Pontianak    

DWP Kalbar Diharapkan Jadi Garda Terdepan Tangkal Radikalisme dan Dampak Negatif Medsos

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 06 April 2026
DWP Kalbar Diharapkan Jadi Garda Terdepan Tangkal Radikalisme dan Dampak Negatif Medsos
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat diharapkan sebagai pilar utama dalam menangkal paham radikalisme dan dampak buruk media sosial (medsos) melalui penguatan ketahanan keluarga.

Langkah strategis ini ditegaskan dalam Seminar Peningkatan Kapasitas DWP dan Halalbihalal DWP Kalbar 2026 yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, Senin (06/04/2026).

Sebagai organisasi yang menghimpun para istri ASN, DWP dinilai memiliki kekuatan akses langsung untuk membentengi generasi muda dari ancaman ekstrimisme. Gubernur Ria Norsan menegaskan, bahwa anggota DWP merupakan sosok kunci yang memegang kendali pengawasan anak di era digital.

Dalam arahannya, Gubernur Ria Norsan juga menempatkan DWP sebagai elemen krusial dalam menghadapi ancaman ideologi menyimpang. Mengingat data BNPT tahun 2025 menunjukkan adanya 21.199 konten media sosial bermuatan intoleransi dan radikalisme, sehingga peran ibu-ibu DWP dianggap sebagai filter utama bagi anak-anak di rumah.

​Gubernur juga mengapresiasi kapasitas DWP yang terus bersinergi dengan pemerintah dalam mencetak generasi berkualitas yang tidak hanya cerdas teknologi, tetapi juga kuat secara karakter.

Tak hanya itu, Gubernur Kalbar turut menekankan, bahwa keberhasilan seorang suami dan keharmonisan keluarga sangat bergantung pada peran aktif anggota DWP dalam menciptakan suasana rumah yang positif. Ia berharap, keluarga besar DWP Kalbar mampu menjadi teladan dalam mewujudkan keluarga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah.

"Kita ingin anak-anak kita ke depan memiliki akhlak yang bagus, pendidikan yang baik, dan bisa berbakti kepada orang tua, agama, bangsa, dan negara," katanya.

​Seminar ini ditutup dengan sesi diskusi mendalam mengenai harmonisasi kerukunan umat beragama, yang kembali mempertegas posisi DWP sebagai pilar utama pencegahan paham radikalisme di tengah pesatnya arus informasi digital.

Dalam kesempatan ini, juga diserahkan bantuan dan paket kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian dari anggota Dharma Wanita Provinsi Kalbar. (**)

Artikel Selanjutnya
Diversi Tak Temui Titik Damai, Kasus Perundungan Anak di Ketapang Berlanjut ke Tahap Hukum
Tuesday, 07 April 2026
Artikel Sebelumnya
Babinsa Puring Kencana Tanamkan Cinta Tanah Air di SMPN 01 Sui Antu
Tuesday, 07 April 2026

Berita terkait