Ketapang    

Sinergi Pimpinan Ketapang Dapat Dukungan, Tokoh Nilai Pembangunan Mulai Terasa

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 13 April 2026
Sinergi Pimpinan Ketapang Dapat Dukungan, Tokoh Nilai Pembangunan Mulai Terasa
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Kekompakan Bupati Ketapang Alexander Wilyo dan Wakil Bupati Jamhuri Amir dalam memimpin roda pemerintahan daerah menuai apresiasi dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, adat hingga masyarakat.

Ketua MUI Ketapang, Ustadz Faisal Maksum menilai, keharmonisan kepemimpinan keduanya mulai memberikan dampak nyata, khususnya pada sektor infrastruktur. Salah satu yang dirasakan langsung masyarakat adalah perbaikan Jalan Pelang.

“Saya beberapa kali melintas di jalan tersebut, sekarang sudah lebih lancar. Aktivitas masyarakat terbantu, ekonomi juga ikut bergerak. Dari komunikasi dengan warga, mereka bersyukur dengan kondisi ini,” ujarnya, Senin (13/04/2026).

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi daerah yang aman dan kondusif agar pembangunan dapat terus berjalan.

“Kondusivitas harus dijaga. Jika terganggu, pembangunan juga akan terhambat,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Ketapang, Heronimus Tanam. Ia menilai sinergi antara Bupati dan Wakil Bupati berjalan baik sehingga program-program pembangunan dapat terlaksana secara optimal.

“Kami melihat keduanya tetap sejalan. Koordinasi berjalan baik dan program pembangunan terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, pembagian tugas antara kepala daerah dan wakilnya sudah jelas dan justru menjadi kekuatan dalam pemerintahan.

“Tugas masing-masing sudah jelas sesuai aturan. Wakil Bupati memahami perannya sebagai politisi, sementara Bupati memiliki latar belakang birokrasi. Ini justru menjadi kekuatan,” katanya.

Meski baru berjalan sekitar satu tahun, ia menilai sejumlah langkah dan gebrakan sudah mulai terlihat, termasuk kolaborasi dengan pihak perusahaan.

“Secara internal juga tidak ada persoalan, semuanya berjalan baik,” tambahnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Ketapang, Abdulbad A Rani, menegaskan bahwa sinergi antara Bupati dan Wakil Bupati telah berjalan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Bupati dan wakil bupati menjalankan perannya dengan baik. Pembagian tugas jelas dan secara umum sejalan dengan visi dan misi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekompakan tersebut tercermin dalam berbagai kegiatan pemerintahan yang berlangsung dengan koordinasi yang baik, termasuk dalam rapat-rapat kerja.

Menurutnya, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, arah pembangunan daerah tetap berada pada jalur yang tepat.

“Kendala anggaran kita maklumi, tetapi arah pembangunan, terutama infrastruktur, tetap berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Abdulbad juga menilai latar belakang keduanya menjadi kombinasi yang saling melengkapi dalam menjalankan pemerintahan.

“Wakil Bupati berlatar belakang politisi, sedangkan Bupati berpengalaman di birokrasi. Ini kombinasi yang saling melengkapi,” katanya.

Ia turut menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menentukan prioritas pembangunan, khususnya sektor infrastruktur.

“Semua OPD harus duduk bersama menentukan prioritas. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Bupati yang kemudian mengambil keputusan,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga peluang usaha dan lapangan kerja.

“Masyarakat tidak menuntut berlebihan, selain infrastruktur baik, yang penting ada peluang usaha dan lapangan kerja,” ujarnya.

Ia juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk menjalin hubungan baik dengan media sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi.

“Media adalah mitra penting untuk menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” katanya.

Para tokoh masyarakat berharap kekompakan antara Bupati dan Wakil Bupati terus terjaga agar pembangunan di Kabupaten Ketapang berjalan optimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Secara umum, pembangunan tetap berjalan sesuai visi dan misi. Kekompakan ini harus dijaga bersama,” pungkasnya. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
ASN Kalbar WFH Setiap Jumat, Wagub Tegaskan Bukan Hari Libur
Monday, 13 April 2026
Artikel Sebelumnya
Berantas Narkoba di Lapas, Kakanwil Kalbar Ancam Kirim Narapidana ke Nusakambangan
Monday, 13 April 2026

Berita terkait