Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 15 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang terus mendorong optimalisasi pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dengan target capaian sebesar 46 persen pada tahun 2026.
Hingga triwulan pertama di tahun ini, realisasi program PKG di Kabupaten Ketapang telah mencapai angka 6 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Feria Kowira menjelaskan, bahwa program PKG menyasar berbagai kelompok usia sebagai bagian dari pendekatan siklus hidup.
“Target PKG tahun 2026 sebesar 46 persen. Di triwulan pertama kita sudah mencapai 6 persen. Sasaran program ini mencakup seluruh siklus hidup, mulai dari bayi baru lahir, balita usia 1 sampai 6 tahun, hingga anak sekolah dengan target nasional 20 persen,” ujarnya, Rabu (15/04/2026)
Ia menambahkan, selain kelompok usia anak, program ini juga menyasar kelompok usia dewasa dengan target nasional 35 persen, serta lansia dengan target lebih tinggi yakni 50 persen.
“Lansia menjadi perhatian khusus karena merupakan kelompok rentan, sehingga perlu kita konsentrasikan dalam pemeriksaan kesehatan secara berkala,” tambahnya.
Pelaksanaan PKG dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, yakni 24 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Ketapang. Dalam implementasinya, tenaga kesehatan juga turun langsung ke lapangan untuk menjangkau masyarakat.
“Tim kesehatan dari puskesmas tidak hanya melayani di fasilitas, tetapi juga aktif turun ke kegiatan masyarakat untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis,” jelas dr. Feria.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat cukup membawa identitas diri berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK) guna keperluan pendataan dan pelaporan ke pemerintah pusat.
Program PKG sendiri mencakup berbagai jenis pemeriksaan kesehatan, mulai dari skrining kanker rahim, kanker payudara, hati, paru-paru, hingga talasemia. Selain itu, tersedia pula pemeriksaan gigi, mata, anemia, serta kesehatan jiwa.
Dinas Kesehatan Ketapang juga terus menggencarkan promosi kesehatan, baik melalui media sosial maupun edukasi langsung kepada masyarakat, agar pemanfaatan program ini semakin meningkat.
“Kami menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan program PKG ini dengan datang ke fasilitas kesehatan tingkat pertama atau puskesmas terdekat. Dengan pemeriksaan dini, kita bisa mendeteksi kondisi kesehatan sejak awal. Program ini gratis dan tidak dipungut biaya,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang terus mendorong optimalisasi pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dengan target capaian sebesar 46 persen pada tahun 2026.
Hingga triwulan pertama di tahun ini, realisasi program PKG di Kabupaten Ketapang telah mencapai angka 6 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Feria Kowira menjelaskan, bahwa program PKG menyasar berbagai kelompok usia sebagai bagian dari pendekatan siklus hidup.
“Target PKG tahun 2026 sebesar 46 persen. Di triwulan pertama kita sudah mencapai 6 persen. Sasaran program ini mencakup seluruh siklus hidup, mulai dari bayi baru lahir, balita usia 1 sampai 6 tahun, hingga anak sekolah dengan target nasional 20 persen,” ujarnya, Rabu (15/04/2026)
Ia menambahkan, selain kelompok usia anak, program ini juga menyasar kelompok usia dewasa dengan target nasional 35 persen, serta lansia dengan target lebih tinggi yakni 50 persen.
“Lansia menjadi perhatian khusus karena merupakan kelompok rentan, sehingga perlu kita konsentrasikan dalam pemeriksaan kesehatan secara berkala,” tambahnya.
Pelaksanaan PKG dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, yakni 24 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Ketapang. Dalam implementasinya, tenaga kesehatan juga turun langsung ke lapangan untuk menjangkau masyarakat.
“Tim kesehatan dari puskesmas tidak hanya melayani di fasilitas, tetapi juga aktif turun ke kegiatan masyarakat untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis,” jelas dr. Feria.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat cukup membawa identitas diri berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK) guna keperluan pendataan dan pelaporan ke pemerintah pusat.
Program PKG sendiri mencakup berbagai jenis pemeriksaan kesehatan, mulai dari skrining kanker rahim, kanker payudara, hati, paru-paru, hingga talasemia. Selain itu, tersedia pula pemeriksaan gigi, mata, anemia, serta kesehatan jiwa.
Dinas Kesehatan Ketapang juga terus menggencarkan promosi kesehatan, baik melalui media sosial maupun edukasi langsung kepada masyarakat, agar pemanfaatan program ini semakin meningkat.
“Kami menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan program PKG ini dengan datang ke fasilitas kesehatan tingkat pertama atau puskesmas terdekat. Dengan pemeriksaan dini, kita bisa mendeteksi kondisi kesehatan sejak awal. Program ini gratis dan tidak dipungut biaya,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini