Pontianak    

Tak Lagi Pakai Fotokopi KTP, Urus Dokumen di Dukcapil Pontianak Cukup Gunakan NIK

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Friday, 08 May 2026
Tak Lagi Pakai Fotokopi KTP, Urus Dokumen di Dukcapil Pontianak Cukup Gunakan NIK
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak mulai menerapkan layanan administrasi kependudukan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), tanpa lagi mewajibkan fotokopi e-KTP untuk sejumlah pengurusan dokumen.

Kepala Disdukcapil Kota Pontianak, Yuni Rosdiah, mengatakan masyarakat kini cukup menuliskan NIK dengan benar pada formulir permohonan seperti seperti pengurusan akta kelahiran, perceraian, surat kehilangan, surat pindah hingga SKPT.

“Kalau terkait pelayanan di Dukcapil, sebenarnya tidak diperlukan lagi fotokopi KTP sepanjang masyarakat sudah menuliskan NIK dengan benar di formulir,” ujarnya, Jumat (08/05/2026).

Ia mengatakan, kebijakan tersebut mengacu pada Permendagri Nomor 108 Tahun 2019 serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tertanggal 28 September 2021. Dalam aturan itu disebutkan bahwa fotokopi KTP tidak lagi diperlukan apabila pemohon telah mencantumkan NIK secara benar.

Yuni menjelaskan, NIK menjadi kunci untuk membuka data kependudukan dalam sistem database nasional. Karena itu, kesalahan penulisan satu angka saja bisa membuat data tidak muncul dan menghambat proses pelayanan.

“Kami berharap dengan meniadakannya persyaratan Fotocopy KTP, masyarakat menulis (NIK) di formulir permohonannya itu dengan benar untuk kita cek di database, sehingga tidak menghambat. Kalau kita hanya memanggil nama, kan nama banyak yang sama,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, Disdukcapil Pontianak juga mulai memperbarui persyaratan layanan di website mereka dengan mengganti syarat fotokopi KTP menjadi pencantuman NIK.

Meski demikian, Yuni mengakui penerapan penuh tanpa fotokopi KTP di berbagai lembaga lain seperti bank maupun rumah sakit masih membutuhkan waktu. Hal itu karena belum semua instansi memiliki alat pembaca chip e-KTP.

“Di dalam e-KTP itu sebenarnya ada chip yang bisa dibaca, tetapi membutuhkan alat khusus. Banyak instansi yang belum memiliki fasilitas tersebut,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga telah menghadirkan IKD atau Identitas Kependudukan Digital yang sebenarnya dapat digunakan sebagai pengganti KTP fisik. Namun, menurutnya, masih diperlukan edukasi dan penegasan kebijakan agar penggunaan data digital bisa diterapkan lebih luas.

Yuni menegaskan, Disdukcapil Pontianak kini mulai lebih intens menerapkan pelayanan tanpa fotokopi KTP. Namun masyarakat tetap diminta teliti saat menuliskan NIK agar proses pelayanan tidak terkendala. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Truk Muatan Pasir Tersangkut di Pembatas Tanjakan Jembatan Kapuas I Pontianak
Friday, 08 May 2026
Artikel Sebelumnya
Joget Riang Bareng Orkes Bahagia Tutup Malam Saprahan Khatulistiwa
Friday, 08 May 2026

Berita terkait