Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 01 January 2026 |
KALBARONLINE.com – Polres Kapuas Hulu menggelar konferensi pers akhir tahun pada Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda, yang memaparkan tren penanganan berbagai kasus sepanjang tahun 2025.
Dalam paparannya, AKBP Roberto menyebut terdapat sejumlah kasus yang mengalami penurunan, namun ada pula yang justru menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025.
Ia menjelaskan bahwa penegakan hukum yang dilakukan Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu mencakup berbagai jenis tindak pidana, mulai dari kejahatan konvensional, kejahatan yang merugikan kekayaan negara, hingga kasus narkotika.
“Pada tahun 2024 sampai tahun 2025 tidak ada unjuk rasa di Kabupaten Kapuas Hulu. Alhamdulillah aman. Ini salah satu indikator bahwa Kabupaten Kapuas Hulu adalah wilayah aman dari unjuk rasa,” ungkap AKBP Roberto.
Untuk kejahatan konvensional, Kapolres menyebut terjadi penurunan sebesar 22 persen. Pada 2024 terdapat 58 laporan dan menurun menjadi 45 laporan di 2025. Kasus yang berhasil diselesaikan juga mengalami penurunan dari 36 kasus di 2024 menjadi 31 kasus di 2025.
Sementara itu, kasus transnasional meningkat 33 persen, terutama terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kasus yang merugikan keuangan negara juga naik 44 persen, mayoritas berkaitan dengan aktivitas PETI.
“Kejahatan yang menonjol untuk curanmor terjadi penurunan. Tahun 2024 laporan berjumlah 8 dan selesai seluruhnya. Tahun 2025 laporan berjumlah 7, selesai 6 kasus. Mudah-mudahan akan selesai semua pada tahun 2026,” ujarnya.
Kasus persetubuhan anak di bawah umur juga menurun signifikan. Pada 2024 tercatat 11 kasus, sementara di 2025 hanya 4 laporan. Kasus penganiayaan juga menunjukkan tren penurunan, dari 5 kasus di 2024 menjadi 4 kasus di 2025, dan seluruhnya berhasil diselesaikan.
Namun berbeda dengan narkotika. Kapolres menyebut kasus narkoba justru mengalami peningkatan tajam. Pada 2024 terdapat 27 kasus dengan barang bukti 37 kilogram sabu dan 15 butir ekstasi. Dari jumlah tersebut, baru 11 kasus yang selesai.
“Tahun 2025 laporan berjumlah 36 kasus dengan barang bukti 83 kilogram sabu dan 53.213 butir ekstasi. Sebanyak 35 kasus sudah selesai. Kasus narkoba tahun 2024 naik 25,9 persen dan tahun 2025 naik mencapai 358,14 persen,” terangnya.
Pada sektor lalu lintas, jumlah pelanggaran meningkat cukup tinggi. Tahun 2024 tercatat 68 pelanggaran, sementara pada 2025 jumlahnya melonjak menjadi 267 pelanggaran atau naik 292,6 persen. Meski begitu, angka kecelakaan lalu lintas justru sedikit menurun dari 12 kasus pada 2024 menjadi 11 kasus pada 2025.
AKBP Roberto juga menyoroti kondisi personel Polres Kapuas Hulu yang mengalami penurunan jumlah. Jika pada 2024 jumlah personel mencapai 666 orang, maka pada 2025 turun menjadi 596 personel. Penurunan ini disebabkan sejumlah faktor, seperti pensiun, meninggal dunia, serta mutasi.
“Seharusnya personel Polres Kapuas Hulu itu berjumlah 1.730 orang. Namun pada 2025 hanya 596 personel. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian pimpinan, mengingat Kapuas Hulu memiliki wilayah yang luas dan berbatasan dengan Malaysia,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan saat ini terdapat empat perwira lulusan Sarjana Ilmu Pemerintahan yang kembali bertugas di Polres Kapuas Hulu. Namun masih banyak posisi yang perlu diisi, terutama jabatan-jabatan strategis.
Konferensi pers ini turut dihadiri Wakapolres Kapuas Hulu Kompol Muslimin, Kabag SDM, Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Lantas, Kasat Narkoba, Kanit Reskrim, serta Kasi Humas Polres Kapuas Hulu. (Haq)
KALBARONLINE.com – Polres Kapuas Hulu menggelar konferensi pers akhir tahun pada Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda, yang memaparkan tren penanganan berbagai kasus sepanjang tahun 2025.
Dalam paparannya, AKBP Roberto menyebut terdapat sejumlah kasus yang mengalami penurunan, namun ada pula yang justru menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025.
Ia menjelaskan bahwa penegakan hukum yang dilakukan Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu mencakup berbagai jenis tindak pidana, mulai dari kejahatan konvensional, kejahatan yang merugikan kekayaan negara, hingga kasus narkotika.
“Pada tahun 2024 sampai tahun 2025 tidak ada unjuk rasa di Kabupaten Kapuas Hulu. Alhamdulillah aman. Ini salah satu indikator bahwa Kabupaten Kapuas Hulu adalah wilayah aman dari unjuk rasa,” ungkap AKBP Roberto.
Untuk kejahatan konvensional, Kapolres menyebut terjadi penurunan sebesar 22 persen. Pada 2024 terdapat 58 laporan dan menurun menjadi 45 laporan di 2025. Kasus yang berhasil diselesaikan juga mengalami penurunan dari 36 kasus di 2024 menjadi 31 kasus di 2025.
Sementara itu, kasus transnasional meningkat 33 persen, terutama terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kasus yang merugikan keuangan negara juga naik 44 persen, mayoritas berkaitan dengan aktivitas PETI.
“Kejahatan yang menonjol untuk curanmor terjadi penurunan. Tahun 2024 laporan berjumlah 8 dan selesai seluruhnya. Tahun 2025 laporan berjumlah 7, selesai 6 kasus. Mudah-mudahan akan selesai semua pada tahun 2026,” ujarnya.
Kasus persetubuhan anak di bawah umur juga menurun signifikan. Pada 2024 tercatat 11 kasus, sementara di 2025 hanya 4 laporan. Kasus penganiayaan juga menunjukkan tren penurunan, dari 5 kasus di 2024 menjadi 4 kasus di 2025, dan seluruhnya berhasil diselesaikan.
Namun berbeda dengan narkotika. Kapolres menyebut kasus narkoba justru mengalami peningkatan tajam. Pada 2024 terdapat 27 kasus dengan barang bukti 37 kilogram sabu dan 15 butir ekstasi. Dari jumlah tersebut, baru 11 kasus yang selesai.
“Tahun 2025 laporan berjumlah 36 kasus dengan barang bukti 83 kilogram sabu dan 53.213 butir ekstasi. Sebanyak 35 kasus sudah selesai. Kasus narkoba tahun 2024 naik 25,9 persen dan tahun 2025 naik mencapai 358,14 persen,” terangnya.
Pada sektor lalu lintas, jumlah pelanggaran meningkat cukup tinggi. Tahun 2024 tercatat 68 pelanggaran, sementara pada 2025 jumlahnya melonjak menjadi 267 pelanggaran atau naik 292,6 persen. Meski begitu, angka kecelakaan lalu lintas justru sedikit menurun dari 12 kasus pada 2024 menjadi 11 kasus pada 2025.
AKBP Roberto juga menyoroti kondisi personel Polres Kapuas Hulu yang mengalami penurunan jumlah. Jika pada 2024 jumlah personel mencapai 666 orang, maka pada 2025 turun menjadi 596 personel. Penurunan ini disebabkan sejumlah faktor, seperti pensiun, meninggal dunia, serta mutasi.
“Seharusnya personel Polres Kapuas Hulu itu berjumlah 1.730 orang. Namun pada 2025 hanya 596 personel. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian pimpinan, mengingat Kapuas Hulu memiliki wilayah yang luas dan berbatasan dengan Malaysia,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan saat ini terdapat empat perwira lulusan Sarjana Ilmu Pemerintahan yang kembali bertugas di Polres Kapuas Hulu. Namun masih banyak posisi yang perlu diisi, terutama jabatan-jabatan strategis.
Konferensi pers ini turut dihadiri Wakapolres Kapuas Hulu Kompol Muslimin, Kabag SDM, Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Lantas, Kasat Narkoba, Kanit Reskrim, serta Kasi Humas Polres Kapuas Hulu. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini