Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 20 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Pontianak tak menyurutkan semangat peserta Pawai Budaya Naik Dango ke-3. Ratusan peserta tetap antusias mengikuti arak-arakan dari Rumah Betang hingga finis di Rumah Radakng, Senin (20/04/2026).
Kegiatan Naik Dango ke-3 yang digelar Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 21 hingga 25 April 2026.
Ketua Panitia Naik Dango ke-3 Tahun 2026, Yohanes Nenes, mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan acara yang dipusatkan di Rumah Radakng, Kota Pontianak.
“Selama lima hari, kami menghadirkan berbagai stand, mulai dari kuliner, pameran, hingga stand asongan. Selain itu, panggung utama juga akan dimeriahkan oleh penampilan artis-artis Dayak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Naik Dango memiliki perbedaan dengan Pekan Gawai Dayak. Jika Pekan Gawai Dayak lebih berfokus pada seni budaya secara keseluruhan, Naik Dango justru lebih menonjolkan unsur adat.
“Naik Dango ini sekitar 60 persen berisi adat budaya dan 40 persen seni budaya. Jadi memang lebih sarat dengan nilai-nilai adat,” jelasnya.
Panitia juga mengaku telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi selama kegiatan berlangsung, terutama terkait kebersihan dan pengaturan parkir, mengingat tingginya mobilitas masyarakat di sekitar lokasi acara.
Untuk karnaval budaya sendiri, tercatat sebanyak 38 kelompok ambil bagian, berasal dari berbagai etnis, termasuk perwakilan DAD dari enam kecamatan. Total peserta diperkirakan mencapai sekitar 900 orang. Menariknya, kegiatan ini juga diikuti tamu dari Sarawak, Malaysia.
Selain karnaval, Naik Dango ke-3 juga diramaikan dengan berbagai perlombaan yang menambah semarak perayaan budaya tersebut. (Lid)
KALBARONLINE.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Pontianak tak menyurutkan semangat peserta Pawai Budaya Naik Dango ke-3. Ratusan peserta tetap antusias mengikuti arak-arakan dari Rumah Betang hingga finis di Rumah Radakng, Senin (20/04/2026).
Kegiatan Naik Dango ke-3 yang digelar Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 21 hingga 25 April 2026.
Ketua Panitia Naik Dango ke-3 Tahun 2026, Yohanes Nenes, mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan acara yang dipusatkan di Rumah Radakng, Kota Pontianak.
“Selama lima hari, kami menghadirkan berbagai stand, mulai dari kuliner, pameran, hingga stand asongan. Selain itu, panggung utama juga akan dimeriahkan oleh penampilan artis-artis Dayak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Naik Dango memiliki perbedaan dengan Pekan Gawai Dayak. Jika Pekan Gawai Dayak lebih berfokus pada seni budaya secara keseluruhan, Naik Dango justru lebih menonjolkan unsur adat.
“Naik Dango ini sekitar 60 persen berisi adat budaya dan 40 persen seni budaya. Jadi memang lebih sarat dengan nilai-nilai adat,” jelasnya.
Panitia juga mengaku telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi selama kegiatan berlangsung, terutama terkait kebersihan dan pengaturan parkir, mengingat tingginya mobilitas masyarakat di sekitar lokasi acara.
Untuk karnaval budaya sendiri, tercatat sebanyak 38 kelompok ambil bagian, berasal dari berbagai etnis, termasuk perwakilan DAD dari enam kecamatan. Total peserta diperkirakan mencapai sekitar 900 orang. Menariknya, kegiatan ini juga diikuti tamu dari Sarawak, Malaysia.
Selain karnaval, Naik Dango ke-3 juga diramaikan dengan berbagai perlombaan yang menambah semarak perayaan budaya tersebut. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini