Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Saturday, 07 July 2018 |
Askiman: Maksimalkan APBDes
KalbarOnline, Sintang – Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM menyambangi Desa Apin Baru Kecamatan Dedai, Kamis (5/7/2018).
“Desa ini hampir tidak pernah dikunjungi oleh pejabat tingkat kabupaten, kunjungan terakhir yang mereka dapat itu 5 (lima) tahun lalu,” ungkap Askiman.
“Kita (pemerintah.red) menggunakan momen gawai adat ini untuk datang melihat mereka disini,” tambahnya.
Upacara penyambutan sederhana ditunjukkan warga menyambut kedatangan orang nomor dua di Bumi Senentang itu.
Mereka tampak kikuk dikunjungi pejabat tinggi kabupaten Sintang itu. Wakil Bupati menyempatkan diri mengunjungi beberapa rumah warga yang ada di Desa Apin Baru. Sejumlah warga lain tampak melihat malu-malu dari jendela dan pintu rumahnya kearah rumah tetangga yang dikunjungi oleh Askiman.
Pada kesempatan ini Wakil Bupati didaulat membuka tempayan tuak pemali milik warga. Beliau juga melakukan peninjauan pembangunan gedung gereja milik warga.
“Mereka membutuhkan perhatian yang serius, khususnya kondisi pembangunan belum mendapatkan bagian dari jatah pembangunan daerah. Infrastruktur dasar, jalan dan jembatan mereka saat ini kondisinya sangat parah,” tambahnya.
Pihaknya menyarankan penggunaan APBDes di desa tersebut dapat dimaskimalkan.
“Misalnya dengan pengadaan BUMDes. Lakukan komunikasi yang lebih intenslah dengan pemerintah daerah di kabupaten. Membangun komunikasi ini sangatlah penting agar arah dan strategi pembangunan walaupun ada kendala soal pendanaan,” katanya lagi.
Sementara, Kepala Desa Apin Baru, Marinus menyampaikan bahwa pihaknya mewakili warga desa mengungkapkan rasa senangnya atas kunjungan ini. Ia lalu memaparkan gambaran singkat mengenai desanya. Anak-anak Desa Apin Baru harus berjalan kaki sejauh 2-5 kilometer ke desa Buluh Merindu.
Polindes juga belum dimiliki mereka, untuk berobat mereka harus pergi desa sebelah juga. Desa ini memiliki kurang lebih 150 kepala keluarga, yang dibagi dalam 4 dusun, Apin 1-3 dan Pencaron.
“Sejak 2014 kami ini baru sekali jak dikunjungi pejabat Kabupaten, waktu itu kami meresmikan gereja lama kami bersama Uskup Agustinus. Kami ingin dengan datang ke tempat kami ini, pemerintah kabupaten bisa melihat kondisi kami disini secara langsung, sehingga nanti beliau bisa memberi kami arahan untuk lebih meningkatkan pembangunan di Apin Baru ini,” harapnya. (*/Sg)
Askiman: Maksimalkan APBDes
KalbarOnline, Sintang – Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM menyambangi Desa Apin Baru Kecamatan Dedai, Kamis (5/7/2018).
“Desa ini hampir tidak pernah dikunjungi oleh pejabat tingkat kabupaten, kunjungan terakhir yang mereka dapat itu 5 (lima) tahun lalu,” ungkap Askiman.
“Kita (pemerintah.red) menggunakan momen gawai adat ini untuk datang melihat mereka disini,” tambahnya.
Upacara penyambutan sederhana ditunjukkan warga menyambut kedatangan orang nomor dua di Bumi Senentang itu.
Mereka tampak kikuk dikunjungi pejabat tinggi kabupaten Sintang itu. Wakil Bupati menyempatkan diri mengunjungi beberapa rumah warga yang ada di Desa Apin Baru. Sejumlah warga lain tampak melihat malu-malu dari jendela dan pintu rumahnya kearah rumah tetangga yang dikunjungi oleh Askiman.
Pada kesempatan ini Wakil Bupati didaulat membuka tempayan tuak pemali milik warga. Beliau juga melakukan peninjauan pembangunan gedung gereja milik warga.
“Mereka membutuhkan perhatian yang serius, khususnya kondisi pembangunan belum mendapatkan bagian dari jatah pembangunan daerah. Infrastruktur dasar, jalan dan jembatan mereka saat ini kondisinya sangat parah,” tambahnya.
Pihaknya menyarankan penggunaan APBDes di desa tersebut dapat dimaskimalkan.
“Misalnya dengan pengadaan BUMDes. Lakukan komunikasi yang lebih intenslah dengan pemerintah daerah di kabupaten. Membangun komunikasi ini sangatlah penting agar arah dan strategi pembangunan walaupun ada kendala soal pendanaan,” katanya lagi.
Sementara, Kepala Desa Apin Baru, Marinus menyampaikan bahwa pihaknya mewakili warga desa mengungkapkan rasa senangnya atas kunjungan ini. Ia lalu memaparkan gambaran singkat mengenai desanya. Anak-anak Desa Apin Baru harus berjalan kaki sejauh 2-5 kilometer ke desa Buluh Merindu.
Polindes juga belum dimiliki mereka, untuk berobat mereka harus pergi desa sebelah juga. Desa ini memiliki kurang lebih 150 kepala keluarga, yang dibagi dalam 4 dusun, Apin 1-3 dan Pencaron.
“Sejak 2014 kami ini baru sekali jak dikunjungi pejabat Kabupaten, waktu itu kami meresmikan gereja lama kami bersama Uskup Agustinus. Kami ingin dengan datang ke tempat kami ini, pemerintah kabupaten bisa melihat kondisi kami disini secara langsung, sehingga nanti beliau bisa memberi kami arahan untuk lebih meningkatkan pembangunan di Apin Baru ini,” harapnya. (*/Sg)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini