Kapuas Hulu    

Stok Beras di Bulog Putussibau Capai 1.500 Ton

Dukung Swasembada Pangan Nasional Terwujud 5 juta Ton

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Saturday, 25 April 2026
Stok Beras di Bulog Putussibau Capai 1.500 Ton
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Putussibau M Khilnan Rianda mengatakan kalau pihaknya saat ini memiliki stok sebanyak 1.500 ton beras.

“Penyerapan gabah/beras petani terus di laksanakan oleh Bulog Cabang Putussibau, sehingga ketahanan stok pangan untuk di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu sangat aman dan stabil,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang mencapai 5.000.198 ton menjadi bukti nyata keberhasilan swasembada pangan, bukan sekadar rekayasa data.

Tinjauan Dirut Bulog bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di gudang filial Bulog Karawang, Jawa Barat, Kamis, dikatakan Rizal, fasilitas penyimpanan Bulog, baik gudang milik sendiri maupun gudang yang disewa, saat ini terisi penuh oleh hasil produksi petani dalam negeri.

“Gudang Bulog saat ini penuh oleh beras hasil produksi petani dalam negeri, gudang-gudang swasta yang disewa juga mengalami kondisi serupa. Nah ini menunjukkan negara kita betul-betul swasembada pangan, bukan rekayasa dan lain sebagainya,” kata Rizal.

Menurut Rizal, melimpahnya stok tersebut menunjukkan tingginya produktivitas pertanian nasional sekaligus keberhasilan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan.

Ia menyebut, Perum Bulog menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Karena untuk pertama kalinya, stok beras yang dikelola BUMN pangan itu berhasil menembus angka 5 juta ton.

"Menjadikan tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional," ungkapnya. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Wali Kota Pontianak Resmikan Gedung Leopold Mandic Universitas Widya Dharma
Saturday, 25 April 2026
Artikel Sebelumnya
Widodo Cabut BAP di Sidang, Terungkap Menhan Punya Kewenangan Tentukan Pemenang Tender Satelit
Saturday, 25 April 2026

Berita terkait