Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 01 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan pentingnya membina generasi muda yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta mampu beradaptasi di tengah perubahan zaman. Menurutnya, ajang MTQ Pontianak Timur menjadi salah satu wadah strategis untuk membentuk generasi berkualitas dan berakhlak mulia.
Hal itu disampaikannya usai membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur di Aula BPMP, Kamis (30/4/2026) malam.
Bahasan menilai, tantangan global saat ini menuntut anak muda memiliki bekal ilmu pengetahuan, nilai budaya, serta kreativitas tinggi agar mampu bersaing di masa depan.
“Generasi kita harus cerdas berbasis ilmu pengetahuan, memiliki karakter yang kuat, serta mampu beradaptasi dengan perubahan dunia yang sangat cepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembentukan karakter menjadi fondasi penting agar generasi muda tidak mudah menyerah, punya kesabaran, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan ajaran Islam dalam membangun kehidupan yang baik.
Dalam kesempatan itu, Bahasan juga mengingatkan peserta MTQ Pontianak Timur agar menjadikan kompetisi ini sebagai ruang belajar, bukan sekadar mengejar juara.
“Kemenangan itu bonus. Yang utama adalah proses, pengalaman, dan nilai-nilai yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Ia juga berpesan kepada dewan juri agar menjalankan tugas secara objektif dan profesional. Menurutnya, integritas penilaian sangat penting demi menjaga kepercayaan peserta dan masyarakat.
Selain itu, Bahasan turut menyoroti pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Pontianak. Ia menyebut kerukunan antarumat beragama di kota ini telah berjalan baik dan wajib terus dipertahankan.
“Di Pontianak, kita bisa melihat masjid dan gereja berdiri berdampingan tanpa konflik. Ini menjadi bukti bahwa toleransi di masyarakat kita berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap nilai toleransi, kebersamaan, dan kehidupan harmonis terus dijaga sebagai modal utama mewujudkan Pontianak maju dan sejahtera.
MTQ ke-34 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur diikuti 300 peserta dari tujuh kelurahan se-Kecamatan Pontianak Timur, terdiri dari 153 peserta putri dan 147 peserta putra.
Adapun cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah anak, remaja, dewasa, tuna netra, Tilawah Usia Emas, Murattal, Mujawwad/munajat, Hifzil Qur’an 1 juz hingga 30 juz, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Kaligrafi Al-Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah Hadis. (*)
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan pentingnya membina generasi muda yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta mampu beradaptasi di tengah perubahan zaman. Menurutnya, ajang MTQ Pontianak Timur menjadi salah satu wadah strategis untuk membentuk generasi berkualitas dan berakhlak mulia.
Hal itu disampaikannya usai membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur di Aula BPMP, Kamis (30/4/2026) malam.
Bahasan menilai, tantangan global saat ini menuntut anak muda memiliki bekal ilmu pengetahuan, nilai budaya, serta kreativitas tinggi agar mampu bersaing di masa depan.
“Generasi kita harus cerdas berbasis ilmu pengetahuan, memiliki karakter yang kuat, serta mampu beradaptasi dengan perubahan dunia yang sangat cepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembentukan karakter menjadi fondasi penting agar generasi muda tidak mudah menyerah, punya kesabaran, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan ajaran Islam dalam membangun kehidupan yang baik.
Dalam kesempatan itu, Bahasan juga mengingatkan peserta MTQ Pontianak Timur agar menjadikan kompetisi ini sebagai ruang belajar, bukan sekadar mengejar juara.
“Kemenangan itu bonus. Yang utama adalah proses, pengalaman, dan nilai-nilai yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Ia juga berpesan kepada dewan juri agar menjalankan tugas secara objektif dan profesional. Menurutnya, integritas penilaian sangat penting demi menjaga kepercayaan peserta dan masyarakat.
Selain itu, Bahasan turut menyoroti pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Pontianak. Ia menyebut kerukunan antarumat beragama di kota ini telah berjalan baik dan wajib terus dipertahankan.
“Di Pontianak, kita bisa melihat masjid dan gereja berdiri berdampingan tanpa konflik. Ini menjadi bukti bahwa toleransi di masyarakat kita berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap nilai toleransi, kebersamaan, dan kehidupan harmonis terus dijaga sebagai modal utama mewujudkan Pontianak maju dan sejahtera.
MTQ ke-34 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur diikuti 300 peserta dari tujuh kelurahan se-Kecamatan Pontianak Timur, terdiri dari 153 peserta putri dan 147 peserta putra.
Adapun cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah anak, remaja, dewasa, tuna netra, Tilawah Usia Emas, Murattal, Mujawwad/munajat, Hifzil Qur’an 1 juz hingga 30 juz, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Kaligrafi Al-Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah Hadis. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini