Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 18 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Edi Rusdi Kamtono meminta Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa atau PDAM Pontianak terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat di usia ke-51 tahun.
Meski cakupan pelayanan sudah mencapai 90,54 persen dengan kapasitas terpasang sebesar 2.358 liter per detik, Edi menilai peningkatan layanan tetap harus menjadi prioritas utama.
“Saya menekankan di usia ke-51 ini agar PDAM terus bekerja meningkatkan kualitas pelayanan secara profesional, menjadikan pelanggan atau masyarakat sebagai model dalam memberikan kepuasan terhadap layanan air bersih,” ujarnya usai apel peringatan HUT Perumda Tirta Khatulistiwa, Senin (18/5/2026).
Menurut Edi, pelayanan air bersih yang ideal membutuhkan investasi besar, mulai dari pembangunan jaringan distribusi, teknologi, sumber daya manusia hingga dukungan keuangan.
Ia juga menyoroti tantangan kualitas air baku, termasuk ancaman intrusi air laut di Sungai Kapuas yang dapat memengaruhi kualitas air bersih untuk masyarakat.
“Pengaruh air baku tidak bisa dipungkiri. Kondisi intrusi air laut juga akan berpengaruh terhadap kualitas air. Karena itu, pegawai PDAM harus bekerja profesional, disiplin, transparan, sesuai SOP, dan menjaga integritas,” katanya.
Selain itu, Edi meminta PDAM Pontianak serius menekan tingkat kebocoran air atau non revenue water (NRW). Saat ini tingkat kebocoran tercatat berada di angka 28,77 persen.
Ia menargetkan angka tersebut bisa ditekan hingga di bawah 28 persen.
“Kebocoran itu disebabkan jaringan distribusi yang sebagian sudah tua dan rusak. Itu harus diganti. Saya minta ditekan di bawah 28 persen,” tegasnya.
Tak hanya soal jaringan, Edi juga mendorong inovasi layanan berbasis digital agar pelayanan kepada pelanggan semakin cepat dan efisien.
Menurutnya, sistem digital perlu dimanfaatkan untuk pengelolaan data pelanggan, pembayaran, pengaduan hingga percepatan respons terhadap keluhan masyarakat.
“Inovasi layanan harus terus dilakukan, termasuk aplikasi berbasis digital untuk data pelanggan, pembayaran, maupun sistem. Yang penting juga responsif terhadap keluhan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Khatulistiwa, Abdullah mengatakan pihaknya akan terus berupaya mencapai target pelayanan yang telah ditetapkan.
Salah satu peningkatan yang dilakukan yakni pengoperasian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nipah Kuning berkapasitas 300 liter per detik.
“Dengan selesainya dan beroperasinya instalasi Nipah Kuning 300 liter per detik, sekarang total kapasitas kami menjadi 2.358 liter per detik,” ujarnya.
Abdullah juga memastikan pihaknya terus berupaya menekan angka kebocoran air sesuai target tahun 2026 sebesar 28,6 persen.
“Memang kami ditargetkan tahun ini 28,6 persen. Insyaallah kami akan berupaya semaksimal mungkin agar target tersebut bisa tercapai,” katanya.
Dalam rangka HUT ke-51, Perumda Tirta Khatulistiwa turut memberikan diskon sebesar 51 persen bagi pelanggan pasif yang ingin mengaktifkan kembali sambungan air.
Program ini berlaku khusus untuk pelanggan yang sudah tidak aktif selama lebih dari empat bulan.
“Diskonnya 51 persen, sesuai HUT ke-51. Ini untuk pelanggan pasif yang membuka sambungan kembali, khususnya yang sudah empat bulan ke atas,” ungkap Abdullah.
Program diskon tersebut berlaku bagi pelanggan golongan rumah tangga 2A1, 2A2, dan 2A3 mulai 18 Mei hingga 31 Juli 2026.
“Semoga ini bermanfaat bagi pelanggan pasif, sehingga mereka bisa menjadi pelanggan aktif kembali,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Edi Rusdi Kamtono meminta Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa atau PDAM Pontianak terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat di usia ke-51 tahun.
Meski cakupan pelayanan sudah mencapai 90,54 persen dengan kapasitas terpasang sebesar 2.358 liter per detik, Edi menilai peningkatan layanan tetap harus menjadi prioritas utama.
“Saya menekankan di usia ke-51 ini agar PDAM terus bekerja meningkatkan kualitas pelayanan secara profesional, menjadikan pelanggan atau masyarakat sebagai model dalam memberikan kepuasan terhadap layanan air bersih,” ujarnya usai apel peringatan HUT Perumda Tirta Khatulistiwa, Senin (18/5/2026).
Menurut Edi, pelayanan air bersih yang ideal membutuhkan investasi besar, mulai dari pembangunan jaringan distribusi, teknologi, sumber daya manusia hingga dukungan keuangan.
Ia juga menyoroti tantangan kualitas air baku, termasuk ancaman intrusi air laut di Sungai Kapuas yang dapat memengaruhi kualitas air bersih untuk masyarakat.
“Pengaruh air baku tidak bisa dipungkiri. Kondisi intrusi air laut juga akan berpengaruh terhadap kualitas air. Karena itu, pegawai PDAM harus bekerja profesional, disiplin, transparan, sesuai SOP, dan menjaga integritas,” katanya.
Selain itu, Edi meminta PDAM Pontianak serius menekan tingkat kebocoran air atau non revenue water (NRW). Saat ini tingkat kebocoran tercatat berada di angka 28,77 persen.
Ia menargetkan angka tersebut bisa ditekan hingga di bawah 28 persen.
“Kebocoran itu disebabkan jaringan distribusi yang sebagian sudah tua dan rusak. Itu harus diganti. Saya minta ditekan di bawah 28 persen,” tegasnya.
Tak hanya soal jaringan, Edi juga mendorong inovasi layanan berbasis digital agar pelayanan kepada pelanggan semakin cepat dan efisien.
Menurutnya, sistem digital perlu dimanfaatkan untuk pengelolaan data pelanggan, pembayaran, pengaduan hingga percepatan respons terhadap keluhan masyarakat.
“Inovasi layanan harus terus dilakukan, termasuk aplikasi berbasis digital untuk data pelanggan, pembayaran, maupun sistem. Yang penting juga responsif terhadap keluhan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Khatulistiwa, Abdullah mengatakan pihaknya akan terus berupaya mencapai target pelayanan yang telah ditetapkan.
Salah satu peningkatan yang dilakukan yakni pengoperasian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nipah Kuning berkapasitas 300 liter per detik.
“Dengan selesainya dan beroperasinya instalasi Nipah Kuning 300 liter per detik, sekarang total kapasitas kami menjadi 2.358 liter per detik,” ujarnya.
Abdullah juga memastikan pihaknya terus berupaya menekan angka kebocoran air sesuai target tahun 2026 sebesar 28,6 persen.
“Memang kami ditargetkan tahun ini 28,6 persen. Insyaallah kami akan berupaya semaksimal mungkin agar target tersebut bisa tercapai,” katanya.
Dalam rangka HUT ke-51, Perumda Tirta Khatulistiwa turut memberikan diskon sebesar 51 persen bagi pelanggan pasif yang ingin mengaktifkan kembali sambungan air.
Program ini berlaku khusus untuk pelanggan yang sudah tidak aktif selama lebih dari empat bulan.
“Diskonnya 51 persen, sesuai HUT ke-51. Ini untuk pelanggan pasif yang membuka sambungan kembali, khususnya yang sudah empat bulan ke atas,” ungkap Abdullah.
Program diskon tersebut berlaku bagi pelanggan golongan rumah tangga 2A1, 2A2, dan 2A3 mulai 18 Mei hingga 31 Juli 2026.
“Semoga ini bermanfaat bagi pelanggan pasif, sehingga mereka bisa menjadi pelanggan aktif kembali,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini