya pesan, jangan sampai ada yang

menyampaikan CV (daftar riwayat hidup) ke saya. Itu akan saya sampaikan ke

panitia untuk tidak diluluskan. Semuanya ikuti saja ujian sesuai kemampuan,”

tegasnya.

Seperti diketahui bahwa Syarif Kamaruzaman

sebelumnya merupakan Plh Sekda yang ditunjuk oleh Penjabat Gubernur Kalbar,

Dody Riyadmadji yang kala itu Sekda definitif yakni M Zeet Hamdy Assovie

menjalani cuti beberapa hari sebelum Sutarmidji dan Ria Norsan dilantik sebagai

Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar terpilih pada 5 September 2018 lalu.

Turut hadir dalam pelantikan Pj Sekda ini,

seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, Kepala Organisasi

Perangkat Daerah (OPD), Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar, Kapolda Kalbar, Kepala

Bank Indonesia serta unsur Forkopimda Kalbar lainnya. (Fai)

Artikel Selanjutnya
Polresta Pontianak Terjunkan 670 Personel Amankan Malam Pergantian Tahun
Tuesday, 01 January 2019
Artikel Sebelumnya
Sepanjang 2018, Polda Kalbar Tangani 5.903 Kasus
Tuesday, 01 January 2019

Berita terkait