Pontianak    

Wako Edi Ajak Warga Perkuat Persaudaraan Lewat Syiar Sholawat 40

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Friday, 15 May 2026
Wako Edi Ajak Warga Perkuat Persaudaraan Lewat Syiar Sholawat 40
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ketika memberikan sambutan dalam Syiar Sholawat 40 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Jumat (15/5/2026) (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com –Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat menjadikan kegiatan Syiar Sholawat 40 sebagai momentum memperkuat silaturahmi, memperbanyak zikir, serta menumbuhkan semangat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan yang digelar oleh Majelis Ta’lim dan Sholawat Ashabul Maimanah itu berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Jumat (15/5/2026) malam.

Dalam sambutannya, Edi mengatakan kegiatan keagamaan seperti Syiar Sholawat 40 memiliki peran penting dalam membangun suasana masyarakat yang damai, rukun, dan penuh keberkahan.

Menurutnya, sholawat tidak hanya menjadi bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Ini momentum mulia untuk silaturahmi, memperkaya zikir dan sholawat. Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, kami berterima kasih. Semoga kegiatan ini menjadi wasilah untuk memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan,” ujarnya.

Edi berharap kegiatan Syiar Sholawat 40 dapat membawa energi positif dan suasana yang lebih damai bagi masyarakat Kota Pontianak.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, saling menghormati, serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga masyarakat Kota Pontianak senantiasa hidup rukun dan damai. Dengan sholawat, mudah-mudahan hati kita menjadi lebih tenang, persaudaraan semakin kuat, dan kota ini selalu mendapat keberkahan,” katanya.

Menurut Edi, Pemerintah Kota Pontianak terus mendukung kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat kebersamaan dan membangun karakter masyarakat.

Ia menilai, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus dibarengi pembangunan spiritual, sosial, dan moral masyarakat.

“Pontianak yang maju harus dibangun dengan masyarakat yang religius, damai, dan saling menjaga. Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama,” pungkasnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Dilaunching Presiden Prabowo, Dandim Putussibau Sebut KDKMP Program Strategis Bantu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Saturday, 16 May 2026
Artikel Sebelumnya
MTQ Kecamatan Dinilai Jadi Ajang Lahirkan Bibit Unggul Qari-Qariah Pontianak
Saturday, 16 May 2026

Berita terkait