Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 11 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Inspektur Kota Pontianak, Trisnawati, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk meningkatkan kedisiplinan, ketelitian, serta akuntabilitas dalam pelaksanaan program dan pengelolaan administrasi.
Pesan itu disampaikan Trisnawati saat memberikan arahan pada apel rutin di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (11/5/2026) pagi.
Dalam arahannya, Tina—sapaan akrabnya—menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pontianak baru saja melaksanakan exit meeting terkait pemeriksaan laporan keuangan daerah. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah menjaga ketertiban administrasi dan memperkuat koordinasi antarlembaga.
“Seluruh perangkat daerah diharapkan lebih cermat dan tertib administrasi dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga seluruh proses berjalan sesuai aturan dan tata kelola yang baik,” ujarnya.
Ia menekankan, aparatur sipil negara (ASN) perlu meningkatkan kehati-hatian dalam menjalankan tugas kedinasan, termasuk dalam pengelolaan anggaran dan administrasi kegiatan.
Menurut Tina, komitmen terhadap tertib administrasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.
Ia juga meminta setiap OPD memastikan seluruh dokumen, data, dan administrasi pendukung tersusun rapi, lengkap, serta mudah ditelusuri apabila dibutuhkan dalam proses pemeriksaan maupun koordinasi internal.
“Kami meminta seluruh perangkat daerah aktif berkoordinasi dengan Inspektorat apabila terdapat hal-hal yang memerlukan penjelasan lebih lanjut,” paparnya.
Selain menyoroti tata kelola pemerintahan, Tina turut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelepasan 1.508 jemaah haji asal Kota Pontianak. Jumlah tersebut menjadikan Pontianak sebagai salah satu daerah dengan jumlah jemaah haji terbesar di Kalimantan Barat.
“Kita doakan seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji maupun hajah yang mabrur,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Kota Pontianak akan menerima kunjungan dari Seruni atau Solidaritas Perempuan untuk Indonesia. Agenda tersebut berkaitan dengan pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKA) melalui bantuan dan pelatihan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Tina menambahkan, sepanjang Mei 2026 Kota Pontianak juga akan diwarnai sejumlah agenda besar. Karena itu, seluruh ASN diminta ikut mendukung promosi daerah sekaligus menjaga kesiapan infrastruktur dan pelayanan publik.
“Pontianak memiliki potensi besar sebagai kota tujuan wisata dan kuliner, termasuk budaya warung kopi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luar daerah,” imbuhnya.
Di tengah tantangan kondisi keuangan daerah, ia mengajak seluruh ASN tetap fokus menjalankan program pembangunan secara efektif dan efisien demi kesejahteraan masyarakat.
“Kita sudah mendekati akhir semester pertama. Seluruh program dan kegiatan diharapkan dapat dieksekusi sesuai target yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (*)
KALBARONLINE.com – Inspektur Kota Pontianak, Trisnawati, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk meningkatkan kedisiplinan, ketelitian, serta akuntabilitas dalam pelaksanaan program dan pengelolaan administrasi.
Pesan itu disampaikan Trisnawati saat memberikan arahan pada apel rutin di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (11/5/2026) pagi.
Dalam arahannya, Tina—sapaan akrabnya—menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pontianak baru saja melaksanakan exit meeting terkait pemeriksaan laporan keuangan daerah. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah menjaga ketertiban administrasi dan memperkuat koordinasi antarlembaga.
“Seluruh perangkat daerah diharapkan lebih cermat dan tertib administrasi dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga seluruh proses berjalan sesuai aturan dan tata kelola yang baik,” ujarnya.
Ia menekankan, aparatur sipil negara (ASN) perlu meningkatkan kehati-hatian dalam menjalankan tugas kedinasan, termasuk dalam pengelolaan anggaran dan administrasi kegiatan.
Menurut Tina, komitmen terhadap tertib administrasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.
Ia juga meminta setiap OPD memastikan seluruh dokumen, data, dan administrasi pendukung tersusun rapi, lengkap, serta mudah ditelusuri apabila dibutuhkan dalam proses pemeriksaan maupun koordinasi internal.
“Kami meminta seluruh perangkat daerah aktif berkoordinasi dengan Inspektorat apabila terdapat hal-hal yang memerlukan penjelasan lebih lanjut,” paparnya.
Selain menyoroti tata kelola pemerintahan, Tina turut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelepasan 1.508 jemaah haji asal Kota Pontianak. Jumlah tersebut menjadikan Pontianak sebagai salah satu daerah dengan jumlah jemaah haji terbesar di Kalimantan Barat.
“Kita doakan seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji maupun hajah yang mabrur,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Kota Pontianak akan menerima kunjungan dari Seruni atau Solidaritas Perempuan untuk Indonesia. Agenda tersebut berkaitan dengan pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKA) melalui bantuan dan pelatihan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Tina menambahkan, sepanjang Mei 2026 Kota Pontianak juga akan diwarnai sejumlah agenda besar. Karena itu, seluruh ASN diminta ikut mendukung promosi daerah sekaligus menjaga kesiapan infrastruktur dan pelayanan publik.
“Pontianak memiliki potensi besar sebagai kota tujuan wisata dan kuliner, termasuk budaya warung kopi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luar daerah,” imbuhnya.
Di tengah tantangan kondisi keuangan daerah, ia mengajak seluruh ASN tetap fokus menjalankan program pembangunan secara efektif dan efisien demi kesejahteraan masyarakat.
“Kita sudah mendekati akhir semester pertama. Seluruh program dan kegiatan diharapkan dapat dieksekusi sesuai target yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini