Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Saturday, 07 July 2018 |
KalbarOnline, Sintang – Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, masyarakat Desa Ensaid Panjang, Kecamatan Kelam Permai, Kamis (5/7/2018) melaksanakan Gawai Adat Dayak 2018 di rumah Betang, dengan dengan Tema ‘Gayu Guru Gerai Nyamai’ yang dihadiri Bupati Sintang, Jarot Winarno serta didampingi Anggota Komisi V DPR-RI, Lasarus, S.Sos., M.Si.
Pesta adat Gawai Dayak di Desa Ensaid Panjang yang cukup meriah ini dihadiri ribuan masyarakat setempat, yang diwarnai dengan hiburan musik orgen tunggal serta acara ritual adat.
Bupati Jarot menyatakan bahwa gawai Dayak yang merupakan tradisi kearifan lokal masyarakat daerah wajib terus dijaga, termasuk kerajinan tenun ikat Dayak termasuk manik-manik.
“Karena setiap tahunnya pemerintah melakukan penganugrahan Pesona Indonesia dan Desa Ensaid Panjang, Kecamatan Kelam masuk nominasi 10 besar yang akan mendapatkan penghargaan Desa Adat terbaik, untuk itu diharapakan masyarakat bersama-sama tetap menjaga tradisi, budaya dan kearifan lokal yang kita miliki ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Gawai Dayak yang juga Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Roni menyatakan bahwa pihaknya mengucapkan banyak terima kasih atas peran Pemerintah Kabupaten Sintang yang telah memberikan batuan dana untuk kegiatan Gawai Dayak di Desa Ensaid Panjang ini.
Pihaknya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat sekitarnya yang telah memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan Gawai Dayak ini.
“Dan diharapkan kedepan akan menjadi agenda tahunan, yang bisa menjadi salah satu daya tarik wisata bagi para wisatawan domestik maupun manca negara,” ujarnya.
Turut hadir sejumlah Kepala Dinas, pejabat Forkopimda, serta tokoh masyarakat. (*/Sg)
KalbarOnline, Sintang – Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, masyarakat Desa Ensaid Panjang, Kecamatan Kelam Permai, Kamis (5/7/2018) melaksanakan Gawai Adat Dayak 2018 di rumah Betang, dengan dengan Tema ‘Gayu Guru Gerai Nyamai’ yang dihadiri Bupati Sintang, Jarot Winarno serta didampingi Anggota Komisi V DPR-RI, Lasarus, S.Sos., M.Si.
Pesta adat Gawai Dayak di Desa Ensaid Panjang yang cukup meriah ini dihadiri ribuan masyarakat setempat, yang diwarnai dengan hiburan musik orgen tunggal serta acara ritual adat.
Bupati Jarot menyatakan bahwa gawai Dayak yang merupakan tradisi kearifan lokal masyarakat daerah wajib terus dijaga, termasuk kerajinan tenun ikat Dayak termasuk manik-manik.
“Karena setiap tahunnya pemerintah melakukan penganugrahan Pesona Indonesia dan Desa Ensaid Panjang, Kecamatan Kelam masuk nominasi 10 besar yang akan mendapatkan penghargaan Desa Adat terbaik, untuk itu diharapakan masyarakat bersama-sama tetap menjaga tradisi, budaya dan kearifan lokal yang kita miliki ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Gawai Dayak yang juga Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Roni menyatakan bahwa pihaknya mengucapkan banyak terima kasih atas peran Pemerintah Kabupaten Sintang yang telah memberikan batuan dana untuk kegiatan Gawai Dayak di Desa Ensaid Panjang ini.
Pihaknya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat sekitarnya yang telah memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan Gawai Dayak ini.
“Dan diharapkan kedepan akan menjadi agenda tahunan, yang bisa menjadi salah satu daya tarik wisata bagi para wisatawan domestik maupun manca negara,” ujarnya.
Turut hadir sejumlah Kepala Dinas, pejabat Forkopimda, serta tokoh masyarakat. (*/Sg)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini