Nasional    

Di Balik Terangnya Listrik, Insan PLN Tetap Siaga Jaga Sistem di GI Senipah saat Hari Buruh

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 12 May 2026
Di Balik Terangnya Listrik, Insan PLN Tetap Siaga Jaga Sistem di GI Senipah saat Hari Buruh
Manager PLN UP2B Kaltimra, Dita Agustiono, turut melakukan pengecekan langsung peralatan di GI Senipah untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan tetap terjaga bagi masyarakat (Foto: PLN For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Momentum Hari Buruh Internasional dimaknai berbeda oleh insan PLN UP2B Kaltimra. Di saat banyak orang memperingati hari pekerja, para petugas kelistrikan tetap bersiaga menjaga keandalan sistem listrik melalui program Care for Asset di Gardu Induk (GI) Senipah, Samboja, Kutai Kartanegara, Minggu (04/05/2026).

Sebagai Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B), PLN UP2B Kaltimra memiliki peran penting dalam mengatur penyaluran beban listrik dari pembangkit menuju sistem transmisi hingga gardu induk di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Lewat kegiatan ini, PLN memastikan seluruh aset ketenagalistrikan di GI Senipah tetap berada dalam kondisi optimal demi menjaga pasokan listrik tetap andal untuk masyarakat.

GI Senipah sendiri menjadi salah satu titik vital dalam sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan Timur. Gardu induk ini berfungsi menyalurkan daya dari PLTG Senipah milik PT Kartanegara Energi Perkasa (KEP) berkapasitas 30 MVA ke sistem transmisi PLN guna mendukung stabilitas pasokan listrik di wilayah Kalimantan Timur.

Bagi insan kelistrikan, Hari Buruh bukan sekadar peringatan tahunan. Momentum ini juga menjadi pengingat atas tanggung jawab besar menjaga sistem kelistrikan tetap aman dan berjalan tanpa gangguan.

Dalam kegiatan tersebut, Manager PLN UP2B Kaltimra, Dita Agustiono, turut hadir langsung sebagai safety advisor untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Momentum Hari Buruh menjadi pengingat bahwa keandalan listrik dibangun dari kerja keras dan kedisiplinan para pekerja di lapangan. Melalui Care for Asset ini, kami memastikan seluruh peralatan tetap dalam kondisi optimal agar pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Dita.

Ia menegaskan, budaya keselamatan kerja menjadi bagian penting dalam setiap proses operasional ketenagalistrikan.

“Keselamatan kerja harus menjadi budaya yang terus dijaga bersama. Karena keandalan sistem tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan dan keselamatan insan yang mengelolanya,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan bahwa menjaga keandalan listrik merupakan tanggung jawab yang dijalankan insan PLN setiap hari, termasuk saat momentum Hari Buruh.

“Bagi insan PLN, menjaga listrik tetap andal adalah tanggung jawab yang dijalankan setiap hari, termasuk di momentum Hari Buruh. Kehadiran para pekerja di lapangan menjadi bukti bahwa keandalan listrik lahir dari komitmen, kolaborasi, dan semangat menjaga pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Riko.

Melalui program Care for Asset, PLN UP2B Kaltimra terus memperkuat budaya profesionalisme, kolaborasi, dan keselamatan kerja sebagai fondasi utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. (*)

Artikel Selanjutnya
Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Tuesday, 12 May 2026
Artikel Sebelumnya
Dorong Generasi Qurani, Bahasan Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota
Tuesday, 12 May 2026

Berita terkait