Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Friday, 08 August 2025 |
KALBARONLINE.com – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) memastikan sistem kelistrikan berada dalam kondisi siaga penuh, andal, dan siap melayani masyarakat.
Selama periode siaga kelistrikan nasional yang berlangsung 16–18 Agustus 2025, tim Dispatcher PLN UP2B Kalselteng melakukan pemantauan intensif secara real-time terhadap kondisi Sistem Interkoneksi Kalimantan. Tujuannya jelas: menjamin pasokan listrik tetap stabil dan tidak ada pemadaman di momen penting ini.
Data PLN mencatat, pada 1 Agustus 2025 beban puncak Sistem Interkoneksi Kalimantan mencapai 1.868,79 megawatt (MW), dengan kontribusi Kalselteng sebesar 1.009,34 MW. Daya mampu sistem interkoneksi berada di angka 1.976,72 MW, sedangkan daya mampu wilayah Kalselteng mencapai 1.149,4 MW. Ini berarti, cadangan daya tersedia cukup untuk menjaga stabilitas sistem saat perayaan Hari Kemerdekaan.
Beban tertinggi diprediksi terjadi pada 18 Agustus dengan angka sekitar 1.675,11 MW, sementara daya mampu sistem mencapai 2.224,13 MW. Khusus Kalselteng, beban diperkirakan berada di 907,17 MW dengan daya mampu 1.145,10 MW. Pada 17 Agustus, bertepatan libur nasional, beban diproyeksikan turun menjadi 1.649,40 MW.
Manager PLN UP2B Kalselteng, Indrayadi, memastikan seluruh personel disiagakan 24 jam demi menjaga pasokan listrik tetap aman.
“Kami berkomitmen menjaga keandalan sistem kelistrikan selama momen penting nasional ini. Koordinasi intensif dan monitoring real-time terus dilakukan demi kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Indrayadi menambahkan, momentum kemerdekaan menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dan pelayanan terbaik.
“Kami pastikan sistem kelistrikan di Kalsel dan Kalteng tetap andal, agar masyarakat bisa merayakan dengan nyaman dan penuh makna,” tegasnya.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, turut mengapresiasi kesiapsiagaan tim UP2B Kalselteng.
“Kami memastikan koordinasi lintas unit berjalan optimal. Semangat kemerdekaan menjadi pemicu utama bagi seluruh insan PLN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Riko menegaskan, menjaga keandalan listrik adalah bagian dari komitmen PLN mendukung agenda nasional.
“Listrik bukan sekadar energi, tapi simbol kemajuan dan kedaulatan bangsa. Di tengah semangat kemerdekaan, kami berupaya menghadirkan sistem kelistrikan yang tangguh dan andal sebagai bentuk bakti kepada negeri,” pungkasnya.
PLN memastikan tidak ada jadwal pemadaman terencana sepanjang Agustus 2025. Gangguan hanya mungkin terjadi jika ada kendala teknis di luar prediksi. Untuk itu, tim akan tetap siaga penuh 24 jam untuk mendeteksi dan menangani potensi gangguan secara cepat dan tepat. (Jau)
KALBARONLINE.com – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) memastikan sistem kelistrikan berada dalam kondisi siaga penuh, andal, dan siap melayani masyarakat.
Selama periode siaga kelistrikan nasional yang berlangsung 16–18 Agustus 2025, tim Dispatcher PLN UP2B Kalselteng melakukan pemantauan intensif secara real-time terhadap kondisi Sistem Interkoneksi Kalimantan. Tujuannya jelas: menjamin pasokan listrik tetap stabil dan tidak ada pemadaman di momen penting ini.
Data PLN mencatat, pada 1 Agustus 2025 beban puncak Sistem Interkoneksi Kalimantan mencapai 1.868,79 megawatt (MW), dengan kontribusi Kalselteng sebesar 1.009,34 MW. Daya mampu sistem interkoneksi berada di angka 1.976,72 MW, sedangkan daya mampu wilayah Kalselteng mencapai 1.149,4 MW. Ini berarti, cadangan daya tersedia cukup untuk menjaga stabilitas sistem saat perayaan Hari Kemerdekaan.
Beban tertinggi diprediksi terjadi pada 18 Agustus dengan angka sekitar 1.675,11 MW, sementara daya mampu sistem mencapai 2.224,13 MW. Khusus Kalselteng, beban diperkirakan berada di 907,17 MW dengan daya mampu 1.145,10 MW. Pada 17 Agustus, bertepatan libur nasional, beban diproyeksikan turun menjadi 1.649,40 MW.
Manager PLN UP2B Kalselteng, Indrayadi, memastikan seluruh personel disiagakan 24 jam demi menjaga pasokan listrik tetap aman.
“Kami berkomitmen menjaga keandalan sistem kelistrikan selama momen penting nasional ini. Koordinasi intensif dan monitoring real-time terus dilakukan demi kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Indrayadi menambahkan, momentum kemerdekaan menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dan pelayanan terbaik.
“Kami pastikan sistem kelistrikan di Kalsel dan Kalteng tetap andal, agar masyarakat bisa merayakan dengan nyaman dan penuh makna,” tegasnya.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, turut mengapresiasi kesiapsiagaan tim UP2B Kalselteng.
“Kami memastikan koordinasi lintas unit berjalan optimal. Semangat kemerdekaan menjadi pemicu utama bagi seluruh insan PLN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Riko menegaskan, menjaga keandalan listrik adalah bagian dari komitmen PLN mendukung agenda nasional.
“Listrik bukan sekadar energi, tapi simbol kemajuan dan kedaulatan bangsa. Di tengah semangat kemerdekaan, kami berupaya menghadirkan sistem kelistrikan yang tangguh dan andal sebagai bentuk bakti kepada negeri,” pungkasnya.
PLN memastikan tidak ada jadwal pemadaman terencana sepanjang Agustus 2025. Gangguan hanya mungkin terjadi jika ada kendala teknis di luar prediksi. Untuk itu, tim akan tetap siaga penuh 24 jam untuk mendeteksi dan menangani potensi gangguan secara cepat dan tepat. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini