Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Wednesday, 10 October 2018 |
KalbarOnline, Sintang
– Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka acara bimbingan teknis laporan penyelenggaraan
Pemerintahan Desa di Kabupaten Sintang tahun 2018 yang berlangsung di gedung Pancasila
Sintang, Senin (8/10/2018).
“Pembangunan desa itukan pondasi bagi pembangunan kabupaten,
jadi untuk mencapai terwujudnya masyarakat Sintang yang sehat, cerdas, maju, religius
dan sejahtera itu harus dimulai dari desa. Jika desa maju, maka daerah kabupaten
akan maju,” ujarnya.
Menurut Askiman, komitmen membangun desa, membangun dari
pinggiran merupakan fokus kebijakan pemerintah secara nasional. Desa-desa di dorong
untuk ikut serta membangun insfrastruktur dasa, melakukan penguatan hilirisasi
produk dan mendapatkan akses pelayanan listrik yang optimal.
“Kita harapkan penyelenggaraan Pemerintahan Desa menjadi
bersih dan baik. Maka dari itu, aparatur pemerintah desa wajib menyusun laporan
penyelenggaraan pemerintah desa. Laporan ini sangat penting, agar dapat dinilai
tingkat kinerja dalam bekerja,” tukasnya.
“Proses penyusunan laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa
bukanlah pekerjaan mudah, perlu keseriusan, pengetahuan dan kemampuan yang
memadai dari perangkat desa tersebut,” sambungnya.
Peserta kegiatan merupakan Kepala Desa dan Sekretaris Desa
juga ada kaur desa. Jumlah peserta mencapai 315 orang dari 100 orang yang ditargetkan.
“kita akan adakan kegiatan ini secara bertahap, karna semua
desa merasa penting untuk ikut dalam acara ini,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni.
“Jadi yang awalnya kita rencanakan 100 desa dulu, lalu
seminggu sebelum kegiatan ini berlangsung banyak desa yang mengajukan untuk
ikut pada tanggal ini, jadilah hampir semua desa ikut,” tukasnya.
Roni menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan teknis ini
meruapakan salah satu kewajiban Dinas Pemdes kepada masyarakat desa. Roni
menyebutkan pihaknya berharap desa mampu dan bisa memahami bagaimana cara
membuat laporan pembangunan, laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa sehingga
nanti dapat dilakukan evaluasi yang tepat.
“Salah satu kewajiban desa ialah membuat laporan pertanggungjawaban
penggunaan dana desa. Ada proses pembinaan yang kita lakukan hari ini salah
satu bentuknya, melalui bimtek. Kegiatan ini akan kita lakukan secara bertahap
dan berkelompok. Kita sedang petakan, dibuat zona, desa-desa berdasarkan
jangkauan geografis. Supaya kegiatan bimbingan teknis ini bisa efektif dan
efisien,” pungkasnya.
Turut hadir pada acara tersebut, Asisten Bidang Perekonomian
dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Henri Harahap. (*/Sg)
KalbarOnline, Sintang
– Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka acara bimbingan teknis laporan penyelenggaraan
Pemerintahan Desa di Kabupaten Sintang tahun 2018 yang berlangsung di gedung Pancasila
Sintang, Senin (8/10/2018).
“Pembangunan desa itukan pondasi bagi pembangunan kabupaten,
jadi untuk mencapai terwujudnya masyarakat Sintang yang sehat, cerdas, maju, religius
dan sejahtera itu harus dimulai dari desa. Jika desa maju, maka daerah kabupaten
akan maju,” ujarnya.
Menurut Askiman, komitmen membangun desa, membangun dari
pinggiran merupakan fokus kebijakan pemerintah secara nasional. Desa-desa di dorong
untuk ikut serta membangun insfrastruktur dasa, melakukan penguatan hilirisasi
produk dan mendapatkan akses pelayanan listrik yang optimal.
“Kita harapkan penyelenggaraan Pemerintahan Desa menjadi
bersih dan baik. Maka dari itu, aparatur pemerintah desa wajib menyusun laporan
penyelenggaraan pemerintah desa. Laporan ini sangat penting, agar dapat dinilai
tingkat kinerja dalam bekerja,” tukasnya.
“Proses penyusunan laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa
bukanlah pekerjaan mudah, perlu keseriusan, pengetahuan dan kemampuan yang
memadai dari perangkat desa tersebut,” sambungnya.
Peserta kegiatan merupakan Kepala Desa dan Sekretaris Desa
juga ada kaur desa. Jumlah peserta mencapai 315 orang dari 100 orang yang ditargetkan.
“kita akan adakan kegiatan ini secara bertahap, karna semua
desa merasa penting untuk ikut dalam acara ini,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni.
“Jadi yang awalnya kita rencanakan 100 desa dulu, lalu
seminggu sebelum kegiatan ini berlangsung banyak desa yang mengajukan untuk
ikut pada tanggal ini, jadilah hampir semua desa ikut,” tukasnya.
Roni menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan teknis ini
meruapakan salah satu kewajiban Dinas Pemdes kepada masyarakat desa. Roni
menyebutkan pihaknya berharap desa mampu dan bisa memahami bagaimana cara
membuat laporan pembangunan, laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa sehingga
nanti dapat dilakukan evaluasi yang tepat.
“Salah satu kewajiban desa ialah membuat laporan pertanggungjawaban
penggunaan dana desa. Ada proses pembinaan yang kita lakukan hari ini salah
satu bentuknya, melalui bimtek. Kegiatan ini akan kita lakukan secara bertahap
dan berkelompok. Kita sedang petakan, dibuat zona, desa-desa berdasarkan
jangkauan geografis. Supaya kegiatan bimbingan teknis ini bisa efektif dan
efisien,” pungkasnya.
Turut hadir pada acara tersebut, Asisten Bidang Perekonomian
dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Henri Harahap. (*/Sg)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini