Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 29 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang terus mendorong transformasi birokrasi yang lebih terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo dalam apel pagi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang, Rabu (29/04/2026) pagi.
Dalam arahannya, Bupati Ketapang menegaskan pentingnya perubahan pola kerja aparatur sipil negara agar tidak lagi bekerja secara tertutup, melainkan mengedepankan transparansi digital sebagai bagian dari pelayanan publik.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran pemerintah harus dirasakan masyarakat bahkan sebelum muncul keluhan. Untuk itu, jajaran bidang Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) diminta mengedepankan langkah-langkah preventif, seperti normalisasi drainase menjelang musim penghujan.
“Bekerjalah tanpa menunggu laporan, karena kepedulian adalah pelayanan terbaik,” tegasnya.
Selain pembangunan fisik, ia turut menyoroti pentingnya membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat melalui media sosial. Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar aktif mengelola kanal informasi sebagai sarana menyampaikan program sekaligus menampung aspirasi warga secara cepat.
Menurutnya, di era digital saat ini, media sosial bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan menjadi kebutuhan utama bagi instansi pemerintah untuk mendengar keluh kesah masyarakat secara real-time.
Di sisi lain, Bupati Alexander juga memberikan jaminan kepada aparatur untuk bekerja secara profesional tanpa intervensi dalam aspek teknis. Ia menegaskan komitmennya memberikan kepercayaan penuh kepada jajaran agar dapat menjalankan tugas sesuai aturan dan keahlian masing-masing.
“Saya memberikan kepercayaan penuh. Silakan bekerja sesuai aturan. Yang utama adalah profesionalitas, kehati-hatian, dan integritas. Jangan ada ruang untuk bermain-main dalam pekerjaan,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, Bupati Alexander mengingatkan, bahwa dedikasi dan profesionalisme merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan Ketapang yang maju dan mandiri. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang terus mendorong transformasi birokrasi yang lebih terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo dalam apel pagi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang, Rabu (29/04/2026) pagi.
Dalam arahannya, Bupati Ketapang menegaskan pentingnya perubahan pola kerja aparatur sipil negara agar tidak lagi bekerja secara tertutup, melainkan mengedepankan transparansi digital sebagai bagian dari pelayanan publik.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran pemerintah harus dirasakan masyarakat bahkan sebelum muncul keluhan. Untuk itu, jajaran bidang Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) diminta mengedepankan langkah-langkah preventif, seperti normalisasi drainase menjelang musim penghujan.
“Bekerjalah tanpa menunggu laporan, karena kepedulian adalah pelayanan terbaik,” tegasnya.
Selain pembangunan fisik, ia turut menyoroti pentingnya membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat melalui media sosial. Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar aktif mengelola kanal informasi sebagai sarana menyampaikan program sekaligus menampung aspirasi warga secara cepat.
Menurutnya, di era digital saat ini, media sosial bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan menjadi kebutuhan utama bagi instansi pemerintah untuk mendengar keluh kesah masyarakat secara real-time.
Di sisi lain, Bupati Alexander juga memberikan jaminan kepada aparatur untuk bekerja secara profesional tanpa intervensi dalam aspek teknis. Ia menegaskan komitmennya memberikan kepercayaan penuh kepada jajaran agar dapat menjalankan tugas sesuai aturan dan keahlian masing-masing.
“Saya memberikan kepercayaan penuh. Silakan bekerja sesuai aturan. Yang utama adalah profesionalitas, kehati-hatian, dan integritas. Jangan ada ruang untuk bermain-main dalam pekerjaan,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, Bupati Alexander mengingatkan, bahwa dedikasi dan profesionalisme merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan Ketapang yang maju dan mandiri. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini