Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 06 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Kondisi Puskesmas Sukadana menjadi sorotan setelah ditemukan dalam keadaan rusak berat. Tidak hanya gedung utama, rumah dinas dokter di lokasi tersebut juga mengalami kerusakan serius, diduga akibat kurangnya pemeliharaan dalam waktu lama.
Temuan ini mencuat pada Rabu (06/05/2026), memperlihatkan penurunan kualitas bangunan yang cukup drastis dan berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
“Kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” ungkap salah satu warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Kondisi fasilitas kesehatan Sukadana yang rusak ini menimbulkan keresahan di kalangan warga dan tenaga kesehatan (nakes). Sebagai garda terdepan layanan medis, keberadaan infrastruktur yang tidak layak dinilai bisa berdampak langsung pada kualitas pelayanan, bahkan berisiko terhadap keselamatan pasien dan tenaga medis.
Merespons hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara mulai menyiapkan langkah penanganan. Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, dr. Maria Fransisca, menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk penilaian teknis terhadap kondisi bangunan.
“Iya, memang itu sudah dilakukan penilaian oleh Dinas PU, kami sedang menunggu hasilnya. Rencananya puskesmas akan direlokasi sementara. Jadi sebetulnya sedang kami persiapkan prosesnya,” ujarnya.
Terkait kondisi rumah dinas dokter yang juga mengalami kerusakan parah, dr. Fransisca menjelaskan bahwa imbauan untuk mengosongkan bangunan tersebut sebenarnya sudah disampaikan sejak tahun lalu. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan demi keselamatan penghuni.
“Untuk rumah dinas, sudah sejak tahun lalu kami menyarankan pada Kepala Puskesmas yang lama agar mengosongkan rumah dinas tersebut demi keselamatan. Kebetulan yang tinggal di situ pun bukan orang luar daerah,” tambahnya.
Saat ini, Dinas Kesehatan Kayong Utara juga tengah mengupayakan ketersediaan anggaran untuk rehabilitasi Puskesmas Sukadana. Upaya ini dilakukan agar perbaikan fasilitas dapat segera terealisasi tanpa mengganggu akses layanan kesehatan masyarakat.
“Mudah-mudahan sejalan dengan upaya kami mengusulkan anggaran rehabilitasi puskesmas, proses relokasi pelayanan sementara dapat segera dilakukan,” tutup dr. Fransisca. (Sans)
KALBARONLINE.com – Kondisi Puskesmas Sukadana menjadi sorotan setelah ditemukan dalam keadaan rusak berat. Tidak hanya gedung utama, rumah dinas dokter di lokasi tersebut juga mengalami kerusakan serius, diduga akibat kurangnya pemeliharaan dalam waktu lama.
Temuan ini mencuat pada Rabu (06/05/2026), memperlihatkan penurunan kualitas bangunan yang cukup drastis dan berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
“Kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” ungkap salah satu warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Kondisi fasilitas kesehatan Sukadana yang rusak ini menimbulkan keresahan di kalangan warga dan tenaga kesehatan (nakes). Sebagai garda terdepan layanan medis, keberadaan infrastruktur yang tidak layak dinilai bisa berdampak langsung pada kualitas pelayanan, bahkan berisiko terhadap keselamatan pasien dan tenaga medis.
Merespons hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara mulai menyiapkan langkah penanganan. Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, dr. Maria Fransisca, menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk penilaian teknis terhadap kondisi bangunan.
“Iya, memang itu sudah dilakukan penilaian oleh Dinas PU, kami sedang menunggu hasilnya. Rencananya puskesmas akan direlokasi sementara. Jadi sebetulnya sedang kami persiapkan prosesnya,” ujarnya.
Terkait kondisi rumah dinas dokter yang juga mengalami kerusakan parah, dr. Fransisca menjelaskan bahwa imbauan untuk mengosongkan bangunan tersebut sebenarnya sudah disampaikan sejak tahun lalu. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan demi keselamatan penghuni.
“Untuk rumah dinas, sudah sejak tahun lalu kami menyarankan pada Kepala Puskesmas yang lama agar mengosongkan rumah dinas tersebut demi keselamatan. Kebetulan yang tinggal di situ pun bukan orang luar daerah,” tambahnya.
Saat ini, Dinas Kesehatan Kayong Utara juga tengah mengupayakan ketersediaan anggaran untuk rehabilitasi Puskesmas Sukadana. Upaya ini dilakukan agar perbaikan fasilitas dapat segera terealisasi tanpa mengganggu akses layanan kesehatan masyarakat.
“Mudah-mudahan sejalan dengan upaya kami mengusulkan anggaran rehabilitasi puskesmas, proses relokasi pelayanan sementara dapat segera dilakukan,” tutup dr. Fransisca. (Sans)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini