Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 29 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang terus mematangkan persiapan keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 2026 melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Selasa (28/04/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Repalianto, dan diikuti panitia serta sejumlah instansi terkait. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pelayanan bagi jamaah haji berjalan optimal, mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan ke daerah.
Repalianto menyampaikan, bahwa koordinasi lintas instansi menjadi langkah penting agar pelayanan kepada CJH dapat berjalan maksimal.
“Rapat ini untuk memastikan seluruh proses, mulai dari pemberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali ke Ketapang dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan setiap tahun, meskipun jumlah jamaah mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau dilihat, jumlah jemaah haji tahun ini memang berkurang. Biasanya di atas 200 orang, sekarang hanya 12 orang,” jelasnya.
Menurutnya, penurunan tersebut terjadi akibat perubahan kebijakan pemerintah pusat yang kini tidak lagi menggunakan sistem kuota kabupaten, melainkan sistem daftar tunggu (waiting list).
“Ini sesuai regulasi yang berlaku. Jadi bukan karena daerah, tetapi karena sistem pemberangkatan yang berubah,” tambahnya.
Meski jumlah CJH menurun, Pemkab Ketapang tetap bersyukur jemaah asal daerah tersebut masih dapat diberangkatkan tahun ini. Repalianto pun memastikan, jumlah jamaah tidak akan memengaruhi kualitas pelayanan.
“Kita tidak melihat jumlah. Mau 12 orang, 100 orang, bahkan satu orang pun, pelayanan tetap maksimal,” tegasnya.
Berdasarkan jadwal, CJH asal Ketapang akan diberangkatkan menuju Pontianak pada 8 Mei 2026. Selanjutnya, jamaah dijadwalkan berangkat ke Embarkasi Batam pada 9 Mei 2026, sebelum bertolak ke Tanah Suci pada 10 Mei 2026.
Melalui persiapan yang matang, pemerintah berharap seluruh proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar, sehingga para jamaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang terus mematangkan persiapan keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 2026 melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Selasa (28/04/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Repalianto, dan diikuti panitia serta sejumlah instansi terkait. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pelayanan bagi jamaah haji berjalan optimal, mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan ke daerah.
Repalianto menyampaikan, bahwa koordinasi lintas instansi menjadi langkah penting agar pelayanan kepada CJH dapat berjalan maksimal.
“Rapat ini untuk memastikan seluruh proses, mulai dari pemberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali ke Ketapang dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan setiap tahun, meskipun jumlah jamaah mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau dilihat, jumlah jemaah haji tahun ini memang berkurang. Biasanya di atas 200 orang, sekarang hanya 12 orang,” jelasnya.
Menurutnya, penurunan tersebut terjadi akibat perubahan kebijakan pemerintah pusat yang kini tidak lagi menggunakan sistem kuota kabupaten, melainkan sistem daftar tunggu (waiting list).
“Ini sesuai regulasi yang berlaku. Jadi bukan karena daerah, tetapi karena sistem pemberangkatan yang berubah,” tambahnya.
Meski jumlah CJH menurun, Pemkab Ketapang tetap bersyukur jemaah asal daerah tersebut masih dapat diberangkatkan tahun ini. Repalianto pun memastikan, jumlah jamaah tidak akan memengaruhi kualitas pelayanan.
“Kita tidak melihat jumlah. Mau 12 orang, 100 orang, bahkan satu orang pun, pelayanan tetap maksimal,” tegasnya.
Berdasarkan jadwal, CJH asal Ketapang akan diberangkatkan menuju Pontianak pada 8 Mei 2026. Selanjutnya, jamaah dijadwalkan berangkat ke Embarkasi Batam pada 9 Mei 2026, sebelum bertolak ke Tanah Suci pada 10 Mei 2026.
Melalui persiapan yang matang, pemerintah berharap seluruh proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar, sehingga para jamaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini