Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 21 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Pembangunan infrastruktur jalan di Kalimantan Barat menunjukkan progres nyata. Persentase jalan mantap meningkat dari 64,01 persen pada 2024 menjadi 65,06 persen pada 2025 di masa kepemimpinan Gubernur Ria Norsan dan Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan.
Capaian ini menjadi bagian dari target besar pemerintah provinsi untuk mendorong kondisi jalan mantap hingga 80 persen selama masa kepemimpinan dalam 4 tahun kedepan.
Kepala Dinas PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen menjelaskan, bahwa pembangunan jalan dan jembatan dilakukan berdasarkan hasil survei rutin kondisi jalan, termasuk peninjauan langsung yang dilakukan gubernur ke sejumlah daerah dengan tingkat kerusakan tinggi dan aksesibilitas terbatas.
"Fokus utama kami adalah infrastruktur, terutama infrastruktur jalan, karena beliau menargetkan jalan mantap di angka 80 persen selama masa kepemimpinan. Jadi, infrastruktur jalan menjadi skala prioritas Dinas PUPR Provinsi Kalbar," ujarnya.
Pembangunan infrastruktur jalan akan difokuskan pada wilayah yang memiliki tingkat kerusakan tinggi, aksesibilitas yang terbatas serta memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas antar wilayah.
"Pemerataan bukan berarti semua dapat anggaran yang sama, Tapi jalan yang mantapnya rendah kami prioritaskan. Jalan yang sudah mantap tinggi, anggarannya kami kurangi. Jadi pemerataan itu pada fungsionalitas jalan, agar semua wilayah mendapatkan akses yang layak," ujarnya.
Salah satu ruas yang saat ini dipercepat pengerjaannya adalah Sukadana-Teluk Batang di Kabupaten Kayong Utara, yang akan menjadi akses utama pelaksanaan MTQ 2026, targetnya pengerjaan ruas jalan ini akan selesai sebelum pelaksanaan MTQ 2026 pada Agustus mendatang.
Percepatan ini dilakukan agar ruas tersebut sudah fungsional dan layak dilalui sebelum pelaksanaan kegiatan. (**)
KALBARONLINE.com - Pembangunan infrastruktur jalan di Kalimantan Barat menunjukkan progres nyata. Persentase jalan mantap meningkat dari 64,01 persen pada 2024 menjadi 65,06 persen pada 2025 di masa kepemimpinan Gubernur Ria Norsan dan Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan.
Capaian ini menjadi bagian dari target besar pemerintah provinsi untuk mendorong kondisi jalan mantap hingga 80 persen selama masa kepemimpinan dalam 4 tahun kedepan.
Kepala Dinas PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen menjelaskan, bahwa pembangunan jalan dan jembatan dilakukan berdasarkan hasil survei rutin kondisi jalan, termasuk peninjauan langsung yang dilakukan gubernur ke sejumlah daerah dengan tingkat kerusakan tinggi dan aksesibilitas terbatas.
"Fokus utama kami adalah infrastruktur, terutama infrastruktur jalan, karena beliau menargetkan jalan mantap di angka 80 persen selama masa kepemimpinan. Jadi, infrastruktur jalan menjadi skala prioritas Dinas PUPR Provinsi Kalbar," ujarnya.
Pembangunan infrastruktur jalan akan difokuskan pada wilayah yang memiliki tingkat kerusakan tinggi, aksesibilitas yang terbatas serta memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas antar wilayah.
"Pemerataan bukan berarti semua dapat anggaran yang sama, Tapi jalan yang mantapnya rendah kami prioritaskan. Jalan yang sudah mantap tinggi, anggarannya kami kurangi. Jadi pemerataan itu pada fungsionalitas jalan, agar semua wilayah mendapatkan akses yang layak," ujarnya.
Salah satu ruas yang saat ini dipercepat pengerjaannya adalah Sukadana-Teluk Batang di Kabupaten Kayong Utara, yang akan menjadi akses utama pelaksanaan MTQ 2026, targetnya pengerjaan ruas jalan ini akan selesai sebelum pelaksanaan MTQ 2026 pada Agustus mendatang.
Percepatan ini dilakukan agar ruas tersebut sudah fungsional dan layak dilalui sebelum pelaksanaan kegiatan. (**)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini