Pontianak    

Bahasan Ajak Warga Pontianak Jaga Generasi Muda dan Perkuat Literasi Digital di Era Modern

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 20 May 2026
Bahasan Ajak Warga Pontianak Jaga Generasi Muda dan Perkuat Literasi Digital di Era Modern
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan memimpin Apel Hari Kebangkitan Nasional ke 118 di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (19/5/2026) (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 sebagai momentum memperkuat persatuan, menjaga generasi muda, dan meningkatkan literasi digital di tengah derasnya perkembangan zaman.

Ajakan itu disampaikan Bahasan saat memimpin Apel Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (19/5/2026). Tahun ini, peringatan Harkitnas mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Menurut Bahasan, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana generasi muda menjadi aset penting bangsa yang harus dilindungi dan dipersiapkan menghadapi tantangan era digital.

“Hari ini tantangan bangsa sudah berubah. Kita tidak hanya bicara tentang kedaulatan wilayah, tetapi juga kedaulatan informasi, kualitas sumber daya manusia, dan kesiapan generasi muda menghadapi era digital,” ujarnya.

Ia menjelaskan, semangat Hari Kebangkitan Nasional tidak boleh hanya dipandang sebagai peristiwa sejarah semata. Momentum lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 1908, kata dia, menjadi tonggak penting kebangkitan kesadaran bangsa melalui perjuangan intelektual, organisasi, dan diplomasi.

Karena itu, semangat kebangkitan harus terus dihidupkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk menghadapi tantangan transformasi digital, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi masyarakat.

Bahasan menilai, generasi muda saat ini membutuhkan lingkungan yang sehat untuk tumbuh dan berkembang, termasuk di ruang digital yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak kita adalah tunas bangsa. Mereka harus tumbuh di lingkungan yang sehat, termasuk di ruang digital. Karena itu, literasi digital, etika bermedia, dan pendampingan keluarga menjadi sangat penting,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi dan arus informasi.

Dalam konteks pembangunan daerah, Bahasan menyebut semangat Kebangkitan Nasional harus diwujudkan melalui kerja nyata, mulai dari memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga membangun ekonomi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

Selain itu, ia mengajak generasi muda Pontianak untuk terus belajar, berkarya, berinovasi, dan aktif berkontribusi bagi kemajuan kota.

“Kebangkitan Nasional bukan hanya milik masa lalu. Ia harus hadir dalam cara kita bekerja hari ini, dalam cara kita membangun kota, menjaga anak-anak, memperkuat persatuan, dan memastikan pembangunan memberi manfaat bagi semua,” pungkasnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Proyek Pembangunan Kantor Bupati Kapuas Hulu Satap Hilangkan Aset Sejarah Dua Meriam Peninggalan VOC
Wednesday, 20 May 2026
Artikel Sebelumnya
Dandim Putussibau Hadiri Sertijab Danyonif 644 Walet Sakti
Wednesday, 20 May 2026

Berita terkait