Pontianak    

Gubernur Sutarmidji Targetkan 20 Persen Desa Mandiri di Kalbar

Oleh : Jauhari Fatria
Wednesday, 10 October 2018
Gubernur Sutarmidji Targetkan 20 Persen Desa Mandiri di Kalbar
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Pontianak

Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji berharap Provinsi Kalbar bisa dapat

menjadi model percontohan di nasional dalam penanganan masalah-masalah terkait

dengan desa.

“Kita berupaya program utama kita adalah membuat desa

mandiri,” ucap Sutarmidji, saat menghadiri Rapat Kordinasi (Rakor) Sinergitas

Tiga Pilar di wilayah Provinsi Kalbar bertempat di aula Kodam XII/ Tanjungpura,

Selasa (9/10/2018).

Dikatakannya, untuk saat ini desa sangat tertinggal sebanyak

566 desa, desa tertinggal sebanyak 865 desa, desa berkembang sebanyak 349 desa,

desa maju sebanyak 54 desa dan hanya ada 1 desa mandiri, sementara desa yang

belum terklasifikasi ada sebanyak 196 desa.

“Di Kalbar ini, desa mandiri cuma satu desa saja, dengan

sinergitas tiga pilar ini diharapkan bisa mempercepat perubahan perubahan di

desa-desa,” ujarnya.

Guna mewujudkan desa mandiri selama pemerintahannya, Sutarmidji

pun menargetkan ratusan desa di Kalbar menjadi desa mandiri.

“Target kami sesuai dengan RPJMD sebanyak 64 desa, tapi

dengan adanya sinergitas ini saya pun memasang target 20 persen desa yang ada.

Target ini sebenarnya ide gila, tapi Insya Allah Pak Pangdam dan Pak Kapolda

mendukung. Saya optimis,” tegasnya.

Dijelaskannya, sinergitas yang diinisiasi oleh Panglima

Kodam XII/ Tpr Mayjen TNI, Achmad Supriyadi merupakan wujud kerjasama antara

pemerintah daerah dengan TNI dan Polri.

“Saya kaget juga RPJMD kita (Kalbar) itu yang sasarannya

percepatan desa mandiri direspon oleh beliau-beliau (TNI-Polri) dengan cepat.

Dan Sinergi tiga pilar ini Insya Allah akan terus kita lakukan,” tukasnya.

Sementara itu, Panglima Kodam XII/Tpr, Mayjen TNI Achmad

Supriyadi mengatakan, sinergitas tiga pilar yang didalamnya pihak Koramil,

Kapolsek dan Kecamatan yang mana merupakan ujung tombak tata kelola

pemerintahan di daerah agar bisa sinergi menuju tata kelola pemerintahan yang

baik.

“Tiga pilar ini kan ujung tombak pemerintah di daerah maka

harus sinergi dan kompak untuk tata kelola pemerintahan yang baik,” kata Achmad

Supriyadi.

Sedangkan untuk target yang telah disampaikan oleh Gubernur Kalbar,

dirinya mengaku siap memenuhi dan bersama-sama mewujudkan desa mandiri.

“Untuk target dari Pak Gubernur, kita bisa terealisasi guna

mewujudkan desa mandiri, tapi kita tidak bisa mengambil perbandingan sama

persis desa mandiri seperti di pulau Jawa,” ujarnya.

Dikatakannya, membentuk desa mandiri ini juga sesuai dengan

Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, maka sangat jelas keberpihakan

pemerintah untuk memberikan regulasi dan penguatan terhadap Desa.

“Dengan harapan terwujud konstruksi desa ke depan menjadikan

desa yang maju, mandiri dan sejahtera tanpa harus kehilangan jati dirinya,”

imbuhnya. (Nasir Humas/Fai)

Artikel Selanjutnya
Peduli Keselamatan Pelajar, Bhabinkamtibmas Polsek Sekadau Hilir Berikan Traffic Cone ke Sekolah
Wednesday, 10 October 2018
Artikel Sebelumnya
Pemkot Pontianak Lanjutkan Penertiban Kawasan RSUD Soedarso
Wednesday, 10 October 2018

Berita terkait