Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 16 May 2026 |
KALBARONLINE.com –Bahasan menilai pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan menjadi wadah penting untuk melahirkan bibit unggul qari dan qariah di Kota Pontianak.
Menurutnya, ajang MTQ di tingkat wilayah menjadi ruang strategis bagi peserta dari setiap kelurahan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.
“Pembukaan MTQ ke-34 di Kecamatan Pontianak Utara ini sangat meriah. Kehadiran masyarakat luar biasa, ada drum band dan kafilah dari empat kelurahan. Ini bukti nyata antusiasme masyarakat,” ujar Bahasan saat membuka MTQ ke-34 tingkat Kecamatan Pontianak Utara di halaman Kantor Camat Pontianak Utara, Sabtu (16/5/2026).
Ia mengatakan, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana membangun motivasi masyarakat agar semakin dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Bahasan berharap kegiatan tersebut mampu mendorong semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, untuk terus belajar membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
“Semoga pelaksanaan MTQ di Pontianak Utara ini membawa motivasi kepada masyarakat, mulai dari anak usia dini, remaja, dewasa hingga orang tua, untuk terus mengamalkan Al-Qur’an,” katanya.
Kepada para peserta MTQ, ia berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan tertib, sportif, dan penuh semangat.
Menurutnya, kompetisi seperti ini harus menjadi sarana untuk terus mengasah kemampuan agar kualitas bacaan maupun pemahaman Al-Qur’an semakin baik.
“Ikuti kontestasi MTQ ini secara sportif, tidak ada hal-hal negatif, tetap tertib dan terus semangat mengasah diri agar semakin baik,” pesannya.
Bahasan juga berharap peserta yang berhasil menjadi juara tidak berhenti berprestasi di tingkat kecamatan saja.
Ia meminta agar para pemenang terus dibina sehingga mampu membawa nama baik Kota Pontianak pada ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang rencananya digelar di Kayong Utara.
“Yang mendapat juara harus terus kita tingkatkan agar bisa ke jenjang lebih tinggi dan membawa nama baik Kota Pontianak di tingkat provinsi,” ujarnya.
Selain itu, Bahasan turut mengingatkan dewan juri agar menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan penilaian secara objektif.
Menurutnya, proses penilaian yang adil dan transparan sangat penting agar MTQ benar-benar melahirkan peserta terbaik yang berkualitas.
“Kami berharap dewan juri memberikan penilaian secara objektif, tanpa hal-hal subjektif. Dengan begitu, MTQ kecamatan ini bisa menghasilkan bibit-bibit unggul yang benar-benar berkualitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, Kota Pontianak tetap menargetkan hasil maksimal pada MTQ tingkat Provinsi Kalbar mendatang.
Meski selama ini Pontianak kerap berada di posisi runner-up, target juara umum tetap menjadi semangat utama.
“Targetnya tetap juara umum. Walaupun Pontianak sering juara dua, target kita tetap menjadi yang terbaik,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com –Bahasan menilai pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan menjadi wadah penting untuk melahirkan bibit unggul qari dan qariah di Kota Pontianak.
Menurutnya, ajang MTQ di tingkat wilayah menjadi ruang strategis bagi peserta dari setiap kelurahan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.
“Pembukaan MTQ ke-34 di Kecamatan Pontianak Utara ini sangat meriah. Kehadiran masyarakat luar biasa, ada drum band dan kafilah dari empat kelurahan. Ini bukti nyata antusiasme masyarakat,” ujar Bahasan saat membuka MTQ ke-34 tingkat Kecamatan Pontianak Utara di halaman Kantor Camat Pontianak Utara, Sabtu (16/5/2026).
Ia mengatakan, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana membangun motivasi masyarakat agar semakin dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Bahasan berharap kegiatan tersebut mampu mendorong semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, untuk terus belajar membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
“Semoga pelaksanaan MTQ di Pontianak Utara ini membawa motivasi kepada masyarakat, mulai dari anak usia dini, remaja, dewasa hingga orang tua, untuk terus mengamalkan Al-Qur’an,” katanya.
Kepada para peserta MTQ, ia berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan tertib, sportif, dan penuh semangat.
Menurutnya, kompetisi seperti ini harus menjadi sarana untuk terus mengasah kemampuan agar kualitas bacaan maupun pemahaman Al-Qur’an semakin baik.
“Ikuti kontestasi MTQ ini secara sportif, tidak ada hal-hal negatif, tetap tertib dan terus semangat mengasah diri agar semakin baik,” pesannya.
Bahasan juga berharap peserta yang berhasil menjadi juara tidak berhenti berprestasi di tingkat kecamatan saja.
Ia meminta agar para pemenang terus dibina sehingga mampu membawa nama baik Kota Pontianak pada ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang rencananya digelar di Kayong Utara.
“Yang mendapat juara harus terus kita tingkatkan agar bisa ke jenjang lebih tinggi dan membawa nama baik Kota Pontianak di tingkat provinsi,” ujarnya.
Selain itu, Bahasan turut mengingatkan dewan juri agar menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan penilaian secara objektif.
Menurutnya, proses penilaian yang adil dan transparan sangat penting agar MTQ benar-benar melahirkan peserta terbaik yang berkualitas.
“Kami berharap dewan juri memberikan penilaian secara objektif, tanpa hal-hal subjektif. Dengan begitu, MTQ kecamatan ini bisa menghasilkan bibit-bibit unggul yang benar-benar berkualitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, Kota Pontianak tetap menargetkan hasil maksimal pada MTQ tingkat Provinsi Kalbar mendatang.
Meski selama ini Pontianak kerap berada di posisi runner-up, target juara umum tetap menjadi semangat utama.
“Targetnya tetap juara umum. Walaupun Pontianak sering juara dua, target kita tetap menjadi yang terbaik,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini