Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 02 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak Pemuda Pancasila Kota Pontianak memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menjaga kondusivitas kota.
Ajakan itu disampaikan Edi saat menghadiri Pelantikan Pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak periode 2026-2027 di Hotel Ibis Pontianak, Sabtu (2/5/2026) pagi.
“Kita harus sama-sama berkolaborasi untuk membangun negeri ini, khususnya Kota Pontianak,” ujarnya.
Edi menjelaskan, Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat memiliki karakteristik yang khas. Kota ini menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, ekonomi, dan pelayanan masyarakat dari berbagai daerah di Kalbar. Tingginya mobilitas warga membuat tantangan pembangunan semakin kompleks.
“Sebagai kota provinsi, Pontianak memiliki arus mobilitas masyarakat yang sangat tinggi, baik dari dalam kota maupun dari kabupaten dan kota lain di Kalimantan Barat,” katanya.
Ia menambahkan, keberagaman suku, agama, dan latar belakang masyarakat menjadi tantangan sekaligus kekuatan Kota Pontianak. Karena itu, pemerintah harus memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan rasa aman, nyaman, dan tenteram bagi warga.
Dalam kesempatan itu, Edi juga memaparkan sejumlah capaian Kota Pontianak. Dari sisi tata kelola pemerintahan, Pontianak menempati peringkat 19 dari seluruh kota di Indonesia berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak mencapai 80,82, tertinggi di Kalimantan Barat dan berada di atas rata-rata nasional.
“Ini menunjukkan tren positif dari pemerintahan kota yang sudah kita lakukan. Tetapi kita juga menyadari masih banyak hal yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.
Meski begitu, Edi menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, terutama terkait penanganan kemiskinan dan peningkatan standar hidup masyarakat.
Dalam konteks tersebut, ia menilai Pemuda Pancasila Pontianak memiliki potensi besar menjadi mitra strategis pemerintah. Dengan jaringan anggota yang tersebar luas, organisasi ini dinilai bisa membantu menyampaikan informasi dan kondisi masyarakat di lapangan.
“Pemuda Pancasila ini ada di mana-mana. Artinya, di setiap sudut Kota Pontianak ada anggotanya. Kalau ada warga yang membutuhkan bantuan atau ada persoalan di lapangan, ini bisa disampaikan,” ujarnya.
Edi juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial di era digital. Menurutnya, media sosial bisa menjadi sarana efektif untuk menyampaikan informasi pembangunan, aspirasi warga, hingga persoalan yang perlu segera ditangani.
Ia berharap kepengurusan MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak periode 2026-2027 dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kebersamaan, memperkuat stabilitas, dan mendorong pembangunan Pontianak yang maju, sejahtera, berwawasan lingkungan, serta humanis. (*)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak Pemuda Pancasila Kota Pontianak memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menjaga kondusivitas kota.
Ajakan itu disampaikan Edi saat menghadiri Pelantikan Pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak periode 2026-2027 di Hotel Ibis Pontianak, Sabtu (2/5/2026) pagi.
“Kita harus sama-sama berkolaborasi untuk membangun negeri ini, khususnya Kota Pontianak,” ujarnya.
Edi menjelaskan, Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat memiliki karakteristik yang khas. Kota ini menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, ekonomi, dan pelayanan masyarakat dari berbagai daerah di Kalbar. Tingginya mobilitas warga membuat tantangan pembangunan semakin kompleks.
“Sebagai kota provinsi, Pontianak memiliki arus mobilitas masyarakat yang sangat tinggi, baik dari dalam kota maupun dari kabupaten dan kota lain di Kalimantan Barat,” katanya.
Ia menambahkan, keberagaman suku, agama, dan latar belakang masyarakat menjadi tantangan sekaligus kekuatan Kota Pontianak. Karena itu, pemerintah harus memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan rasa aman, nyaman, dan tenteram bagi warga.
Dalam kesempatan itu, Edi juga memaparkan sejumlah capaian Kota Pontianak. Dari sisi tata kelola pemerintahan, Pontianak menempati peringkat 19 dari seluruh kota di Indonesia berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak mencapai 80,82, tertinggi di Kalimantan Barat dan berada di atas rata-rata nasional.
“Ini menunjukkan tren positif dari pemerintahan kota yang sudah kita lakukan. Tetapi kita juga menyadari masih banyak hal yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.
Meski begitu, Edi menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, terutama terkait penanganan kemiskinan dan peningkatan standar hidup masyarakat.
Dalam konteks tersebut, ia menilai Pemuda Pancasila Pontianak memiliki potensi besar menjadi mitra strategis pemerintah. Dengan jaringan anggota yang tersebar luas, organisasi ini dinilai bisa membantu menyampaikan informasi dan kondisi masyarakat di lapangan.
“Pemuda Pancasila ini ada di mana-mana. Artinya, di setiap sudut Kota Pontianak ada anggotanya. Kalau ada warga yang membutuhkan bantuan atau ada persoalan di lapangan, ini bisa disampaikan,” ujarnya.
Edi juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial di era digital. Menurutnya, media sosial bisa menjadi sarana efektif untuk menyampaikan informasi pembangunan, aspirasi warga, hingga persoalan yang perlu segera ditangani.
Ia berharap kepengurusan MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak periode 2026-2027 dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kebersamaan, memperkuat stabilitas, dan mendorong pembangunan Pontianak yang maju, sejahtera, berwawasan lingkungan, serta humanis. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini