Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 11 May 2026 |
KALBARONLINE.com - Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya masa bakti 2026–2030 resmi dilantik oleh Pengurus Provinsi IPSI Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (10/05/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum IPSI Kalbar, Alexander Wilyo, yang menegaskan pentingnya memperkuat organisasi pencak silat guna melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri ratusan insan pencak silat, tokoh olahraga, unsur pemerintah daerah, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menilai pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Pencak silat adalah warisan budaya leluhur yang harus kita jaga bersama. Organisasi harus semakin kuat dan mampu mencetak prestasi di berbagai tingkatan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet yang berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang kemajuan pencak silat di daerah.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana agar pembinaan atlet berjalan maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kalbar sekaligus Anggota DPD RI Dapil Kalbar, Daud Yordan, mengajak seluruh pengurus IPSI memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya memiliki posisi strategis sebagai barometer olahraga di Kalimantan Barat.
“Kita ingin IPSI di Pontianak dan Kubu Raya mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Daud Yordan juga menegaskan pentingnya sinergi antar daerah agar pembinaan atlet dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Mari bersama membawa olahraga menuju kejayaan dan menjadikan pencak silat Kalimantan Barat semakin maju,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus IPSI yang baru dilantik.
Ia menilai pencak silat merupakan bagian dari identitas budaya bangsa yang harus terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.
“Pencak silat adalah budaya leluhur kita. Jangan sampai budaya ini hilang atau tergerus perkembangan zaman. Kita harus menjaga dan melestarikannya bersama-sama,” ujarnya.
Ria Norsan juga memastikan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap pengembangan pencak silat, baik melalui pembinaan atlet maupun penguatan organisasi.
“Prestasi yang sudah diraih harus dipertahankan dan ditingkatkan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus mendukung kegiatan IPSI demi kemajuan pencak silat di daerah,” katanya.
Selain pelantikan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang konsolidasi besar insan pencak silat di Kalimantan Barat dengan melibatkan sekitar 350 peserta.
Pengurus IPSI Kalbar menilai momentum tersebut penting untuk memperkuat persatuan organisasi pencak silat di seluruh daerah.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat sinergi dan menghilangkan sekat-sekat antar daerah. Semua harus bersatu demi kemajuan pencak silat Kalimantan Barat,” ungkap salah satu pengurus IPSI Kalbar.
Pengprov IPSI Kalbar sebelumnya juga telah melaksanakan pelantikan di sejumlah daerah seperti Sekadau, Sanggau, dan Landak. Sementara beberapa daerah lain, seperti Sambas dan Kayong Utara, masih dalam tahap konsolidasi organisasi.
Melalui pelantikan ini, IPSI Kalbar berharap seluruh organisasi pencak silat di kabupaten dan kota semakin solid, profesional, serta mampu mencetak atlet-atlet yang dapat membawa nama Kalimantan Barat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya masa bakti 2026–2030 resmi dilantik oleh Pengurus Provinsi IPSI Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (10/05/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum IPSI Kalbar, Alexander Wilyo, yang menegaskan pentingnya memperkuat organisasi pencak silat guna melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri ratusan insan pencak silat, tokoh olahraga, unsur pemerintah daerah, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menilai pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Pencak silat adalah warisan budaya leluhur yang harus kita jaga bersama. Organisasi harus semakin kuat dan mampu mencetak prestasi di berbagai tingkatan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet yang berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang kemajuan pencak silat di daerah.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana agar pembinaan atlet berjalan maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kalbar sekaligus Anggota DPD RI Dapil Kalbar, Daud Yordan, mengajak seluruh pengurus IPSI memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya memiliki posisi strategis sebagai barometer olahraga di Kalimantan Barat.
“Kita ingin IPSI di Pontianak dan Kubu Raya mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Daud Yordan juga menegaskan pentingnya sinergi antar daerah agar pembinaan atlet dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Mari bersama membawa olahraga menuju kejayaan dan menjadikan pencak silat Kalimantan Barat semakin maju,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus IPSI yang baru dilantik.
Ia menilai pencak silat merupakan bagian dari identitas budaya bangsa yang harus terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.
“Pencak silat adalah budaya leluhur kita. Jangan sampai budaya ini hilang atau tergerus perkembangan zaman. Kita harus menjaga dan melestarikannya bersama-sama,” ujarnya.
Ria Norsan juga memastikan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap pengembangan pencak silat, baik melalui pembinaan atlet maupun penguatan organisasi.
“Prestasi yang sudah diraih harus dipertahankan dan ditingkatkan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus mendukung kegiatan IPSI demi kemajuan pencak silat di daerah,” katanya.
Selain pelantikan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang konsolidasi besar insan pencak silat di Kalimantan Barat dengan melibatkan sekitar 350 peserta.
Pengurus IPSI Kalbar menilai momentum tersebut penting untuk memperkuat persatuan organisasi pencak silat di seluruh daerah.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat sinergi dan menghilangkan sekat-sekat antar daerah. Semua harus bersatu demi kemajuan pencak silat Kalimantan Barat,” ungkap salah satu pengurus IPSI Kalbar.
Pengprov IPSI Kalbar sebelumnya juga telah melaksanakan pelantikan di sejumlah daerah seperti Sekadau, Sanggau, dan Landak. Sementara beberapa daerah lain, seperti Sambas dan Kayong Utara, masih dalam tahap konsolidasi organisasi.
Melalui pelantikan ini, IPSI Kalbar berharap seluruh organisasi pencak silat di kabupaten dan kota semakin solid, profesional, serta mampu mencetak atlet-atlet yang dapat membawa nama Kalimantan Barat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini