Pontianak    

Distribusi Minyakita Tembus 1 Juta Liter, Bulog Kalbar Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 06 May 2026
Distribusi Minyakita Tembus 1 Juta Liter, Bulog Kalbar Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil
Distribusi Minyakita di Kalbar tembus 1 juta liter, Bulog pastikan stok aman dan harga tetap terjangkau (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Perum Bulog Kalimantan Barat memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya beras SPHP dan Minyakita, dalam kondisi aman dan stabil. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Perum Bulog Kalbar, Rasiwan, usai meninjau sejumlah Rumah Pangan Kita (RPK) di Pasar Kemuning, Pontianak, Rabu (6/5/2026).

Dalam upaya menjaga stabilitas pangan di Kalbar, Bulog mencatat distribusi Minyakita di Kalbar telah menembus lebih dari 1 juta liter sepanjang Januari hingga April 2026. Angka ini menjadi indikator bahwa pasokan minyak goreng bersubsidi tersebut terus mengalir ke masyarakat.

“Untuk Minyakita, dari Januari sampai April sudah tersalurkan kurang lebih 1 juta liter. Stok yang tersedia saat ini sekitar 287 ribu liter di Kalbar,” ujar Rasiwan.

Ia menjelaskan, stok Minyakita tersebut telah tersebar di berbagai wilayah di Kalbar. Untuk menjaga ketersediaan tetap aman, Bulog juga menyiapkan tambahan pasokan dalam waktu dekat.

“Dalam minggu depan akan ada penambahan stok sekitar 168 ribu liter,” tambahnya.

Tak hanya soal ketersediaan, Bulog Kalbar juga memastikan harga bahan pokok tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah. Hal ini penting agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa tekanan harga yang tinggi, terutama di tengah dinamika pasar.

“Beras SPHP dan Minyakita tersedia cukup, harga tetap sesuai ketentuan. Ini menjadi kepastian agar masyarakat Kalbar bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Rasiwan menegaskan, kelancaran distribusi Minyakita dan beras SPHP akan terus dijaga, baik di pasar tradisional maupun dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SP2KP).

Dengan langkah ini, Bulog berharap stabilitas pasokan dan harga pangan di Kalimantan Barat tetap terjaga, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok.

“Semoga stok tetap terjaga dan pasokan lancar, baik di pasar tradisional maupun pasar SP2KP,” pungkasnya. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Laka Maut di Jalan Lintas Selatan Silat Hilir, Pengendara Motor Meninggal Dunia
Wednesday, 06 May 2026
Artikel Sebelumnya
Fasilitas Puskesmas Sukadana Rusak Parah, Keselamatan Nakes dan Pasien Terancam
Wednesday, 06 May 2026

Berita terkait